Selalu Terendam Air, Pemkot Depok Segera Atasi Banjir di Perumahan Sukatani Permai

- Reporter

Selasa, 6 Mei 2025 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Wali Kota Depok, H. Supian Suri menemukan masalah baniir yang sering terjadi di wilayah Perumahan Sukatani Permai, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos.

“Tadi, saya meninjau beberapa titik lokasi banjir dan kondisinya di Perumahan Sukatani Permai, Tapos,” katanya.

Dia menambahkan, ada sejumlah lingkungan RW yang wilayahnya sering mengalami banjir saat hujan turun.

Bersama warga, kata dia, dirinya berkumpul untuk mendengar dan mencatat sumber masalah terjadinya banjir ini, serta mencari solusi terbaik yang tepat.

“Insya Allah, langkah perbaikan ini menjadi upaya kita bersama dalam menangani musibah ini,” tuturnya.

Dia menambahkan, ada beberapa langkah yang akan diupayakan, yakni membuat saluran di bagian hulu di Jalan Raya Pekapuran, sehingga aliran air tidak turun ke wilayah Perumahan Sukatani Permai.

“Kemudian, ada beberapa jembatan yang kondisinya rata dengan jalan, sehingga berkontribusi membuat arus air tertahan saat hujan deras. Tindakan yang perlu dilakukan adalah meninggikan jembatan,” paparnya.

Supian juga mendapatkan informasi perihal adanya beberapa embung yang tidak berfungsi maksimal dalam menampung air saat hujan.

“Persoalan harus kita urai satu-persatu, sehingga kondisi banjir yang dialami warga di Perumahan Sukatani Permai bisa kita kurangi. Insya Allah kita targetkan tidak ada lagi banjir,” katanya.

Kondisi banjir di wilayah Kelurahan Sukatani saat ini terbilang semakin meluas, karena wilayah yang awalnya tidak banjir kini ikut terendam.

“Artinya, kondisi banjir makin ke sini makin parah. Jadi, kita harus melakukan upaya-upaya untuk menyelesaikan masalah ini,” ungkapnya.

Sebelumnya Perumahan Pondok Sukatani Permai, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, kembali dilanda banjir pada, Sabtu (3/05/2025).

Salah satu warga, Cecep Muharom menuturkan, saat itu ketinggiran air mencapai sepinggang orang dewasa.

“Padahal hujan hanya sekitar 20 sampai 30 menit, tapi air tadi sampai sepinggang orang dewasa,” jelasnya.

Bahkan, kata dia, hampir seluruh RT di lingkungan RW 20 Sukatani terendam banjir.

“RT 8, 7, 3, dan 2 hampir semua RT terendam,” ungkapnya.

Cecep menjelaskan, bahwa memang di tempat tinggalnya tersebut sudah sering dilanda banjir sejak beberapa tahun silam,” pungkasnya

Berita Terkait

Atasi Masalah Sampah, PT BSA dan Pemkot Depok Bangun Fasilitas Pengolahan Modern di TPA Cipayung
Peringati HUT ke-37 GOW, Wali Kota Depok Dorong Perempuan Jadi Penggerak Pengurangan Sampah
Unindra Terima 7 Ribu Lebih Mahasiswa Baru, PKKMB Digelar Luring dan Daring
Warga Depok Berpeluang Kerja di Jepang, Pelatihan Driver Dibuka Gratis
Kejuaraan Bola Voli Piala Wali Kota Depok 2026 Resmi Bergulir, 16 Klub Siap Unjuk Gigi
Wawalkot Depok di Hadapan Ribuan Mahasiswa Unindra: Kuncinya Ada pada Integritas, Moral, dan Etika
Progres Jalan Enggram dan Jalan Pemuda Sawangan Lampaui 51 Persen
Warga Bedahan Apresiasi Pembangunan Jalan Sawangan Village

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Atasi Masalah Sampah, PT BSA dan Pemkot Depok Bangun Fasilitas Pengolahan Modern di TPA Cipayung

Rabu, 2 September 2026 - 19:40 WIB

Peringati HUT ke-37 GOW, Wali Kota Depok Dorong Perempuan Jadi Penggerak Pengurangan Sampah

Rabu, 2 September 2026 - 12:28 WIB

Warga Depok Berpeluang Kerja di Jepang, Pelatihan Driver Dibuka Gratis

Rabu, 2 September 2026 - 11:57 WIB

Kejuaraan Bola Voli Piala Wali Kota Depok 2026 Resmi Bergulir, 16 Klub Siap Unjuk Gigi

Rabu, 2 September 2026 - 11:18 WIB

Progres Jalan Enggram dan Jalan Pemuda Sawangan Lampaui 51 Persen

Rabu, 2 September 2026 - 11:15 WIB

Warga Bedahan Apresiasi Pembangunan Jalan Sawangan Village

Rabu, 2 September 2026 - 11:12 WIB

Jalan Raya Tapos Ditata, Penutupan Total Dilakukan Enam Jam

Selasa, 1 September 2026 - 20:55 WIB

Pemkot Depok Buka Peluang Pelatihan dan Kerja di Jepang untuk 1.000 Warga

Berita Terbaru