Pinta Jokowi Untuk Tidak Ada Ego Sektoral Dalam Penanganan Bencana

- Reporter

Kamis, 4 Maret 2021 - 10:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2021 yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (3/3/2021).

Dalam sambutannya, Jokowi membahas mengenai kebijakan untuk mengurangi risiko bencana alam yang harus terintegrasi dari hulu hingga hilir. Beliau meminta agar penanganan bencana terintegrasi, tidak ada ego sektoral maupun ego daerah.

“Tidak boleh ada ego sektoral, tidak boleh ada ego daerah. Semuanya terintegrasi, benar-benar terintegrasi. Semuanya saling mengisi, semuanya saling menutup. Tidak boleh ada yang merasa kalau ini bukan tugasnya, bukan tugas saya, bukan urusan saya. Hati-hati ini bencana, berbeda dengan hal-hal yang normal,” ucap Jokowi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Jokowi meminta kepada jajarannya untuk memastikan bahwa sistem peringatan dini bencana berfungsi dengan baik dan akurat. Hal tersebut mengingat Indonesia berada di urutan tertinggi negara paling rawan bencana.

“Sistem peringatan dini harus berfungsi dengan baik, di cek terus. Bekerja dengan cepat dan bisa bekerja dengan akurat, dan kecepatan respons yang harus terus ditingkatkan,” jelasnya.

Menurut Jokowi, kecepatan adalah kunci untuk meminimalisir jumlah korban jiwa akibat bencana alam. Oleh karena itu, rencana kontijensi dan operasi tanggap darurat harus dapat diterapkan dengan baik dan cepat di lapangan.

Tidak hanya itu saja, Jokowi juga meminta agar edukasi dan literasi kebencanaan kepada masyaralat ditingkatkan mulai dari lingkup sosial yang paling kecil, yaitu keluarga. Hal ini agar masyarakat siap menghadapi bencana yang datang.

 

(SF)

(DMC)

<

Berita Terkait

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T
Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju
Seminar Online Primago 2024 “Peluang Beasiswa dan Jurus Jitu Masuk Unida Gontor

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru