Meningkatnya Sampah Rumah Tangga di Depok

- Reporter

Selasa, 14 April 2020 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok – Merebaknya virus corona, membuat sebagian besar pekerja di Jabodetabek memilih untuk bekerja di rumah atau work from home. Hal ini mengakibatkan, meningkatnya volume sampah rumah tangga. Di Kota Depok, sampah rumah tangga mengalami penambahan volume 100 ton per hari.

“Peningkatan jumlah sampah ada semenjak kebijakan WFH,” kata Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Iyay Gumelar di Kantor DLHK Kota Depok, Senin (13/4). Peningkatan ini disebabkan oleh aktivitas masyarakat lebih banyak di rumah. Sehingga produksi sampahnya juga tidak seperti hari-hari biasanya.

 

“Sebelum pendemi Covid-19, sampah rumah tangga di Kota Depok dalam sehari 600 ton, namun setelah masyarakat menjalankan WFH dalam sehari mencapai 700 ton,” ungkap Iyay.

Menurut Iyay, setiap harinya ada 1.400 ton sampah warga Depok yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung. Namun, kondisi TPA Cipayung sudah overload dan solusinya adalah dengan pemindahan pembuangan sampah ke TPA Regional Lulut-Nambo di Kabupaten, Bogor, Jawa Barat yang sudah direncanakan sejak 2018 lalu.

 

 

“Kondisi ini sudah overload, makanya kita sangat berharap sekali segera dapat melakukan pemindahan pembuangan sampah ke TPA Regional Lulut-Nambo. Tapi kembali tertunda karena situasi pandemi Covid-19. Mungkin pembahasan akan dilanjutkan usai pandemi Covid-19 berlalu,” katanya.

Dia menuturkan, bank-bank sampah dan UPS (Unit Pengelolaan Sampah) yang ada di Kota Depok akan dimanfaatkan oleh pihaknya untuk mengurangi volume sampah. Tercatat ada 600 bank sampah dan 32 UPS yang aktif di Kota Depok.

“Keberadaan bank sampah dan UPS bisa mengurangi sampah 20 persen dari jumlah yang akan dibuang ke TPA Cipayung,” jelas Iyay.
 

 

Berita Terkait

Amanah Wali Kota: Jarkasih Bertekad Jadikan Tapos Wilayah yang Lebih Responsif
Wajah Baru SDN Cinangka 3: Revitalisasi Tuntas Melalui Aspirasi Wakil Ketua DPRD Depok Yuni Indriany
Kejar Target Pembangunan, Wali Kota Depok Tekankan Evaluasi Kinerja Pejabat Baru Setiap Enam Bulan
Anggaran Terbatas Bukan Halangan, Diskarpis Deppok Terus Gas Pol Perluas Layanan Literasi
Depok Siaga Cuaca Ekstrem: DLHK Tekankan Kewaspadaan Dini di Titik Rawan Bencana
Pemkot Depok dan Yayasan Bersatu: Kacamata Gratis untuk Siswa Kampung Merah Putih
Siap-siap! Mutasi ASN Depok di Depan Mata, Kinerja Jadi Penentu Jabatan
Kondisi Darurat! Sampah Liar Kepung Sekolah dan Posyandu di Jatijajar, Warga Resah

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:29 WIB

Amanah Wali Kota: Jarkasih Bertekad Jadikan Tapos Wilayah yang Lebih Responsif

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:41 WIB

Wajah Baru SDN Cinangka 3: Revitalisasi Tuntas Melalui Aspirasi Wakil Ketua DPRD Depok Yuni Indriany

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:35 WIB

Anggaran Terbatas Bukan Halangan, Diskarpis Deppok Terus Gas Pol Perluas Layanan Literasi

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:31 WIB

Depok Siaga Cuaca Ekstrem: DLHK Tekankan Kewaspadaan Dini di Titik Rawan Bencana

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:39 WIB

Pemkot Depok dan Yayasan Bersatu: Kacamata Gratis untuk Siswa Kampung Merah Putih

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:23 WIB

Siap-siap! Mutasi ASN Depok di Depan Mata, Kinerja Jadi Penentu Jabatan

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:14 WIB

Kondisi Darurat! Sampah Liar Kepung Sekolah dan Posyandu di Jatijajar, Warga Resah

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:21 WIB

Jalan Manggis Depok Amblas, DPUPR Turunkan Satgas dan Targetkan Rampung Empat Hari

Berita Terbaru