oleh

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil Melantik 5 Kepala Daerah di Gedung Merdeka Bandung

siarandepok.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah melantik lima pasangan kepala daerah untuk periode 2021-2026. Pelantikan dilakukan di Gedung Merdeka, Kota Bandung pada Jumat (26/2/2021).

Lima pasangan yang dilantik berasal dari Kabupaten Karawang, Sukabumi, Pangandaran, Indramayu, dan Kota Depok. Satu diantaranya adalah wali kota dan empat lainnya adalah bupati.

Ridwan Kamil memberikan sambutan dan mengatakan bahwa benteng dari kepemimpinan adalah integritas, melayani masyarakat dengan ikhlas, dan profesional.

“Mudah-mudahan para bupati dan wali kota yang dilantik sekarang segera bisa memanfaatkan waktu yang sudah hadir ini untuk membangun daerah dengan maksimal. Saya titip tiga pesan saja yang selalu saya sampaikan pertama benteng dari kepemimpinan yang pertama adalah integritas. Sebagai pemimpin kuncinya adalah innamal’amalubinniat buatkan selalu niat-niat jadi pemimpin semata-mata memberikan kebermanfaatan tanah tugas pemimpin setiap hari mengambil keputusan,” ucap Ridwan Kamil dalam sambutannya.

Tidak hanya itu saja, beliau juga mengatakan hal kedua, yakni untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan ikhlas sepenuh hati. Ada masyarakat yang paham, ada masyarakat yang susah paham, ada masyarakat yang cepat mengerti, ada yang lambat mengerti diperlukan kesabaran diperlukan rasa sayang apapun itu mereka adalah rakyat.

Menjadi pemimpin yang turun tangan bukan pemimpin yang tunjuk tunjuk tangan. Menjadi pemimpin yang memberikan solusi bukan hanya bisa meminta minta atau memberikan hal-hal yang butuh pertolongan kebahagiaan tertinggi.

Kepada mereka yang menolong bukan yang ditolong oleh karena itu beliau memberi titipan untuk melayani sepenuh hati harus menjadi sebuah gaya hidup para pemimpin.

“Yang terakhir adalah Profesional yang logika lama menghadapi dunia pasca covid. Produktif tanpa mengandalkan pola-pola lama ada tujuh ekonomi Jawa Barat yang harus direspon pasca covid. Harus semangat menjadikan daerahnya sebagai pusat investasi karena kita bertekad menjadi salah satu provinsi juara di Asean. Bersemangatlah jadi wilayah swasembada karena pangan adalah ekonomi yang kuat tangguh walaupun destruksi oleh konflik,” tutupnya.

 

Penulis: TK

Editor: SF

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru