Urgensi Penataan Regulasi Tonase Truk demi Keamanan dan Ketertiban Jalan

- Reporter

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akademisi dan pengamat kebijakan publik, Achmad Nur Rafi (Tengah, batik cokelat). (Sumber foto: Dokumentasi Narasumber)

Akademisi dan pengamat kebijakan publik, Achmad Nur Rafi (Tengah, batik cokelat). (Sumber foto: Dokumentasi Narasumber)

Keberadaan kendaraan angkutan barang berkapasitas besar di jalan umum kini memerlukan perhatian serius dari pemerintah. Mendesaknya penataan aturan mengenai batasan beban dan operasional armada berat menjadi isu mendasar yang tidak boleh diabaikan. Tanpa adanya regulasi yang ketat dan jelas mengenai tonase truk, keselamatan seluruh pengguna jalan akan terus terancam setiap harinya.

Kondisi ini diperparah oleh rentetan kejadian insiden truk bermasalah di berbagai ruas jalan utama. Kasus seperti rem blong, truk mogok di tengah rute padat, as roda yang patah, hingga muatan yang melampaui kapasitas terbukti menjadi pemicu utama kemacetan parah dan meningkatkan risiko kecelakaan fatal. Berbagai insiden seperti truk gagal nanjak di Tanjakan Yapan dan truk mogok di Jalan Raya Kartini, serta beberapa waktu lalu di daerah Pondok Labu dengan insiden truk patah as roda yang menimbulkan kemacetan tentu menimbulkan dampak kerugian baik sosial dan ekonomi.

Toyota Fortuner rusak parah setelah menahan truk mundur di Sawangan, Kamis (15/1/2026).(Screenshot Instagram @bandung.banget)
Tangkapan layar cuitan X Transjakarta mengenai truk patah as roda di Pondok Labu (Sumber: X Transjakarta)

Melihat berbagai permasalahan tersebut, akademisi dan pengamat kebijakan publik, Achmad Nur Rafi, menilai perlu langkah konkrit dan komprehensif dari regulator. Menurutnya, kurangnya penegakan aturan mengenai aturan transportasi barang hanya akan memperburuk permasalahan lalu lintas yang berujung pada kerugian sosial dan ekonomi yang lebih besar bagi publik.

Sebagai langkah awal pembenahan, solusi pertama yang diusulkan adalah pembatasan akses operasional secara tegas. Truk bertonase besar harus dilarang melintasi area sensitif seperti kawasan sekolahan dan pemukiman padat penduduk di jam-jam tertentu. Langkah ini sangat krusial untuk mengurai titik-titik kemacetan sekaligus melindungi aktivitas warga setempat dan anak sekolah.

Solusi kedua terletak pada peningkatan pengawasan teknis sebelum kendaraan mengaspal. Pemerintah dan instansi terkait harus melalukan pengecekan menyeluruh (ramp check) pada armada truk sebelum memasuki jalur arteri utama atau jalan perkotaan. Pemeriksaan ini mencakup kelayakan mesin, fungsi rem, serta keabsahan muatan agar tidak ada lagi truk tidak layak yang beroperasi.

Akhirnya, penegakan dan penguatan regulasi menjadi kunci utama penutup yang mengikat seluruh kebijakan. Aturan yang komprehensif, disertai sanksi tegas bagi pelanggar, akan mendorong para pemilik logistik dan sopir untuk lebih tertib. Dengan sinergi aturan yang jelas dan pengawasan lapangan yang konsisten, kenyamanan dan keselamatan di jalan raya dapat terwujud secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Depok Buka Kejuaraan Voli Muda: Fokus Sportivitas & Bakat
Di Kementerian Ekonomi Kreatif, Denta Berbagi Perspektif Mengenai Harmoni Seni Pertunjukan
SMP Pelita Atsiri Kabupaten Bogor Gelar Kegiatan Family Gathering Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok Tahun 2026
KKMI KECAMATAN CILANDAK JAKARTA SELATAN ADAKAN KEGIATAN RIHLAH & FAMILY GATHERING BERSAMA DIRGANTARA AIA TOUR TRAVEL TAHUN 2026
Anak Muda Alumni Gontor, Dr Awaluddin Faj, M.Pd dilantik menjadi Pengurus Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Depok Periode 2026-2031
LKSA PRIMAGO Depok dapat apresisasi Santunan Yatim Pada Pelantikan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) bersama Bapak Wakil Walikota Depok
Praktisi Hukum Andi Tatang Supriyadi: “Polemik Pembelian Buku Istri Walikota Depok, Jangan Asal Menuduh Korupsi Tanpa Pembuktian Hukum
Pimpin Upacara Hari Santri 2026 di Depok, Supian Suri Dorong Santri Kuasai Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Bikin Nagih! 30 Kuliner Nusantara Siap Serbu Balai Kota Depok

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Kabar Baik! Flyover Margonda Jadi Prioritas Pemkot Depok

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Warga Depok Antusias Manfaatkan Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Polres Metro Depok Intensifkan Program “Polisi Peduli di Citra Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Rayya dan Fairuz Resmi Dinobatkan Sebagai Juara 1 Duta GenRe Depok 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

SDIT Miftahul Ulum Cinere Raih Juara 3 Keamanan Pangan Nasional

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Gowes Bareng Hari Santri 2026, Kompaknya Warga Nahdliyin Tapos

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Tekan Inflasi, Lahan Kosong di Beji Disulap Jadi Kebun Cabai

Berita Terbaru

Bazar Kuliner Festival Masakan Nusantara di Halaman Balai Kota, 27-28 Oktober 2026. (Foto: Diskominfo Depok).

Berita Depok

Bikin Nagih! 30 Kuliner Nusantara Siap Serbu Balai Kota Depok

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:31 WIB

Suasana Rapat Koordinasi (Rakor) bidang infrastruktur yang dihadiri Pemkot Depok, perangkat daerah, camat, serta lurah di Aula Edelweis, lantai 5 Gedung Balai Kota pada Senin (26/10/26). (Foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Kabar Baik! Flyover Margonda Jadi Prioritas Pemkot Depok

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:26 WIB

Momen kebersamaan Anggota DPRD Jabar Pradi Supriatna bersama masyarakat Depok saat mengikuti layanan kesehatan gratis, Minggu (25/10/2026). (Foto: Dok. Narasumber)

Berita Depok

Warga Depok Antusias Manfaatkan Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:23 WIB