Susy Susanti Meminta Praveen/Melati untuk Kurangi Ego

- Reporter

Rabu, 29 Januari 2020 - 15:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Siarandepok.com- Pemain ganda campuran gagal mendapatkan gelar juara pada perhelatan di kandang sendiri pada ajang Daihatsu Indonesia Masters 2020 lalu. Pasangan andalan dari Indonesia yaitu, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti terhenti di perempat final dari wakil Perancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, dengan skor 19-21, 21-14, 18-21.

Sementara itu, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja terhenti di babak pertama dari unggulan pertama asal China Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, dengan skor 14-21, 13-21.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti ungkap perasaannya yang menyayangkan hasil turnamen ini, karena menurutnya ganda campuran, khususnya Praveen/Melati punya peluang cukup besar untuk berjaya di turnamen level super 500 tersebut.

“Sayang banget ya, malah dibanding ganda putri, sebetulnya saya merasa ganda campuran ini adalah andalan setelah ganda putra. Sebagai pemain berpotensi dan Praveen pernah juara All England, sebetulnya tidak terlalu susah buat dia,” kata Susy dalam situs resmi PBSI, Selasa (28/01/2020).

“Kalau lihat head to head dengan Zheng/Huang pun menang-kalah. Balik lagi, bagaimana dia mengatasi kesulitan, mesti dikomunikasikan dengan baik. Main ganda itu dua orang jadi satu, bagaimana caranya mengurangi ego masing-masing, karena mereka saling membutuhkan, masa depan mereka ada di tangan pasangan masing-masing,” Jelas Susy.

Suzy menambahkan, bahwa komunikasi antara Praveen/Melati menjadi satu kunci bagi pasangan ini karena hal tersebut pernah terbukti saat Praveen/Melati menjuarai ajang bergengsi Denmark Open 2019 dan French Open 2019, Susy menilai komunikasi keduanya berjalan baik.

“Kalau nggak ada komunikasi dan saling terbuka, saya yakin auranya jadi nggak enak. Satu positif, satu negatif, coba kalau saling dukung, itu akan lain,” komentar Susy.

Sementara itu, Kepala Pelatih Ganda Campuran PP PBSI, Richard Mainaky, mengatakan bahwa tim ganda campuran tengah mengevaluasi berbagai kendala teknis maupun non-teknis jelang target utama selanjutnya di kejuaraan All England 2020 mendatang.

<

Berita Terkait

Andalkan Pemain Muda, PBSI Berhasil Raih Prestasi Maksimal diajang Thomas dan Uber Cup 2024
Kenalin nih, Komang Ayu Cahya Dewi Atlet Bulutangking Putri Indonesia yang Bersinar di Tim Uber 2024
Tidak Pernah Kalah Dalam Game Piala Thomas 2024, Jojo Diwaspadai Tim Bulutangkis China
Siapa saja 4 Pemain timnas Indonesia Yang di Prediksi Roberto Mancini Layak bermain di Liga Italia ?
PBSI dan Legenda Badminton Apresiasi Perjuangan Tim Thomas dan Uber Indonesia
Melihat Wajah Mewah TIMNAS, Misi Lolos Round 2 Kualifikasi World Cup Bisa Tercapai
Pasca Kedatangan FIFA, 11500 Orang akan Duduki Markas dan Fasilitas Mewah Bali United Training Center Diuji Barati Cup 2024
Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan Donasikan Alat Olahraga kepada Karang Taruna Pulau Pari

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 20:39

Ketua Dewan Kebudayaan Kota Depok (DKD) Dr Awaluddin Faj Hadiri Kegiatan Ngubek Empang Lebaran Depok 2024

Jumat, 17 Mei 2024 - 11:36

Pia Eks Vokalis Utopia Akan Hadir Meriahkan Acara Lebaran Depok 2024

Kamis, 16 Mei 2024 - 11:20

SMP ARRAHMAN DEPOK Adakah Kegiatan Wisata Akhir Tahun Ke Pengalengan Bersama Dirgantara AIA Tour Travel Depok

Rabu, 15 Mei 2024 - 20:09

Komunitas Pers Tolak Draft UU Penyiaran

Rabu, 15 Mei 2024 - 16:16

Langkah Awal Revitalisasi Kawasan Pecinan, Pemkot Semarang Akan Benahi Kawasan Kelenteng Tay Kak Sie Dan Gapura Masuk

Rabu, 15 Mei 2024 - 16:10

Gunakan Formasi Unik, Thiago Motta Sukses Bawa Klub ini Berada di Papan Atas Seri-A 

Rabu, 15 Mei 2024 - 16:07

Menanti Aksi Ciamik Ester Nurumi Triwardoyo di Thailand Open 2024

Rabu, 15 Mei 2024 - 15:57

Mustika Ratu Hair Care Series Raih Top Innovation Award 2024

Berita Terbaru

Berita

Komunitas Pers Tolak Draft UU Penyiaran

Rabu, 15 Mei 2024 - 20:09