Gugus Tugas Covid-19 Depok Dapat Bantuan APD Dari PDHI

- Reporter

Senin, 13 April 2020 - 08:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok – Gugus Tugas Covid 19 Pemerintah Kota Depok mendapatkan bantuan yang diserahkan oleh  Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Barat VII (Depok). Nantinya paket bantuan tersebut akan disalurkan dan diprioritaskan untuk para tenaga medis yang berada dalam garda terdepan.

Minggu, 12 April, Muhammad Nurtantio selaku Ketua PDHI Jabar VII, mengatakan adanya aksi dan bantuan tersebut merupakan bagian dari kontribusi profesi dokter hewan kepada para tenaga medis kesehatan yang sedang berjuang dalam menanggulangi wabah Covid-19.

“Ada beberapa paket bantuan yang disalurkan kepada tenaga medis. Sekalipun tidak banyak, semangat untuk saling berbagi dan menguatkan harus tetap diperkuat,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

Bantuan yang diserahkan sejak Kamis (9 /4) lalu antara lain 50 buah alat pelindung diri (APD), kemudian paket susu, biskuit sebanyak 50 kardus, lalu multivitamin sebanyak 15 boks, serta kopi dan teh sebanyak 5 boks.

Harapannya, dengan gerakan dari PDHI dan juga kalangan lainnya ini dapat memberikan semangat dan dukungan dalam membatasi Covid-19. Selain itu, sebagai persatuan dan gotong royong setiap elemen masyarakan dan pemerintah kota untuk mencegah korban yang lebih banyak.

Seperti diketahui, Kota Depok saat ini memiliki 38 Puskesmas, 24 RS umum dan daerah, 175 klinik dan 260 apotik utk melayani kebutuhan medis bagi 2,4 juta masyarakat Depok.

 

 

Sementara itu, untuk mempercepat penanganan Covid-19 di Kota Depok, Pemkot Depok menyiapkan Rumah Sehat Dedikasi (RSD) yang berfungsi sebagai lokasi isolasi mandiri.

“RSD diperuntukkan bagi orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) yang membutuhkan penanganan ringan,” ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris di Depok, Sabtu.

Dia menuturkan, RSD dapat dimanfaatkan untuk isolasi mandiri untuk ODP dan PDP jika tidak bisa mengisolasi mandiri di rumah, seperti hanya memiliki satu kamar atau ada lansia di rumahnya.

Menurutnya, RSD dapat menampung 50 hingga 100 orang. Lokasinya berada di salah satu SMK di Kota Depok.
“Ini kami persiapkan guna memfasilitasi ODP dan PDP serta mempercepat penanganan Covid-19 di Kota Depok,” tuturnya.

 

<

Berita Terkait

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Calon Walikota Depok Supian Suri Sedang Trending, Difollow Bareng-Bareng
DPRD Gelar Rapat Paripurna Tuk Setujui Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023
Hj Nurhayati: Stunting Ini Bisa Diselesaikan Asal ….
Kepala DP2KBP3A: MKK Bukti Pengakuan Kinerja Pemkab Bandung
Momentum Hari Keluarga Nasional: Menko PMK Optimistis Angka Stunting Di Bawah 20 Persen, Perkawinan Anak Menurun, Perceraian Meningkat
“Rembug Stunting” Kota Bandung: Menuju Generasi Emas dengan Nol Kasus Stunting Baru

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru