Daud Rasyid: Da’i Alumni eLKISI Ditunggu Umat

- Reporter

Jumat, 26 Juli 2019 - 23:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – “eLKISI ini lembaga yang sudah besar. Umat menunggu para da’i alumni eLKISI untuk membina mereka agar jadi generasi terbaik,” tutur Dr. Daud Rasyid Sitorus dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) eLKISI ke-9 di Ma’had Islamic Center eLKISI Mojokerto, Jawa Timur, Ahad (21/7).

Sekitar 6.000 jama’ah dari berbagai kota hadir dalam perhelatan rutin tahunan ini.

“Mereka adalah wali santri, calon wali santri, donatur, dan masyarakat umum,” ungkap Direktur eLKISI Kyai Fathur Rohman.

Kehadiran ribuan orang tersebut mendatangkan rejeki bagi warga sekitar pesantren. Selain berupa uang jasa parkir kendaraan, juga hasil penjualan makanan, minuman, serta souvenir.

Daud Rasyid menegaskan, di Dunia Barat khususnya Amerika, perkembangan Islam tidak bisa dihadang. Bahkan di Moscow sekalipun, yang pernah jadi pusat atheisme internasional, Islam tidak bisa dibendung.

“Melalui Peristiwa 911, Amerika coba menghadang perkembangan Islam agar demokrasi Amerika eksis,” tutur pendiri Pesantren Al Markaz Qur’an.

“Tapi yang punya agama Islam itu Allah, bukan manusia. Rekayasa 911 justru membuat Islam kian berkembang di Amerika,” lanjutnya.

Pasca 911, ratusan ribu Qur’an dicetak untuk memenuhi tingginya atensi publik pada Kitab Suci umat Islam. Ribuan orang penasaran mempelajari Islam dan akhirnya memeluk agama ini.

“Jika bersyahadat, orang Barat biasanya selain membaca dua kalimat syahadat juga menegaskan bahwa Isa Al Masih adalah hamba Allah,” ujar da’i yang sudah banyak mengislamkan orang di Amerika tersebut.

Daud Rasyid menjelaskan, orang yang masuk Islam karena wasilah atau perantara seperti fenomena di Amerika pasca 911 disebut mendapat hidayatul irsyad wal bayan.

“Menjadi mualaf lewat pencarian dan wasilah seperti dakwah via YouTube. Di AS wasilah-nya stigmatisasi terhadap Islam.”

Ada lagi hidayatul taufiq yang merupakan “hak prerogatif” Allah SWT untuk mendatangkan hidayah dalam hati seorang hamba.

“Hidayatut taufik ini contohnya Abu Thalib, Paman Nabi Muhammad SAW, yang sudah gamblang menerima penjelasan dan bukti kebenaran Islam namun tidak juga memeluk Islam sampai akhir hayatnya,” papar Dr Daud Rasyid.

Karena itu, pembicara menandaskan, da’i alumni eLKISI ditunggu umat untuk menjadi perantara datangnya hidayah.

Berita Terkait

Bakesbangpol Kabupaten Bogor Perkuat Nilai Kebangsaan melalui Rangkaian Pengambilan dan Pengembalian Bendera Pusaka di Pendopo Malasari
Penyerapan KUR di Depok Belum Maksimal, Pemkot Diminta Perkuat Akses Permodalan UMKM
150 KK di Sawangan Baru Terima Bantuan Air Bersih
Komisi VII DPR RI Dalami Penyaluran KUR bagi UMKM di Depok
Pemkot Depok Siapkan Masjid hingga Lahan untuk Kantor Kementerian Haji dan Umrah
Mulai Langkahmu di Industri Kreatif Bersama DD School
220 Bangunan di Jalan Raya Keadilan Depok Ditertibkan, Berdiri di Atas Bantaran Kali
Polres dan Kodim Depok Semprot Jalan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 19:41 WIB

Wujudkan Hunian Layak, Pemkot Depok dan Bank BJB Bedah Rumah Warga Cimanggis

Senin, 14 September 2026 - 19:17 WIB

Mengenal Toca dan Toci, Maskot Porprov XV Jabar dari Kesenian Khas Depok

Senin, 14 September 2026 - 19:14 WIB

Didampingi Wali Kota Depok, Pekerja Hotel Bumi Wiyata Adukan Nasib ke Kang Dedi Mulyadi

Senin, 14 September 2026 - 19:10 WIB

Satpol PP Depok Sita Ribuan Botol Miras Usai Instruksi Pengawasan Wali Kota

Senin, 14 September 2026 - 16:00 WIB

Pemkot Depok Dorong YKI dan PKTP Perkuat Peran Pencegahan Kanker

Senin, 14 September 2026 - 12:54 WIB

FSSKD Siapkan Festival Sepak Bola Grassroot

Senin, 14 September 2026 - 10:01 WIB

Pemkot Depok Komitmen Dukung Bakul Budaya Nusantara Lestarikan Kebudayaan Lokal

Senin, 14 September 2026 - 09:54 WIB

Viral Video Pelajar Beli Miras, Wali Kota Depok Perintahkan Satpol PP Gelar Sidak

Berita Terbaru