Himbauan Pencegahan Longsor di Wilayah dengan Kemiringan Terjal

- Reporter

Selasa, 2 Februari 2021 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Longsor yang terjadi di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat berharap tidak terulang kembali. Doni Monardo, selaku kepala BNPB mengatakan kita bisa melakukan pencegahan longsong di wilayah dengan kemiringan.
Masyarakat diajak untuk menanam pohon, tanaman sayuran ditanam pada lahan yang memiliki kemiringan dapat memicu adanya kondisi tanah yang tidak bisa menahan erusi. Terlebih akhir-akhir ini curah hujan sangat tinggi.
“Menanam pohon di kemiringan adalah kewajiban. Karena kalau bukan pohon tetapi sayuran, tanah itu tidak kuat menahan erosi. Curah hujan tinggi akan mudah longsor,” ucap Doni, Minggu (10/1/2021).
Doni juga menyampaikan untuk tidak menebang pohon karena kontur atau morfologi tanah di Jawa Barat memiliki kemiringan yang terjal. Pohon membantu dalam mencegah terjadinya longsor.
“Apabila pohon ditebang, 2-3 tahun kemudian akar akan busuk. Akibat akar busuk dan curah hujan tinggi, air akan masuk di sela-sela akar yang mengakibatkan tanah menjadi labil. Akibat tanah labil dengan kemiringan tertentu sehingga dengan mudah longsor. Pengetahuan tentang ini belum banyak dimiliki oleh masyarakat kita,” jelasnya.
Pemilihan jenis tanaman yang memiliki akar kuat juga membantu kekuatan dari struktur tanah. Di lokasi terjadinya longsor pun terdapat pohon sukun dan aren yang berdiri kokoh. Penyediaan jenis tanaman yang memiliki akar kuat di wilayah longsor akan dibantu oleh BNPB.
Doni meminta kepada pemerintah daerah untuk mengantisipasi dan mengingatkan seluruh pihak tingkat daerah yang memiliki kemiringan lebih dari 30 derajat. Pentingnya memperhatikan dan memahami informasi yang dikeluarkan oleh BMKG.
Bulan Januari hingga Februari 2021 akan menjadi puncak musih hujan sehingga masyarakat dihimbau untuk waspada. Masyarakat dapat memantau cuaca dengan mengakses aplikasi Info BMKG yang dapat melihat prakiraan curah hujan yang akan turun.

(SFP)

Berita Terkait

Proses PBG Dinilai Lama, Pengembang di Depok Minta Kepastian Perizinan
Bendera Merah Putih Raksasa di Margonda Curi Perhatian Warga Depok
Mengenal 9 Presiden Depok dan Jejak Sejarah Kaum Depok
63 Lurah di Depok Jadi Inspektur Upacara HUT ke-81 RI di Wilayah Masing-Masing
Kodim 0508 Depok Bersihkan Kali Jantung dan Tanam Pohon, Antisipasi Banjir
Kain Merah Putih Raksasa Membentang di Depok, Evenciio Catat Rekor Dunia
Cinta Nabi dan Tanah Air, Pengajian ini Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Usai Pembacaan Asrokol Maulid Nabi Muhammad SAW
Semarak Kemerdekaan RI Ke-81: Warga RT 004 RW 009 Sukatani Sambut Semangat Kebersamaan!

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:20 WIB

Proses PBG Dinilai Lama, Pengembang di Depok Minta Kepastian Perizinan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Ketika Pelayanan Publik Dimulai dari Hati: Ini Pesan Rohmat Rospari untuk ASN Depok

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:35 WIB

Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Sistem, hingga Ihsan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Bendera Merah Putih Raksasa di Margonda Curi Perhatian Warga Depok

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:03 WIB

63 Lurah di Depok Jadi Inspektur Upacara HUT ke-81 RI di Wilayah Masing-Masing

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Kodim 0508 Depok Bersihkan Kali Jantung dan Tanam Pohon, Antisipasi Banjir

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Kain Merah Putih Raksasa Membentang di Depok, Evenciio Catat Rekor Dunia

Berita Terbaru