JANJI ABSURD DI PILKADA DEPOK

- Reporter

Rabu, 14 Oktober 2020 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Siaran Depok- Pemilihan Kepala Daerah di Kota Depok tahun 2020 nampaknya sangat seru karena terjadi pertarungan antara dua orang yang saat ini menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota.

Setiap pasangan tentu menyuguhkan visi misi ideal plus janji-janji manis kepada konstituen. Sebagai penyangga ibukota Jakarta, warga Kota Belimbing tentu melek informasi dan wawasan. Sehingga janji-janji indah setiap pasangan calon yang bertarung akan dikritisi kualitasnya.

Salah satu janji manis yang sangat menarik tapi “absurd” adalah Berobat Gratis dengan Menggunakan KTP Depok. Jika dibaca sekilas nampaknya janji ini sangat memukau namun jika dikulik isinya perlu dipertanyakan.

Pemerintah RI berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional telah memiliki program layanan kesehatan gratis bagi warga miskin. Kemudian Presiden Joko Widodo sejak memimpin tahun 2014 telah mengintrodusir Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat atau JKN KIS yakni sebuah kartu yang dapat digunakan untuk mendapatkan layanan kesehatan atau sebagai jaminan yang diberikan kepada masyarakat Indonesia yang kurang mampu. Setiap pemegang kartu KIS akan mendapatkan pelayanan kesehatan dan pelayanan medis secara gratis karena semua biaya pelayanan kesehatan sudah ditanggung pemerintah.

Lalu untuk apa janji kampanye berobat gratis hanya dengan KTP Depok? Apakah ini malah bertentangan dengan program pemerintah pusat yang sudah cukup berhasil dengan kartu sakti KIS bagi orang miskin. Apakah paslon ini ingin membuat sistem layanan baru di luar BPJS yang sudah menjamin warga miskin gratis berobat dengan kartu KIS? Khawatir malah buat proyek baru yang habiskan uang negara tapi sia-sia belaka.

Jika ingin bantu warga miskin Kota Depok dapat akses layanan kesehatan gratis, alangkah baiknya memperkuat program JKN KIS yang telah berjalan sukses lalu meningkatkan jumlah fasilitas kesehatan agar mencukupi kebutuhan warga Depok. Segala puji bagi Allah, Pemerintah Kota Depok telah menambah gedung dan fasilitas RSUD Depok di Sawangan dan sudah membangun RSUD baru di Tapos. Itu lebih kongkrit daripada janji manis tapi kurang logis.

Berita Terkait

Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026
143 SPPG di Depok Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan
DLHK Depok Benahi Fasilitas Alun-alun Barat, Pagar Retak Jadi Perhatian
DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik
Penduduk Depok Tembus 2,05 Juta Jiwa, Perekaman KTP-el Capai 99,60 Persen
Chandra Rahmansyah Hadiri Hari Tenun Nasional 2026 di UI, Dorong Pelestarian Budaya
Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:30 WIB

Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026

Rabu, 16 September 2026 - 13:20 WIB

143 SPPG di Depok Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Rabu, 16 September 2026 - 13:02 WIB

Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan

Rabu, 16 September 2026 - 13:00 WIB

DLHK Depok Benahi Fasilitas Alun-alun Barat, Pagar Retak Jadi Perhatian

Selasa, 15 September 2026 - 20:37 WIB

DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik

Selasa, 15 September 2026 - 20:32 WIB

Chandra Rahmansyah Hadiri Hari Tenun Nasional 2026 di UI, Dorong Pelestarian Budaya

Selasa, 15 September 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal

Selasa, 15 September 2026 - 20:27 WIB

Bagian dari Pendidikan, Santriwati Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Nobar Film ISTIMEWA di Bogor Trade Mall

Berita Terbaru