Sejumlah Warga Terjangkit Cikungunyak, RW 08 Kecamatan Pancoran Mas Melakukan Fogging

- Reporter

Senin, 24 Mei 2021 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siarandepok.com – Pengasapan atau fogging dilakukan sejumlah warga di Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah meluasnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan penyakit cikungunyak.

Dilansir dari siaranjabodetabek.com, pengasapan ini dilakukan atas kerjasama dari warga RW 08 Kelurahan Depok dengan Forum Komunikasi Persahabatan (FKP) Kota Depok serta seluruh jajaran FKP.

Ketua RW 08 Kelurahan Depok, Kishore Felix Malinda mengatakan, kegiatan pengasapan atau fogging dilakukan karena sudah ada tiga keluarga di RT 02 yang terkena penyakit Demam Berdarah Dengue atau DBD. Ketiga keluarga tersebut sedang menjalani perawatan di rumah mereka masing-masing.

“Di wilayah kami sudah ada tiga kepala keluarga warga yang terserang penyakit DBD, dan masih ada warganya dirawat di salah satu rumah sakit karena DBD,” ucap Kiko kepada wartawan, Senin (24/5).

Ia berharap dengan adanya kegiatan pengasapan atau fogging dapat mencegah penyebaran penyakit DBD. Selain itu, hal paling penting kedepannya adalah warga harus menjaga kebersihan lingkungan dengan melaksanakan 3M, yaitu Menguras, Mengubur, dan Membasmi jentik nyamuk Aedes aegypti.

“Menjaga kebersihan penting sehingga nyamuk tidak bisa berkembang biak,” kata Kiko sebagai panggilan Kishore Felix Malinda.

“Saya bersyukur ada mau membantu kegiatan tersebut, sehingga fogging bisa berjalan lancar,” lanjutnya.

Selain fokus pada pandemic Covid-19, mereka pun sudah berkomunikasi dengan lurah dan RW untuk mewaspadai penyakit DBD yang kini mulai bermunculan.

“Jadi kami imbau warga Keluarahan Depok, khususnya warga RW 08 untuk mewaspadai DBD,” jelasnya.

Kiko mengatakan, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit DBD. Diantaranya seperti, menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

“Akan lebih baik lagi kerja bakti dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya telah gencar melakukan pengasapan atau fogging untuk membasmi nyamuk. Menurutnya, pemberantasan sarang nyamuk secara mandiri harus terus dilakukan karena menjadi cara efektif dalam memberantas jentik nyamuk.

“PSN lebih bersifat memutus rantai nyamuk sehingga sudah mati sebelum jadi nyamuk dewasa,” ungkap Kiko.

Ketua FKP Dedi Setiadi mengatakan, dengan adanya kejadian ini, ia bersama RW 08, berinisiatif untuk berdiskusi dan berdialog dengan beberapa pengurus RW setempat untuk mencegah terjadinya DBD menyebar ke lingkungan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut rutin dilakukan untuk membantu warga sekitar agar bisa terbebas dari penyakit DBD.

Dedi juga mengatakan, kegiatan fogging merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program Pemkot Depok sahabat lingkungan dan berharap dengan adanya kegiatan fogging dapat meminalisir penyebaran nyamuk Aedes agepty di lingkungan masyarakat. Hal penting lainnya adalah menjaga kebersihan lingkungan dengan melaksanakan 3 M.

“Saat ini ada 5 Rt yang kami fogging dan kami harap dengan adanya kegiatan ini warga bisa terhindar dari penyakit DBD dana juga bisa meningkatkan dan mempererat silaturahmi,” jelasnya.

 

Sumber: siaranjabodetabek.com/AdiMahmudi

Berita Terkait

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan
Primago Consulting: Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia
23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”
SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027
Liburan Berkesan, Akhlak Terbentuk, Waktu Produktif dan Bermanfaat dengan Quranic Camp Bimbel Primago 2026
Kajian Subuh Pagi (KSP) “Vibe Positif, Prestasi Melejit: Rahasia 24 Jam Membangun Karakter Pemimpin di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:14 WIB

Studi PKJS-UI: Konsumsi Rokok Rumah Tangga Berisiko Mencederai Manfaat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:54 WIB

Aqiqah di Pesantren Pilihan Terbaik Untuk Buah Hati: Pilihan Cerdas Orang tua Penuh Cinta dan Harapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:28 WIB

Primago Consulting: Konsultan Manajemen Sekolah Islam di Indonesia

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:22 WIB

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:48 WIB

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:31 WIB

Kajian Subuh Pagi (KSP) “Vibe Positif, Prestasi Melejit: Rahasia 24 Jam Membangun Karakter Pemimpin di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:15 WIB

Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:19 WIB

Lurah Cilangkap Galih Catur Prasetya.S.STP dan DSS Kota Depok tinjau mix Farming di Rusunawa Cilangkap Tapos,Depok

Berita Terbaru

Berita

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:48 WIB