Edukasi Santri Di Pondok Pesantren, Upaya Cegah Covid-19

- Reporter

Jumat, 21 Mei 2021 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok.com- “Saat ini, kehidupan di pondok menjadi sangat rentan terhadap penularan kasus Covid-19 mengingat jumlah santri yang sangat banyak di satu lokasi. Bila satu orang menderita Covid-19 maka penularannya akan sangat cepat. Sebenarnya, tidak hanya Covid-19 yang menjadi ancaman bagi kesehatan para santri,” ujar Dr. Atik Nurwayuni, salah seorang anggota tim pengabdian masyarakat (pengmas) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) yang memberikan pendampingan peningkatan hidup bersih sehat bagi para santri di pondok pesantren.

Kegiatan ini dilakukan di Pondok Modern Gontor Putri 1 yang bertempat di Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Pondok ini memiliki santri lebih dari 3.500 orang dengan rentang umur 12 hingga 20 tahun. “Permasalahan yang sering ditemui hampir di semua pondok pesantren adalah rentannya santri dari berbagai penyakit menular, seperti kudis (scabies), diare, muntaber, tifoid, cacar, gatal di kepala akibat kutu, hepatitis A, TBC, dan lain-lain. Padahal, hampir semua penyakit yang disebutkan di atas sebetulnya dapat dilakukan pencegahannya melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” ujar Dr. Atik Nurwayuni.

Pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui serangkaian kegiatan, diantaranya diskusi dengan para ustazah, edukasi santri, pemberian bantuan sarana kebersihan seperti sabun cuci piring, sabun cuci tangan, handsanitizer, dan masker. Selain itu, poster-poster edukasi juga dibuat dan dipasang di tempat strategis sebagai pengingat bagi para santri untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Dr. drg. Mardiati Nadjib, M.Sc. selaku ketua Tim Pengabdian Masyarakat menyampaikan bahwa salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk membuat percontohan bagi pondok pesantren lainnya dalam upaya menjaga kesehatan semua warga pondok.

“Upaya-upaya yang dilakukan oleh Gontor Putri 1 ini sebaiknya diangkat dan disebarkan, dan menjadi percontohan buat pondok yang lainnya,” ujarnya.

Kegiatan ini sangat disambut baik oleh pondok pesantren baik pimpinan, ustazah, dan para santri. Saat ini perilaku hidup bersih dan sehat sudah diterapkan para santri. Santri sudah terbiasa mencuci tangan dan menjaga kesehatannya, seperti diungkapkan oleh Ustazah Laili. “Sekarang para santri sudah rajin mencuci tangan. Selain itu, setiap 200 meter kami membuat tempat cuci tangan dilengkapi poster cara mencuci tangan yang benar. Semua santri wajib memakai masker, dan harus selalu menaati protokol kesehatan,” kata Laili.

Lebih lanjut Laili menjelaskan bahwa aturan lockdown (kuncitara) sudah diberlakukan sejak awal pandemi, yaitu adanya larangan berkunjung ke pondok pesantren baik oleh tamu maupun keluarga santri. “Semua barang yang masuk ke dalam pondok pesantren selalu disemprot disinfektan terlebih dahulu. Jam malam diberlakukan agar istirahat santri cukup. Tidak ketinggalan perbaikan asupan gizi juga dilakukan. Dengan semua upaya ini diharapkan pondok pesantren bebas dari Covid-19,” katanya.

Meskipun demikian, di era pandemi ini masih ada tantangan yang memang sulit untuk dicarikan jalan keluarnya, yaitu menjaga jarak. “Kalau kegiatan belajar masih bisa jaga jarak, namun sulit dilaksanakan saat istirahat di kamar karena keterbatasan ruangan dan banyaknya jumlah santri. Alhamdulillah, ventilasi bagus di semua kamar jadi semua jendela harus dibuka setiap hari sehingga udara berganti,” ujar Laili.

“Diharapkan perilaku bersih dan sehat ini tetap melekat pada diri santri walaupun pandemi berakhir sehingga santri juga terhindar dari penyakit-penyakit yang umumnya sering menyerang para santri seperti diare, scabies, dan lain-lain,” kata Mardiati Nadjib.

Berita Terkait

Wakil Menteri Agama Juluki Supian Suri ‘Bapak Madrasah Kota Depok’, Beri Perhatian Lebih Pada Sektor Pendidikan dan Agama
Serahkan Lahan dan Bangunan MTs Negeri ke Kemenag, Walikota Depok Supian Suri Komitmen Pada Kemajuan Pendidikan 
Pamit Dari DPUPR Depok, Citra Indah Kenang Masa Jadi Satu-Satunya Srikandi Infrastruktur
Siti Chaerijah: Jadikan Perpustakaan Depok Pusat Literasi dan Penguatan Karakter Masyarakat
Pimpin Dinkes Depok, Devi Maryori Berkomitmen Tingkatkan Sarana Yankes dan Akurasi Data UHC
BAZNAS Depok Bersama BPJS Ketenagakerjaan Beri Jaminan Sosial Pengurus Majlis Taklim
Wakil Wali Kota Depok Pimpin Apel Pagi ASN Sekaligus Serahkan Penghargaan di Balai Kota
SPPG Mampang 3 Resmi Beroperasi, Pemkot Depok Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:02 WIB

Musrenbang Cinere Sepakati Anggaran Rp300 Juta per RW untuk Pembangunan 2027

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:20 WIB

Wakil Menteri Agama Juluki Supian Suri ‘Bapak Madrasah Kota Depok’, Beri Perhatian Lebih Pada Sektor Pendidikan dan Agama

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:14 WIB

Serahkan Lahan dan Bangunan MTs Negeri ke Kemenag, Walikota Depok Supian Suri Komitmen Pada Kemajuan Pendidikan 

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:58 WIB

Pamit Dari DPUPR Depok, Citra Indah Kenang Masa Jadi Satu-Satunya Srikandi Infrastruktur

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:55 WIB

Siti Chaerijah: Jadikan Perpustakaan Depok Pusat Literasi dan Penguatan Karakter Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:49 WIB

BAZNAS Depok Bersama BPJS Ketenagakerjaan Beri Jaminan Sosial Pengurus Majlis Taklim

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:45 WIB

Wakil Wali Kota Depok Pimpin Apel Pagi ASN Sekaligus Serahkan Penghargaan di Balai Kota

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:41 WIB

SPPG Mampang 3 Resmi Beroperasi, Pemkot Depok Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru