Permasalahan Terkait Perbedaan Data Pusat Statistik dengan Disdukcapil Kota Depok

- Reporter

Selasa, 23 Maret 2021 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Beberapa waktu lalu terdapat beberapa data kependudukan yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik dan juga oleh Disdukcapil Kota Depok. Namun, isi dari data tersebut berbeda.

Menurut Dr. KH. Mohammad Idris, keduanya memang berbeda. Kalau data Diskukpcapil sekarang berjumlah 1,8 jt penduduk Depok  yang di data dengan rapih terelektronik KTPnya sudah selesai di Kementrian Dalam Negeri. Sedangkan, dari BPS semua warga yang berdomisili di Depok sering kali dengan KTP yang beragam.

“Tidak hanya DKI saja, tetapi sampai KTP Wonogiri, Cirebon, Indramayu, bahkan Ambon. Hasil Sensus nNsional Desember 2020 berjumlah 2,4 juta. Jadi, hampir 600.000 jiwa belum terdata.” Ucap Mohammad Idris dalam zoom meeting dan live streaming YouTube Pemkot Depok, Selasa (23/3/2021).

Banyak masyarakat yang masih meremehkan terkait perbedaan ini. Hal ini perlu lebih diperhatikan lagi. Lalu, apa pentingnya melakukan pengupdatean data untuk Kota Depok?

“Hal ini tentu sangat penting karena nanti ada kaitannya tentang masalah kependudukan sipil. Selain itu, di kelurahan juga ditemukan tulisan GISA (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi) yang ditujukan untuk meyadarkan masyarakat tentang pentingya kependudukan,” lanjutnya.

Hal-hal penting yang perlu diperhatikan oleh masyarakat diantaranya:

  1. Masyarakat harus sadar memiliki dokumen kependudukan mulai dari lahir sampai meninggal dunia (Akte Lahir, ketika menikah harus update di KK).
  2. Sadar bahwa pemutahiran data kependudukan harus dilakukan minimal 3 tahun sekali.
  3. Masyarakat dan perangkat daerah belum sadar terdapat pemanfaatan data kependudukan untuk perencanaan pembangunan.
  4. Petugas harus sabar melayani administrasi kependudukan yang membahagiakan masyarakat.

 

Penulis: RS

Editor: SF

Berita Terkait

Pamit Dari DPUPR Depok, Citra Indah Kenang Masa Jadi Satu-Satunya Srikandi Infrastruktur
Siti Chaerijah: Jadikan Perpustakaan Depok Pusat Literasi dan Penguatan Karakter Masyarakat
Pimpin Dinkes Depok, Devi Maryori Berkomitmen Tingkatkan Sarana Yankes dan Akurasi Data UHC
BAZNAS Depok Bersama BPJS Ketenagakerjaan Beri Jaminan Sosial Pengurus Majlis Taklim
Wakil Wali Kota Depok Pimpin Apel Pagi ASN Sekaligus Serahkan Penghargaan di Balai Kota
SPPG Mampang 3 Resmi Beroperasi, Pemkot Depok Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Dana RW Rp300 Juta Tak Boleh Dibagi Rata, Wali Kota Depok: Fokus ke Kebutuhan Paling Mendesak
Hari Pertama Menjabat, Kepala DP3AP2KB Depok Langsung Tancap Gas Bahas Program 2026
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:58 WIB

Pamit Dari DPUPR Depok, Citra Indah Kenang Masa Jadi Satu-Satunya Srikandi Infrastruktur

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:55 WIB

Siti Chaerijah: Jadikan Perpustakaan Depok Pusat Literasi dan Penguatan Karakter Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:53 WIB

Pimpin Dinkes Depok, Devi Maryori Berkomitmen Tingkatkan Sarana Yankes dan Akurasi Data UHC

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:49 WIB

BAZNAS Depok Bersama BPJS Ketenagakerjaan Beri Jaminan Sosial Pengurus Majlis Taklim

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:45 WIB

Wakil Wali Kota Depok Pimpin Apel Pagi ASN Sekaligus Serahkan Penghargaan di Balai Kota

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:32 WIB

Dana RW Rp300 Juta Tak Boleh Dibagi Rata, Wali Kota Depok: Fokus ke Kebutuhan Paling Mendesak

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:30 WIB

Hari Pertama Menjabat, Kepala DP3AP2KB Depok Langsung Tancap Gas Bahas Program 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:25 WIB

Sekda Depok Dorong Kepala Disrumkim Baru Tancap Gas Lanjutkan Pembangunan

Berita Terbaru