Manfaat Dan Bahayanya Makan Telur Setengah Matang

- Reporter

Senin, 25 Januari 2021 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

siarandepok.com – Apakah anda suka makan telur setengah matang? Bagi penikmat rasa masakan sederhana ini sangat nikmat dan memiliki nilai gizi yang lebih dari pada mengonsumsi telur yang dimasak hingga matang. Apakah tepat?

Kandungan nutrisi pada telur

Telur tidak diragukan lagi, telur merupakan sumber nutrisi manusia yang baik. Padahal, sumber protein murah ini dikenal sebagai salah satu makanan paling bergizi di dunia karena mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan tubuh manusia kecuali vitamin C.

Dalam telur utuh, anda bisa mendapatkan nutrisi seperti vitamin A, asam folat, vitamin B5, B12, B2, fosfor, dan selenium. Telur juga mengandung sedikit vitamin D, E, K, B6, kalsium, dan zinc. Telur juga mengandung kalori dan lemak sehat yang merupakan sumber protein. Anda juga bisa makan telur yang kaya omega-3 untuk merasakan manfaat kesehatannya. Adakah manfaat telur setengah matang untuk kesehatan?

Tidak dapat dipungkiri bahwa merebus telur, apalagi merebus telur pada suhu tinggi akan menurunkan kandungan nutrisi pada telur itu sendiri. Beberapa nutrisi yang telah berkurang antara lain vitamin A, vitamin B5, fosfor, dan kalium. Telur kurang matang mengandung kolin yang dapat meningkatkan fungsi otak. Tak hanya itu, kolin juga dapat meningkatkan fungsi jantung yang sehat. Telur rebus juga mengandung lutein dan zeaxanthin.

Kedua jenis antioksidan ini dapat melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit mata terkait regenerasi sel terkait penuaan. Semua zat tersebut biasanya terkonsentrasi pada kuning telur. Inilah mengapa telur setengah matang (terutama kuning telur) lebih bergizi dibandingkan telur rebus hingga matang sempurna.

Telur setengah matang mungkin mengandung bakteri Salmonella

Bagi ibu hamil, telur mentah merupakan makanan yang harus dihindari. Bukan tanpa alasan, namun masyarakat khawatir telur mengandung bakteri berbahaya seperti Salmonella. Salmonella merupakan bakteri yang biasanya terdapat pada cangkang telur ayam, terutama pada kotoran unggas yang menempel di dalamnya. Salmonella juga terdapat dalam putih telur dan kuning telur yang terbentuk sebelum cangkang telur terbentuk.

Bagi sebagian orang, seperti bayi, di atas 65 tahun, anak-anak, dan orang tua makan telur setengah matang yang mengandung bakteri Salmonella dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Hal yang sama berlaku untuk orang dengan sistem kekebalan yang lemah, seperti HIV/AIDS dan diabetes. Saat anda terinfeksi Salmonella, anda mungkin mengalami gejala berikut;

  • Diare
  • Muntah
  • Demam
  • Kram perut

Cara mengolah telur setengah matang yang aman

Untuk menghindari Salmonella, anda sangat perlu memastikan untuk merebus telur sampai putih dan kuning telurnya kenyal atau benar-benar keras. Namun, selama telur mentah tersebut sudah dipasteurisasi, maka masih aman dimakan. Untuk menghasilkan telur setengah matang, anda hanya perlu menyiapkan baskom berisi air dingin yang permukaannya harus lebih tinggi 2,5 cm dari bagian atas telur.

Rebus telur selama 3 menit (dihitung sejak air mendidih), kemudian keluarkan telur dan rendam dalam air bersama es batu, setelah cangkang sudah tidak panas (sekitar 1 menit setelah direndam), perlahan kupas telurnya. Anda juga akan menemukan kuning telur yang masih sangat tipis dan putih telur yang tidak terlalu keras. Putih telur merupakan makanan bergizi dan berprotein tinggi yang dapat dimasak melalui berbagai macam resep masakan.

Penulis (K.A)

Editor (RR)

Berita Terkait

Gerakan Pangan Murah di Grogol Depok Disambut Antusias Warga
Pembangunan RKAI di Margonda Depok Capai 4,9 Persen, Lampaui Target
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Depok Gelar Pasar Tani di Balai Kota
HUT ke-81 RI, Supian Suri Ajak Forkopimda Depok Isi Kemerdekaan dengan Pelayanan Terbaik
Wakil Wali Kota Depok Minta Eks TPS Liar di Limo Segera Dibersihkan
Wamen LH Targetkan Seluruh Sampah Dikelola pada 2029, Pemkot Depok Diminta Perkuat Pemilahan
Lahan Sudah Diserahkan, Pembangunan Gedung SMKN 5 Depok Belum Juga Dimulai
Tiang PLN dan Kabel Optik Ganggu Proyek Jalan Enggram-Sawangan, Diminta Segera Direlokasi

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Gerakan Pangan Murah di Grogol Depok Disambut Antusias Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Pembangunan RKAI di Margonda Depok Capai 4,9 Persen, Lampaui Target

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Depok Gelar Pasar Tani di Balai Kota

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:19 WIB

HUT ke-81 RI, Supian Suri Ajak Forkopimda Depok Isi Kemerdekaan dengan Pelayanan Terbaik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Wakil Wali Kota Depok Minta Eks TPS Liar di Limo Segera Dibersihkan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Sambut Kapolres Baru, PCNU Kota Depok Perkuat Sinergi Ulama dan Kepolisian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Tingkatkan Keamanan Lingkungan, PNJ Pasang Empat Kamera CCTV di Beji Timur

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Pemkot Depok Dampingi Delegasi ASEAN Susuri Ciliwung, Dorong Pengelolaan DAS Terpadu

Berita Terbaru