
siarandepok.com-Kepala Dinas Pekerjaan Umum.dan Penataan Ruang (PUPR) Dadan Rustandi mengungkapkan, bahwa banjir dan tanah longsor di 65 kelurahan se Kota Depok, penyebab dan penyumbang terbesar adalah sampah liar yang dibuang oleh warga kesaluran air dan atau anak kali maupun sungai yang membuat tersumbat dan mengakibatkan longsornya turap saat air meluap disebabkan hujan.
“Sampah buangan warga ini yang dibuang ke saluran air, anak kali dan beberapa sungai menjadi penyebab terbesar terjadinya banjir lokal di beberapa titik wilayah Kota Depok” ungkap Dadan Rustandi didampingi Sekretaris DPUPR setempat Citra Indah Yulianti dan Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kota Depok, Denny Setiawan, Rabu (4/11/2020).
Lanjutnya, sumbangan paling besar yang menyumbat kali adalah sampah karena dengan sengaja dibuang di saluran air , tentunya perlu kesadaran semua pihak khususnya masyarakat agar tidak serta merta ini merupakan tanggung jawab pemerintah, namun merupakan tanggung jawab dan kesadaran bersama.
Dikatakan oleh Dadan, tumpukan sampah yang menggunung dan kerap menyumbat laju air sering menimbulkan turap atau tanggul pinggir kali jebol atau ambrol hingga membuat banjir lingkungan sekitar. Terlebih adanya bangunan di sekitar Garis Sempadan Sungai (GSS), ini menyalahi aturan.
Sejalan dengan itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kota Depok, Denny Setiawan, menambahkan untuk turap atau tanggul sepanjang 10 meter dan tinggi dua meter di Saluran Sekunder Cabang Tengah di Jl. Jambu 5, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan. Pancoran Mas yang longsor akibat luapan air saat hujan beberapa hari lalu sudah ditangani satuan tugas (Satgas) DPUPR Kota Depok.
“Sejumlah anggota Satgas DPUPR Depok sudah membersihkan puing beton turap yang longsor setelah ada informasi dari warga sekitar, tindakan awal adalah akan dilakukan dalam beberapa hari dengan memasang cerucuk bambu agar longsor tidak meluas. Dan Ini masih penanganan sementara untuk permanennya, kita lihat situasi keadaan air atau minimal menunggu surut,” katanya.















