Masyarakat Baduy Anugerahi Hermawan Kartajaya Gelar Dulur Baduy Jelang Usia 74 Tahun

- Reporter

Selasa, 16 November 2021 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Jelang Usia 74 tahun menjadi usia yang berkesan bagi Hermawan Kartajaya. Hal ini karena Pakar Pemasaran Indonesia sekaligus Founder dan Chairman dari MarkPlus, Inc., akan mendapatkan gelar adat Dulur Baduy dari Masyarakat Baduy, Selasa Sore, 16 November 2021.

Suku Baduy Dalam dikenal sebagai suku yang mengenyam kepercayaan Sunda Wiwitan. Meski berlokasi di Pulau Jawa, kedekatan dengan leluhur dan kearifan Baduy yang masih tradisional menjadi daya tarik bagi sebagian orang.

“Sedari dulu Baduy sudah sempat terlintas di fikiran Pak Hermawan untuk menjadi destinasi hari ulang tahunnya, beliau ingin merayakan di daerah yang unik dan berkesan”, ujar asisten pribadi Hermawan Kartajaya (22/09).

baca juga di :

DP3AP2KB Kabupaten Bogor Laksanakan Pelayanan KB Steril

Kehadiran Hermawan di suku Baduy akan disambut oleh Puun, sapaan yang digunakan oleh masyarakat Baduy bagi pimpinan suku dan Jero. Secara simbolis, Hermawan juga akan menyerahkan sejumlah paket sembako bagi masyarakat Baduy.

Prosesi penyematan Dulur Baduy bagi Hermawan akan didampingi oleh Puun dan Jero adat yang hadir dari Baduy Dalam khusus untuk menyaksikan penganugerahaan ini.

Bagi masyarakat Baduy Dalam, pemberian gelar Dulur Baduy memiliki arti bersahabat, menghargai, dan bersilaturahmi. Tak hanya berfokus pada hubungan antar manusia, tokoh Baduy menganggap pemberian gelar ini merupakan dorongan bagi semua orang agar peduli lingkungan dan mampu menjaganya agar  tetap lestari.

Hermawan Kartajaya, yang kerap bicara soal teknologi dan pemasaran, kini bersentuhan dengan nilai adat tradisional di Baduy. Hal ini menjadi momen bersejarah dan patut dikenang oleh para pemasar untuk mengingat identitas bangsa

Berita Terkait

PMI Jakarta Utara Kedatangan Akademisi Umeå University Swedia, Bahas Strategi Penguatan Karakter Relawan
RSUD ASA Depok Tingkatkan Kompetensi Bidan untuk Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak
Mebeler SMPN 3 Depok Mulai Didatangkan, Siswa Tak Lagi Belajar Lesehan
Pantau Kesiapan Anak Istimewa, Kadinsos Depok Tinjau Langsung Pelatihan RKAI
Jabar Luncurkan Program SWJ-MFT dan IPKN untuk Dorong Wisata Kelas Dunia
Sambut Tahun Ajaran Baru, Pemkot Depok dan KCD Wilayah II Jabar Perkuat Sinergi Pendidikan
Kemenko Pangan Dorong Pemkot Depok Optimalkan Rantai Pasok Makan Bergizi Gratis Berbasis UMKM Lokal
Kejar Target Upacara 17 Agustus, Revitalisasi Lapangan DOS Depok Gunakan Rumput Sintetis

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:04 WIB

PMI Jakarta Utara Kedatangan Akademisi Umeå University Swedia, Bahas Strategi Penguatan Karakter Relawan

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:17 WIB

RSUD ASA Depok Tingkatkan Kompetensi Bidan untuk Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:50 WIB

Mebeler SMPN 3 Depok Mulai Didatangkan, Siswa Tak Lagi Belajar Lesehan

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:31 WIB

Pantau Kesiapan Anak Istimewa, Kadinsos Depok Tinjau Langsung Pelatihan RKAI

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:28 WIB

Jabar Luncurkan Program SWJ-MFT dan IPKN untuk Dorong Wisata Kelas Dunia

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:50 WIB

Kemenko Pangan Dorong Pemkot Depok Optimalkan Rantai Pasok Makan Bergizi Gratis Berbasis UMKM Lokal

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:50 WIB

Kejar Target Upacara 17 Agustus, Revitalisasi Lapangan DOS Depok Gunakan Rumput Sintetis

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:40 WIB

BGN Dorong Budidaya Lele Lokal di Tapos Masuk Rantai Pasok Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru