Kuatkan Kembali Identitas Masyarakat Indonesia, Sinergi Foundation Luncurkan Program Berkah Ramadan untuk Negeri

- Reporter

Kamis, 14 Maret 2024 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ramadan 1445 H/2024 tinggal menghitung hari, Sinergi Foundation yang notabene sebagai lembaga zakat, infak, sedekah dan wakaf mengusung “Berkah Ramadan untuk Negeri” sebagai tema utama di berbagai program yang akan diluncurkannya.

Secara filosofis, ada tiga variable mengapa Sinergi Foundation mengangkat tema “Berkah Ramadan untuk Negeri”. Salah satunya adalah menguatkan kembali identitas masyarakat Indonesia yang sedari dulu terkenal dengan budaya gotong royong.

Terlebih saat ini Sinergi Foundation menyoroti kondisi pasca Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang rentan akan konflik. Keterbelahan yang terjadi sesama anak bangsa ini diharap kembali bersatu di momentum Ramadan. Notabene Ramadan dikenal sebagai bulan kebersamaan.

“Kenapa “Berkah Ramadan untuk Negeri” karena menyatukan tiga variable. Variable persatuan karena kita sudah melewati masa pemilu, kemudian variable keberkahan yang memang dihadirkan saat Ramadan itu melalui berbagai kebaikan. Terus kemudian (terakhir) tentunya rasa nasionalisme atau kebersamaan,” ujar Direktur LAZ Sinergi Foundation, Waeli Mohdan saat dihubungi via WhatsApp, Rabu (7/3).

Waeli juga mengajak melalui gerakan zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang menjadi nadi umat Islam dalam membantu sesama, mampu menganyam kembali tenun kebangsaan pasca gelaran Pemilu 2024 yang rentan akan konflik horizontal.

Bukan hanya di dalam negeri, Sinergi Foundation juga mengajak uluran tangan melalui program yang digerakkan dana ZISWAF tersebut dapat dirasakan penerima manfaat yang ada di Palestina. Sebab sebagaimana diketahui sejak Oktober 2023 lalu agresi kezaliman Israel masih berlangsung.

“Karena sudah melewati masa pemilu yang rentan akan konflik, makanya ngajak untuk hayu kita bersatu padu, kita bergotong royong, kita bersama-sama menghadirkan kemaslahatan untuk sesama baik di Indonesia maupun Palestina melalui gerakan zakat, infak, sedekah, dan wakaf,” lanjutnya.

Perbedaan yang paling mencolok dengan Ramadan sebelumnya terkhusus di Indonesia, yakni sedang dilanda krisis pangan. Krisis tersebut ditandai dengan melonjaknya harga kebutuhan pokok terutama beras. Maka dengan tema di atas dan juga permasalahan yang ada, Sinergi Foundation berikhtiar menjadi penyambung dalam meringankan beban.

Berbicara target, Waeli menerangkan Sinergi Foundation tak mau muluk-muluk yakni bantuan yang disalurkan dapat dirasakan oleh orang yang benar-benar membutuhkan. Terlebih pasca Pemilu 2024 ini harga kebutuhan pokok belum juga menunjukkan penurunan usai melonjak tinggi.

“Adapun untuk targetnya nggak muluk-muluk. Lebih kepada penyaluran yang tepat sasaran, meringankan beban para dhuafa melalui program sembako, program kebutuhan pokok, lalu berbagi kebahagiaan melalui makanan ifthar dengan harap di musim yang serba sulit ini mengenai pangan ini diharapkan dengan iftor ini bisa meringankan sekaligus menjadi kebahagiaan bagi mereka. Dari zakat, infak, sedekah, dan wakaf sedikit meringankan beban masyarakat,” tutupnya.

Rencananya, target yang disasar melalui program Sinergi Foundatin difokuskan di wilayah Jawa Barat. Terkhusus simpul kemiskinan di Bandung Raya, Bogor, dan Tangerang yang dibagi pada 6 target program yang akan disalurkan pada penerima manfaat.

Di antaranya; 5.000 paket ifthar, 1.000 bingkisan yatim-dhuafa, 500 mushaf Al-Qur’an, 100 bingkisan guru ngaji-pesantren, 169 bantuan pendidikan bagi 169 santri tahfiz Qur’an. Terkhusus untuk Palestina, targetnya 500 paket ifthar dan bingkisan yatim.

Berita Terkait

Gelar Sekolah Ayah Bunda Spesial, Ini bentuk Apresiasi Warga pada Wali Kota Depok Supian Suri
Selain Infrastruktur dan Pendidikan, Ini Prioritas Wali Kota Depok Supian Suri tahun 2027
Ribuan Pelajar SD Ramaikan Depok Kids Run Festival 2026 di Depok Open Space
Gandeng Primago Consulting, Pesantren Al-Bahjah Rumuskan Blueprint Strategis Penguatan & Pengembangan Lembaga
Tetap Optimis Walau Minim Antusias Warga, Aksi Korve Kebersihan Di RT 004/RW 009 Sukatani.
Ini dia 3 Kampus Islam Terbaik dan Terbesar di Kabupaten Ponorogo, Ada Kampus yang berbasis Pesantren
Pesantren Anak Sholeh (PAS) Baitul Qur’an Ponorogo Gelar Seminar Nasional Character Building Membangun Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Primago Consulting Depok
Perkuat Branding & Promosi Kampus, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:52 WIB

Gelar Sekolah Ayah Bunda Spesial, Ini bentuk Apresiasi Warga pada Wali Kota Depok Supian Suri

Selasa, 3 November 2026 - 18:45 WIB

Pemkot Depok Siagakan Medis 24 Jam Selama Porprov Jabar 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:43 WIB

Koridor 2 BisKita Depok Hadir 2027, Ini Tarif Terbaru Koridor 1

Selasa, 3 November 2026 - 18:41 WIB

Pendidikan & Kesehatan Jadi Prioritas, Supian Suri Siapkan Rp1,025 Triliun di APBD 2027

Selasa, 3 November 2026 - 18:34 WIB

Keseruan Siswa SMP 20 Mei Depok Belajar Bahasa Inggris dari Mahasiswa Internasional UIII

Selasa, 3 November 2026 - 18:25 WIB

Fasilitas Lengkap! Media Center Porprov Jabar 2026 Depok Siap Sambut Jurnalis

Selasa, 3 November 2026 - 18:20 WIB

Gigi Berlubang Bisa Bikin Serangan Jantung? Ini Faktanya!

Selasa, 3 November 2026 - 18:18 WIB

199 Titik SPPG Depok Bakal Disidak Satgas MBG!

Berita Terbaru

Atlet yang cedera ditangani oleh tenaga medis pada ajang Porprov Jabar 2026. (Foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Pemkot Depok Siagakan Medis 24 Jam Selama Porprov Jabar 2026

Selasa, 3 Nov 2026 - 18:45 WIB

Wali Kota Depok Supian Suri. (Foto: Humas Depok)

Berita Depok

Koridor 2 BisKita Depok Hadir 2027, Ini Tarif Terbaru Koridor 1

Selasa, 3 Nov 2026 - 18:43 WIB