Harimau Kejar Pengendara Mobil di Kawasan Hutan Lindung

- Reporter

Rabu, 23 Februari 2022 - 11:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Pengendara mobil bermuatan beras dari arah Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu menuju Kabupaten Lebong, dikejar harimau Sumatra. Kemunculan harimau tersebut sempat diabadikan pengendara dengan kamera ponsel.

Mobil yang dikendarai Andi, warga Desa Tik Teleu, Kecamatan Pelabai, Kabupaten Lebong itu ingin melintas di kawasan Hutan Lindung Bukit Daun, wilayah Bukit Resam. Tepatnya, di Desa Padang Bano, Kecamatan Padang Bano, Kabupaten Lebong, yang berada di perbatasan antara Kabupaten Lebong dan Kabupaten Bengkulu Utara.

Dari pengecekan di lokasi, terang Said, jejak harimau tidak begitu terlihat, sebab kondisi tanah kering. Meskipun demikian, bekas semak belukar rumput yang diduga menjadi lokasi harimau lewat terlihat jelas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim juga sudah menemui pengendara mobil yang mendokumentasikan Harimau melalui kamera ponsel. Foto tersebut memang diambil di kawasan Hutan Lindung Bukit Daun, wilayah Bukit Resam, di Desa Padang Bano, Kecamatan Padang Bano, Kabupaten Lebong,” kata Said, Rabu (23/2/2022).

<

Berita Terkait

Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil
Kenapa Klub Seri-A Como 1907 Tidak Tertarik Rekrut Tom Haye ? ini Alasannya
WWF ke -10 Perkenalkan Subak Sebagai Pengelolaan Air Berbasis Kearifan Lokal
Percepatan Pengangkatan Guru Penggerak Menjadi Kepala Sekolah
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Beri Peringatan Keras ke Pihak Asing yang Berani Singgung Indonesia: Tidak Hanya Berbicara!
PKBM PRIMAGO INDONESIA ikut Memeriahkan Lebaran Depok 2024 dengan Penampilan Drama Budaya
Inginkan Perubahan, Bima Arya Dukung SS
Ajukan CLTN Supin Suri Mundur Dari Jabatan Sekda

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:38

Deklarasi Menteri WWF ke-10 Angkat Pengelolaan Air Terpadu pada Pulau Kecil

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:47

Kenapa Klub Seri-A Como 1907 Tidak Tertarik Rekrut Tom Haye ? ini Alasannya

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:15

WWF ke -10 Perkenalkan Subak Sebagai Pengelolaan Air Berbasis Kearifan Lokal

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:55

Percepatan Pengangkatan Guru Penggerak Menjadi Kepala Sekolah

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:38

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Beri Peringatan Keras ke Pihak Asing yang Berani Singgung Indonesia: Tidak Hanya Berbicara!

Senin, 20 Mei 2024 - 20:07

Inginkan Perubahan, Bima Arya Dukung SS

Senin, 20 Mei 2024 - 20:05

Ajukan CLTN Supin Suri Mundur Dari Jabatan Sekda

Senin, 20 Mei 2024 - 14:54

Buka WWF ke-10, Jokowi: Dunia Harus Berkolaborasi Mengatasi Tantangan Global Terkait Air

Berita Terbaru