Virus Corona, Wamendag Era SBY Usul Jokowi Beri PNS THR Besar

- Reporter

Jumat, 28 Februari 2020 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaran Depok -Wakil Menteri Perdagangan Era Presiden SBY, Bayu Krisnamurthi khawatir virus corona akan ‘menginfeksi’ daya beli masyarakat. Kalau itu benar terjadi, Indonesia akan berpotensi kehilangan momentum Ramadhan yang biasanya menjadi siklus pendongkrak konsumsi.

Selain itu, ia juga khawatir infeksi corona akan menggerus pertumbuhan ekonomi. Karenanya, ia menyarankan pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan tambahan berupa injeksi dana tunjangan hari raya (THR).


THR diharapkan semakin memperbesar daya beli. “Kemungkinan pertumbuhan ekonomi Indonesia terkoreksi karena pengaruh (virus) corona, harga minyak turun, komoditi turun. Butuh stimulan pemerintah mengeluarkan insentif berupa THR,” katanya di Jakarta, Kamis (27/2).

Belajar dari kebijakan serupa yang diberikan Kementerian Keuangan, Bayu mengusulkan tahun ini pemerintah menyiapkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp40 triliun.


Pada 2018, stimulus berbentuk THR dan gaji ke-13 diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) demi menjaga daya beli masyarakat. Kala itu dana yang dikucurkan sebesar Rp35,67 triliun, bagian dari APBN itu diberikan dengan perhitungan gaji pokok masing-masing ASN, tunjangan umum, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, dan tunjangan kinerja.

“Pengalaman 2018 pemerintah melakukan injeksi THR Rp35 triliun dan menyebabkan peningkatan konsumsi dan daya beli. Kalau mau dilihat sama seriusnya harusnya (tahun ini) Rp40 triliun,” katanya.

Dia yakin kebijakan tersebut akan efektif mendongkrak ekonomi. Pasalnya, salah satu penggerak ekonomi terbesar saat ini berasal dari  konsumsi yang kontribusinya mencapai sebesar 53 persen hingga 55 persen. Dengan berjalannya roda konsumsi, Bayu menyebut sektor lainnya pun akan ikut terdampak.

Di kesempatan yang sama, mantan wakil menteri perdagangan tersebut juga mengusulkan pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan yang memungkinkan Bulog menyerap beras masyarakat saat panen raya beras terjadi pada Februari-Maret.

Agar penyerapan bisa dilakukan, Bayu menyebut pemerintah bisa mengaktifkan program Beras Sejahtera (Rastra) yang berakhir pada Mei tahun lalu. Penyaluran lewat rastra dianggap efektif untuk menyerap gabah Bulog sehingga harga di pasar dapat terjaga.

“Kebijakan lain yang harus diperhatikan adalah menstabilkan harga gabah karena lebaran berdekatan masa panen. Ada indikasi masalah stok Bulog sedang banyak beras sehingga tidak bisa beli banyak,” paparnya.

Untuk diketahui, Direktur Utama Bulog Budi Waseso menyebut pihaknya masih menyimpan beras impor sebanyak 900 ribu ton. Beras tersebut merupakan sisa impor 1,8 juta ton yang dilakukan pemerintah pada 2017.

 

Meski tak menjelaskan kenapa sampai sekarang beras impor tersebut masih tersimpan dan belum diedarkan ke masyarakat, Budi memastikan kualitas beras tersebut masih baik.

“Memang beras impor itu kualitasnya bagus karena mereka (negara luar olah) melalui akses yang benar, artinya melalui dryer, pengeringan sempurna proses penggilingannya juga sempurna

 

 

 

Berita Terkait

Era Baru Perlindungan Jemaah Umrah Dimulai, Tiga PPIU Luncurkan Escrow Account Bersama BSI
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta
Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru
Gelar MeiLawan 2026, ILUNI UI FIB Ajak Masyarakat Merawat Ingatan Tragedi Mei 1998

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 22:37 WIB

Pantau Hari Pertama Sekolah, Wakil Wali Kota Depok Pastikan MPLS Ramah Anak Berjalan Lancar

Senin, 13 Juli 2026 - 22:20 WIB

Dorong Kreativitas, Wakil Wali Kota Depok Ingin Catur Jadi Olahraga Anak-Anak Sekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 22:10 WIB

Sarang Prostitusi Daring di Cilangkap Digerebek, Petugas Temukan Bukti Alat Kontrasepsi

Senin, 13 Juli 2026 - 22:00 WIB

Perkuat Kualitas Pendidikan Daerah, Wawalkot Depok Apresiasi Kehadiran YCAM Al Azhar

Senin, 13 Juli 2026 - 21:50 WIB

Sambut Tahun Ajaran Baru, Disdik Depok Terbitkan Edaran MPLS dan Gerakan Ayah Mengantar Anak

Senin, 13 Juli 2026 - 21:30 WIB

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, Pemkot Depok Perluas Sekolah Gratis bagi Warga Kurang Mampu

Senin, 13 Juli 2026 - 21:20 WIB

Dorong Kemandirian Peserta, BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Program PEKA di Kota Depok

Senin, 13 Juli 2026 - 21:10 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 di Pancoran Mas: Sinergi Tiga Pilar dan Warga dalam Dekapan Sepak Bola

Berita Terbaru