Menjajal Kuliner Legendaris Surabi Hijau

- Reporter

Rabu, 19 Januari 2022 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Tanah Pasundan sudah tentu terkenal dengan hidangan-hidanganya dari makanan berat hingga kudapan, surabi merupakan salah satu kudapan yang hingga kini masih lestari.

Selain terkenal dengan keindahan alamnya, Jawa Barat juga merupakan wilayah yang harum namanya kalau bicara soal kuliner. Terbentang  dari dataran tinggi hingga dataran rendah, ragam kuliner khas Khas Tanah Sunda begitu beragam,salah satunya kuliner  legendaris surabi yang masih eksis hingga saat ini.

Salah satu yang unik ialah Surabi hijau di wilayah Karawang, dimasak menggunakan kayu bakar dan Anglo sebagai kompornya, makanan ini memiliki aroma yang khas, adonan memiliki rasa khas  dan warna hijau alami, karena memadukan sari daun pandan dan daun Suji.

Di lokasi pembuatan surabi ini adonan selalu diolah sesaat  sebelum dimasak dan disajikan untuk menjaga kesegaran bahan-bahan adonan. Hal ini karena jika surabi disajikan dalam waktu lama akan berair sehingga khawatir rasnya berbeda.

“Seandainya Surabi habis maka kita adonin lagi, jadi kue tetep baru adonan tetep baru “, Ujar Lis Sugianto selaku sebagai Penjual Surabi Hijau

Surabi hijau ini disajikan dengan dua pilihan rasa kinca, kinca biasa dan kinca durian.

“Warnanya hijau ya menarik, aromanya juga wangi. Dirasain juga lebih enak kali dimakan anget-anget langsung datang kesini, pokoknya cocok banget deh buat cemilan buat selingan buat kita siang-siang kaya gini”, Sambung Ana Rosiyana selaku sebagai Pembeli Surabi Hijau

Kekhasan adonan surabi dan cara mengolahnya tradisional terbukti membantu melestarikan panganan tradisional Tanah Sunda.

Berita Terkait

Tok! Trump Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran Tanpa Batas Waktu
Puan Ketok Palu, RUU PPRT Sah Jadi Undang-Undang
Mayor Windra Sanur yang 8 Tahun Jadi Paspampres Jokowi Pindah Tugas Jadi Kasdim Tigaraksa Tangerang
Angka Kematian Ibu Masih Jadi Tantangan Jawa Barat, Kepala DP3AKB Jabar Dorong KB Pascapersalinan
Dukung Kebijakan Depok ASRI, Kwarran Pancoran Mas Gencarkan GOS Pilah dan Kelola Sampah dari Lingkungan
Longsor di Kemiri Muka, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Depok Lakukan Penanganan dan Perkuat Struktur Tanah
Nikah Sederhana di Kantor Urusan Agama Kecamatan Bojongsari, Pengantin Dapat Bantuan DP Rumah Rp5 Juta
Disdik Depok Apresiasi Galeri Siti Nurul, Jadi Inspirasi Edukasi Berbasis Sejarah

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:26 WIB

Tok! Trump Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran Tanpa Batas Waktu

Rabu, 22 April 2026 - 13:23 WIB

Puan Ketok Palu, RUU PPRT Sah Jadi Undang-Undang

Rabu, 22 April 2026 - 13:19 WIB

Mayor Windra Sanur yang 8 Tahun Jadi Paspampres Jokowi Pindah Tugas Jadi Kasdim Tigaraksa Tangerang

Rabu, 22 April 2026 - 13:17 WIB

Angka Kematian Ibu Masih Jadi Tantangan Jawa Barat, Kepala DP3AKB Jabar Dorong KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 13:14 WIB

Dukung Kebijakan Depok ASRI, Kwarran Pancoran Mas Gencarkan GOS Pilah dan Kelola Sampah dari Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 08:26 WIB

Nikah Sederhana di Kantor Urusan Agama Kecamatan Bojongsari, Pengantin Dapat Bantuan DP Rumah Rp5 Juta

Rabu, 22 April 2026 - 08:24 WIB

Disdik Depok Apresiasi Galeri Siti Nurul, Jadi Inspirasi Edukasi Berbasis Sejarah

Selasa, 21 April 2026 - 08:54 WIB

Update Konflik: Iran Beri Syarat “All-in” ke Amerika Serikat

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Tok! Trump Perpanjang Gencatan Senjata AS-Iran Tanpa Batas Waktu

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:26 WIB

Berita

Puan Ketok Palu, RUU PPRT Sah Jadi Undang-Undang

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:23 WIB