Cafe Gragas Depok Sajikan Berbagai Menu Asian Food dan Western Berkelas

- Reporter

Senin, 22 Januari 2024 - 20:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Depok (17/01/2024) Tim dari Edisi Siaran Media berkesempatan bertemu dan sekaligus wawancara eksklusif dengan Owner Café Gragas bertempat di Jalan Raya Kalimulya No 66, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat.

Dalam wawancaranya, Ka Handal Owner Café Gragas menyampaikan, bahwa asal usul nama gragas berasal dari Bahasa Jawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awal mulanya kan orangtua saya berasal dari Surabaya, jadi saya namakan Gragas dalam Bahasa Jawa artinya rakus. Saya harapkan dalam membuka tempat ini semua orang dapat menikmati produk serta menu yang kita tawarkan dari minumannya, main coursenya, dan dessertnya. Bahkan penamaan tempat ini punya daya tarik sendiri,” tutur Ka Handal.

Dirinya menyebutkan, mulai berdiri dari April 2021, tepatnya awal bulan puasa mulai soft openingnya.

Adapun menu best sellernya, terdapat Asian Food dan Western.

“Sebelumnya kita tanyakan dulu ke customer, apakah mau menu Asian Food atau ke arah western untuk makanannya. Kalau western kita punya menu seasoning vaita itu makanan khas Meksiko. Lalu kita punya steak yang ga kalah oke. Kalau dari menu Asian food, kita punya beef ribs soup adalah Sop Iga yang bisa bersaing dengan hotel bintang lima Jakarta, lalu kita punya nasi goreng gragas khas dari café ini.

Sedangkan minuman spesialnya ada di kopi (Coffee Base). Kalau Ice Coffee kita punya namanya Rens Coffee itu salah satu menu favorit di sini. Kalau untuk Non Coffee relatif sih ya, mereka mau ke Milk base atau arah Mocktail itu kita punya semua di sini,” jelasnya.

Untuk karyawan di sini totalnya ada 30 orang, pembagian tugasnya berdasarkan station masing-masing.

“Jadi kita punya barista sendiri, kasir, kalau untuk servernya (pelayan) ada 10-15 orang. Kemudian di kitchen kita bagi 2, ada hot kitchen dan cold kitchen. Cold Kitchen itu bagian pastry sementara ada 1 orang tapi bisa mencakup semuanya. Sedangkan Hot Kitchen kurang lebih 10 orang, susunannya dari Head Chef sampai ke Helper,” ujar Ka Handal.

Ka Handal melanjutkan, Omzet per bulan di Gragas average Rp 350-400 juta perbulan. Sedangkan untuk per tahunnya berarti kurang lebih sekitar hampir 4 M omzetnya per tahun.

“Kalau event kita kebetulan lumayan banyak, salah satunya pernah mengadakan wedding, engagement (lamaran), sosialisasi parpol dari para calegnya, pernah ada acara syukuran khitanan di sini juga, kemudian lumayan banyak dari kementerian-kementerian mereka mengadakan private meeting di sini.

Karena kita juga menyediakan paket khusus meeting, untuk yang mengadakan berbagai acara kita ada paketnya sendiri, jadi mereka lebih simple gak harus menentukan sendiri dan kita bisa bantu,” lanjutnya.

Terakhir, Ka Handal berpesan untuk anak muda yang ingin berwirausaha hal pertama harus optimis.

“Kemudian harus punya tekad dan analisanya kuat, kita harus juga punya planning yang jelas dan konsepnya. Apalagi zaman sekarang kalau usaha tanpa konsep jelas itu sangat liar ya, makanya bagi anak-anak muda harus punya konsep yang terarah itu aja sih kalau mau berwirausaha,” tutupnya.

<

Berita Terkait

SMPIK AL-Khoeriyah Depok Adakan Kegiatan Trip to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
PKBM PRIMAGO Indonesia Adakan Asesmen Sumatif Siswa Kelas 6 SDI & 9 SMPI Tahun 2024 di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok
SMP Tirtajaya Depok Adakan Tour Wisuda to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Mengulik Kedalaman Pasukan Tim Atalanta dan Leverkusen Jelang Final Liga Eropa 2024
Punya Skema Permainan Sama, Sanggupkah Tim Liga Italia Atalanta Patahkan Rekor Tim Liga Jerman Leverkusen di Final Liga Eropa 2024 ?
Perkuat Sinergitas Lintas Sektor, Komitmen BIN Sukseskan WWF ke-10 di Bali Banjir Apresiasi
85 Tahun, Puluhan Ribu Alumni Pesantren Darunnajah Dedikasikan Untuk Bangsa dan Agama
Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:03

SMPIK AL-Khoeriyah Depok Adakan Kegiatan Trip to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:58

PKBM PRIMAGO Indonesia Adakan Asesmen Sumatif Siswa Kelas 6 SDI & 9 SMPI Tahun 2024 di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:56

SMP Tirtajaya Depok Adakan Tour Wisuda to Yogyakarta Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:53

Mengulik Kedalaman Pasukan Tim Atalanta dan Leverkusen Jelang Final Liga Eropa 2024

Kamis, 23 Mei 2024 - 21:51

Punya Skema Permainan Sama, Sanggupkah Tim Liga Italia Atalanta Patahkan Rekor Tim Liga Jerman Leverkusen di Final Liga Eropa 2024 ?

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:00

85 Tahun, Puluhan Ribu Alumni Pesantren Darunnajah Dedikasikan Untuk Bangsa dan Agama

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:38

Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:47

Kenapa Klub Seri-A Como 1907 Tidak Tertarik Rekrut Tom Haye ? ini Alasannya

Berita Terbaru