BKKBN Pusat Gelar Festival GenRe 2020

- Reporter

Senin, 29 Juni 2020 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Depok – Berkenaan dengan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-27, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat menggelar Festival Generasi Berencana 2020 (Festival GenRe 2020) dari tanggal 25 Juni – 5 Juli 2020 di Jakarta.

Serangkaian kegiatan digelar pada Festival GenRe 2020, seperti; Workshop Online ‘Tentang Kita’ bagi 3000 Pendidik Sebaya, Launching Rebranding BKKBN dan Kartu Anggota GenRe, Covering Theme Song ‘Berencana Itu Keren’, Keluarga Bantu Keluarga, dan Kampanye 2125 keren.

Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) saat kami wawancarai melalui akun Whatsapp-nya pada Senin (29/6/2020), mengatakan, “BKKBN selalu melakukan terobosan-terobosan untuk mendekati para remaja terkait ketahanan remaja. Melalui program Generasi Berencana (GenRe) BKKBN mengembangkan ketahanan remaja di dalamnya. Program GenRe adalah program yang dikembangkan dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang Pendewasaan Usia Perkawinan sehingga mereka mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi.”

“GenRe program yang mengedepankan pembentukan karakter bangsa di kalangan generasi muda. GenRe merupakan wadah untuk mengembangkan karakter bangsa karena mengajarkan remaja untuk menjauhi Pernikahan Dini, Seks Pranikah dan Napza, guna menjadi remaja tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan serta berguna bagi nusa dan bangsa,” kata Hasto yang juga seorang dokter obstetri dan ginekologi (kebidanan dan kandungan).

Hasto juga mengatakan, “Kenapa kesehatan reproduksi dianggap tabu? Padahal sangat penting untuk kita semua. Kesehatan reproduksi ini bisa diberikan di sekolah-sekolah, tidak harus dengan menunjukkan alat kelaminnya langsung, tetapi juga bisa dengan melalui animasi atau bisa dengan membuat dokumenter yang singkat tetapi jelas dan tidak perlu ditampakkan alat kelamin.”

“Banyak anak remaja yang juga masih malu untuk membicarakannya dengan orangtua mereka atau sebaliknya orangtua yang merasa pembicaraan ini adalah pembicaraan yang tidak lazim dilakukan. Padahal pendidikan tentang kesehatan reproduksi sangat penting untuk dilakukan sejak dini untuk mencegah terjadinya permasalahan-permasalahan yang terkait dengan alat reproduksi pada remaja. Hal ini dilakukan demi masa depan para remaja itu sendiri,” kata Hasto.

Selain itu, Hasto, Ayah GenRe Indonesia, juga mengatakan, “Ketika ada seorang anak laki-laki yang masih kecil lalu testisnya ternyata tidak turun, hal tersebut sebenarnya bisa menyebabkan kanker nantinya. Gimana solusinya? Iaitu dioperasi, testis yang jadi kanker akan diangkat serta yang sehat tidak diapa-apakan. Begitupun dengan gondongan, apabila menjangkit anak laki-laki, akan mempengaruhi spermanya kelak. Begitupun dengan anak perempuan, jika diumur 12 tahun belum menstruasi, kita lihat apakah sudah ada bulu di ketiak atau belum, payudaranya sudah tumbuh atau belum. Jika belum, kita tunggu sampai usia 16 tahun, jika masih belum ada tanda-tanda maka harus ke dokter untuk periksa kromosom karena ditakutkan ada kelainan.”

Untuk kurangi kasus pernikahan dini yang sangat marak terjadi pada saat ini, melalui Festival GenRe 2020, BKKBN memviralkan Kampanye 2125 Keren mulai 25 Juni – 5 Juli 2020 melalui media sosial BKKBN, Generasi Berencana (GenRe), serta masing-masing influencer dan micro influencer. Kampanye ini bertujuan untuk mempromosikan usia ideal menikah bagi remaja, 21 bagi perempuan dan 25 bagi laki-laki.

“Ayo, kalau mau hamil, direncanakan, sehingga generasi muda ini sudah punya perencanaan,” kata Hasto.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Berita Terkait

Pidato Kenegaraan Prabowo Jadi Penguatan Pemkot Depok Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
Kapolres Metro Depok Silaturahmi ke DPRD, Bahas Penguatan Kamtibmas dan Kenakalan Remaja
Wali Kota Depok Tinjau Pembangunan SDN Cinere 1, Ditargetkan Rampung Awal 2027
4 Rekomendasi Vendor Jasa Foto Wisuda Terbaik di Depok Jawa Barat
5 Rekomendasi Studio Foto Terbaik Untuk Wisuda di Depok
Tim Pemkot Depok Juara Trofeo Forkopimda, Rebut Piala Wali Kota
Kepala DP3AKB Jabar Minta Penyuluh KB Dorong Graduasi Keluarga Miskin Jadi Keluarga Pancawaluya
Tirta Asasta Depok Ajak Pelanggan Beralih ke Layanan Digital Melalui Aplikasi ASASTAKu

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Bukan Sekadar Ajang Tanding, Porseni PGIS Depok Dipuji Jadi Wadah Memupuk Semangat Kemerdekaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Cegah Banjir dan Sambut HUT ke-81 RI, Kodim bersama Pemkot Depok Bersihkan Kali Baru Timur

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Yeti Wulandari Dukung Penuh Arahan Presiden Prabowo Tentang Birokrasi: Negara Harus Memudahkan Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Supian Suri Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik Usai Simak Pidato Presiden Prabowo

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Pidato Kenegaraan Prabowo Jadi Penguatan Pemkot Depok Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Wali Kota Depok Tinjau Pembangunan SDN Cinere 1, Ditargetkan Rampung Awal 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:41 WIB

4 Rekomendasi Vendor Jasa Foto Wisuda Terbaik di Depok Jawa Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:39 WIB

5 Rekomendasi Studio Foto Terbaik Untuk Wisuda di Depok

Berita Terbaru