Wali Kota Depok, Mohammad Idris Ingatkan Warga Waspada Covid Varian Delta

- Reporter

Minggu, 4 Juli 2021 - 21:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Keberadaan varian atau virus Delta yang lebih dikenal varia Delta B. 1.617.2 atau virus Covid-19 yang pertama kali ditemukan di India dan sangat ganas penyebarannya, saat ini sudah masuk ke wilayah Kota Depok.

“Dari sepuluh specimen atau warga Kota Depok yang terkonfirmasi Covid-19 dan sempelnya telah di cek ke Laboratorium Whole Genome Sequencing (WGS) di Laboratorium LIPI ternyata hasilnya merupakan virus Varian Delta B. 1.617.2 atau yang dikenal virus dari India, ” kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Depok Mohammad Idris dalam keterangan resminya, pada Minggu (04/07/2021).

Jadi betul dari sepuluh orang warga Kota Depok atau specimen yang terkonfirmasi Covid-19 kemudian diperiksa di laboratorium WGS milik LIPI adalah mengandung varian Delta B.1.617.2 hasil mutasi dari India, imbuhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kurun waktu tiga minggu terakhir ini memang terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid -19 dengan gejala tidak biasa sehingga tim Satgas Covid-19 mengambil sepuluh sempel kasus ke Laboratorium WGS LIPI untuk dilakukan penelitian ternyata hasilnya benar varian atau virus Covid-19 tersebut adalah virus Delta.

Menurut nya, kriteria hasil penelitian Laboratorium WGS LIPI menyatakan virus Delta itu cepat sekali penularannya di masyarakat atau lokal tertentu baik berasal dari orang yang baru mendarat dari luar negeri (warganegara asing) dan lainnya. Varian ini mulai menginfeksi kelompok yang sebelumnya tidak rentan seperti anak – anak.

Pasalnya, menurut Mohammad Idris yang juga Wali Kota Depok, kasus Covid-19 di Kota Depok untuk anak – anak selama ini tidak ada sama sekali diduga virus varian Delta ini yang menjadi penyebabnya.

Bahkan virus Delta ini juga dapat mengenai masyarakat atau orang yang sudah vaksin tapi dapat terinfeksi, penyitas terinfeksi kembali dan kematian dengan Comorbid penyakit lain seperti HIV, TB paru dan lainnnya. “Bahkan orang dengan comorbid malah jadi rentan meninggal dunia, ” jelasnya.

Mengingat tingkat Penularan virus Delta begitu cepat dan ganas, imbuh dia, diharapkan seluruh lapisan masyarakat Kota Depok untuk tetap patuh dan taat aturan pemerintah sesuai dengan protokol kesehatan secara lebih maksimal lagi.

Tetapkan 6 M untuk meningkatkan perlindungan menggunakan dua lapis masker dan patuh melaksanakan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara darurat.

Data yang diperoleh per Sabtu (03/07/2021) jumlah penambahan warga terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 630 kasus sehingga total seluruhnya mencapai 9.672 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlah keseluruh atau total kasus Covid-19 di Kota Depok hingga Sabtu (03/07/2021) yaitu terkonfirmasi positif Covid-19 63.008 kasus, 52.209 kasus sembuh dan 1.128 kasus meninggal dunia.

(Diana Hanny)

<

Berita Terkait

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T
Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru