Siarandepok.com-Bojongsari-Pencalonan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 diwarnai beragam isu miring. Ahmad Daenuri selaku ketua harian Komunitas Pemuda (Kuda) menepis berbagai isu yang sudah beredar di masyarakat.
Pengurus Harian Kuda menyampaikan sikapnya terkait pemberitaan miring yang sudah tersebar usai acara Ajang Super Grasstrack & Motorcross Piala Wali Kota Depok di Sirkuit AGM Pondok Petir, Bojongsari, Kota Depok pada Minggu (15/12) .
“kami akan berusaha untuk berperan aktif sebagai bagian dari Masyarakat Kota Depok, agar tercipta Pilkada yang baik jujur dan adil,” jelas Daenuri kepada Dapur Remaja Radio.
Disamping itu, Daenuri juga berharap kepada masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh situasi yang berkembang, mengenai pilkada yang akan diselenggarakan, tentu dengan mengikuti segala ketentuan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara Pemilu Kada nanti.
“Saat ini kami hanya berharap dan menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh situasi yang berkembang dilapangan, sebagaimana berita yang sedang viral diberbagai media sosial saat ini,” ucapnya.
Dikatakannya, dengan adanya loyalitas camat dan lurah dianggap sebagai mencederai demokrasi ASN oleh segelintir masyarakat. Untuk itu, ketua harian Kuda menyayangkan apabila ada sikap seperti itu, dimana saat ini masih dalam tahapan Pilkada dan belum dimulai siapa saja yang bakal maju sebagai Calon Walikota.
“inikan belum apa-apa, tahapan saja belum apalagi nama calon, bentuk loyalitas bawahan terhadap pimpinan sangat wajar, apalagi ini kegiatan untuk memperebutkan piala walikota,kalaupun ASN di proses dasar nya apa,”ucapnya.
Untuk itu, kedatangan walikota di acara tersebut sangat wajar dan sudah menjadi kewajiban camat dan lurah setempat hadir untuk mendampingi .
“toh momen yang dilaksanakan adalah Piala Walikota Depok bukan Piala Mohammad Idris dan saat ini beliau juga belum dinobatkan sebagai Calon Walikota Depok,”tandasnya(nez)










