Juli 2021. Kota Depok Siap Gelar Tatap Muka Sekolah

- Reporter

Kamis, 4 Maret 2021 - 11:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMA Negeri 3 Solo mengikuti simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 di Solo, Jawa Tengah, Senin (2/11/2020). Simulasi tersebut bertujuan untuk mengetahui persiapan dan teknik penyelenggaraan PTM sebelum memulai Adaptasi Kebiasaan Baru di sekolah. ANTARA FOTO/Maulana Surya/wsj.

Siswa SMA Negeri 3 Solo mengikuti simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 di Solo, Jawa Tengah, Senin (2/11/2020). Simulasi tersebut bertujuan untuk mengetahui persiapan dan teknik penyelenggaraan PTM sebelum memulai Adaptasi Kebiasaan Baru di sekolah. ANTARA FOTO/Maulana Surya/wsj.

siarandepok.com –Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) telah memberikan persetujuan terkait Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang dilaksanakan pada Juli 2021.

Walaupun begitu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok tidak ingin gegabah dan akan melakukan persiapan semaksimal mungkin terkait wacana KBM pada Juli mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin, mengungkapkan bahwa Kota Depok tidak akan sepenuhnya membuka KBM tatap muka secara langsung di Sekolah. Hal itu dikarenakan mengingat Kota Depok masih dalam situasi pandemi Covid-19.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita belum sepenuhnya KBM tatap muka karena kita dengan kondisi ruang kelas terbatas, satu kelas maksimal 20 anak. Kalau kemarin kita simulasi, tatap muka tiga hari dan dua hari melakukan daring,” ujar Thamrin, Jumat (26/2/2021).

Thamrin menjelaskan, pelaksanaan KBM di Kota Depok akan memperhatikan protokol kesehatan. Selain maksimal anak di dalam kelas sebanyak 20 siswa, jam pembelajaran di sekolah sebanyak empat jam dan tidak dapat dilaksanakan KMB selama satu minggu dengan tatap muka.

“Jadi tidak bisa seminggu tatap muka full, kami memperhatikan protokol kesehatan baik siswa maupun tenaga pengajar,” ucap dia.

Thamrin mengungkapkan, pelaksanaan KBM akan melihat situasi dari daerah masing-masing, khususnya di Kota Depok.

<

Berita Terkait

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T
Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru