Interaksi Pemerintah dan Masyarakat Semakin Dekat

- Reporter

Rabu, 18 September 2019 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin menyampaikan bahwa Mal Pelayanan Publik (MPP) semakin mendekatkan hubungan pemerintah dengan masyarakat. Hal ini akan berpengaruh pada kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap pemerintah.

“Mal Pelayanan Publik menumbuhkan interaksi yang semakin dekat antara pemerintah dengan masyarakat, sehingga kepercayaan semakin meningkat. Masyarakat percaya kepada pemerintah,” ujar Menteri Syafruddin saat memberikan arahan pada peresmian MPP Sumedang di Sumedang, Senin (16/09).

Mantan Wakapolri ini menuturkan bahwa pelayanan publik yang berkualitas juga ditandai oleh kebahagiaan dan kepuasan masyarakat. Dimasa mendatang, MPP bukan hanya tentang pelayanan pemerintah, melainkan tentang bagaimana pelayanan yang diberikan bisa memberi kebahagiaan dan kepuasan.

MPP Sumedang merupakan MPP yang kedua di Jawa Barat setelah MPP Bogor. Menteri Syafruddin yakin bahwa nantinya akan banyak instansi pemerintah terutama kabupaten/kota di sekitar Jawa Barat yang akan berkunjung ke MPP Sumedang. “Ini akan jadi fenomena MPP karena akan banyak dikunjungi masyarakat dan instansi pemerintah lainnya,” ujarnya.

Disampaikan, memasuki era globalisasi, pemerintah perlu membangun sistem secara terintegrasi dan digital sehingga adaptif terhadap perubahan. Terlebih, dunia sedang berlomba-lomba untuk mengedepankan keterbukaan atau yang disebut open government.

Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian PANRB saat ini mendorong penerapan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) atau e-government. SPBE akan mengintegrasikan seluruh sistem pemerintah sehingga aplikasi-aplikasi yang dibangun masing-masing instansi pemerintah tidak akan ada lagi. “Sekarang masih silo, dan berdampak pada pemborosan anggaran,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Syafruddin mendorong Kabupaten Sumedang juga melakukan inovasi untuk meningkatkan pelayanan publik. Sejak 2014, Kementerian PANRB telah menggelar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP).

Lewat KIPP, inovasi-inovasi instansi pemerintah memenangkan kompetisi internasional. Pada tahun 2018 dan 2019, Indonesia berhasil meraih penghargaan dari United Nation Public Service Awards (UNPSA). Penghargaan diberikan kepada Kabupaten Teluk Bintuni dengan inovasi Sistem EDAT, dan inovasi PetaBencana.id milik BNPB.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan bahwa pembangunan MPP diwilayahnya merupakan tindak lanjut dari penandatanganan komitmen penyelenggaraan MPP oleh berbagai daerah oleh Menteri PANRB Syafruddin pada 27 Maret 2019, di Kantor Kementerian PANRB. Setelah komitmen tersebut, pihaknya melakukan langkah konkrit dengan melaksanakan koordinasi, renovasi gedung, serta studi tiru terhadap MPP di wilayah lainnya.

“Pembentukan MPP juga sesuai dengan misi daerah kami yang keempat, yakni menata pemerintahan yang responsif. Saya selalu menyampaikan kepada ASN di Sumedang untuk melayani rakyat dengan baik, melayani rakyat dengan mudah, cepat, ringkas, berkualitas, dan bebas KKN,” pungkasnya.

MPP yang ke-17 di Indonesia ini memiliki 361 jenis layanan. Sejak Juli tahun ini, MPP Sumedang telah dilakukan uji coba.

Berita Terkait

Perkuat Pembinaan Muallaf, MUI dan BAZNAS Kota Depok Sepakat Berkolaborasi
Pesantren Leadership Primago Depok & Pesantren Teknologi Informasi dan Komunikasi (PeTik) Sepakati Tingkatkan Kerjasama Antar Lembaga
Jawa Barat Jadi Juara Nasional Pemutakhiran Data Keluarga 2025
RSUD ASA Kota Depok Bantah Isu Negatif, Ungkap Fakta CCTV dan Layanan yang Tetap Berjalan Normal
Menteri Wihaji Sambangi Desa Nagrak, Kerahkan Jajaran Kemendukbangga, Pemkab Bogor dan Warga Gotong Royong Bedah Rumah dan Intervensi Gizi untuk Tekan Stunting
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Hadirkan Konsultan Pendidikan Islam Alumni Gontor Pada Kegiatan Capacity Building 2025
Cetak Sejarah, Laboratorium Pelatihan Program Bangga Kencana Hadir Pertama Kali Di Garut
Puluhan Mahasiswa Universitas Islam Darussalam (UNIDA Gontor) Tes Minat, Bakat  dan Potensi Diri Melalui Tes Primagen

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:22 WIB

Perkuat Pembinaan Muallaf, MUI dan BAZNAS Kota Depok Sepakat Berkolaborasi

Kamis, 4 Desember 2025 - 10:17 WIB

Pesantren Leadership Primago Depok & Pesantren Teknologi Informasi dan Komunikasi (PeTik) Sepakati Tingkatkan Kerjasama Antar Lembaga

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:14 WIB

Jawa Barat Jadi Juara Nasional Pemutakhiran Data Keluarga 2025

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:39 WIB

RSUD ASA Kota Depok Bantah Isu Negatif, Ungkap Fakta CCTV dan Layanan yang Tetap Berjalan Normal

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:00 WIB

Menteri Wihaji Sambangi Desa Nagrak, Kerahkan Jajaran Kemendukbangga, Pemkab Bogor dan Warga Gotong Royong Bedah Rumah dan Intervensi Gizi untuk Tekan Stunting

Sabtu, 29 November 2025 - 14:46 WIB

Cetak Sejarah, Laboratorium Pelatihan Program Bangga Kencana Hadir Pertama Kali Di Garut

Sabtu, 29 November 2025 - 11:44 WIB

Puluhan Mahasiswa Universitas Islam Darussalam (UNIDA Gontor) Tes Minat, Bakat  dan Potensi Diri Melalui Tes Primagen

Jumat, 28 November 2025 - 23:28 WIB

MI MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL Gelar Kegiatan Perkemahan Jumat – Sabtu (Perjusa) Tahun 2025 Bersama Dirgantara Outbond Training

Berita Terbaru