Ayyuhal Walad, Sebuah Nasihat Kehidupan

- Reporter

Kamis, 20 Juni 2019 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Pendidikan adab merupakan refleksi pendidikan islam yang bersumber dari kata dasar Ta’dib, kata yang sarat makna dan mendalam. Pendidikan yang beorientasi pada penanaman akhlak karimah yang bersumber dari hikmah yang terpatri dalam ilmu dan amalan, sehingga menciptakan manusia beradab yang memiliki sifat Al-Adalah ( Keadilan )

Kitab Ayyuhal Walad karya Imam Al-Ghazali ( w. 1111 M ) merupakan kitab kecil yang memuat nasihat-nasihat kehidupan. Kitab ini adalah hadiah berharga imam Al-Ghazali, sewaktu muridnya selesai bermulazamah kepadanya. Inilah salah satu cerminan implementasi adab seorang murid pada gurunya, selepas ia menyelesaikan pengembaraan ilmu, lantas ia tidak langsung pergi begitu saja sebelum menerima nasihat wada’ dari sang guru.

Nasihat sang imam sangatlah mendalam dan bernas. Imam Al-Ghazali membuka nasihat dengan menggunakan kata sapaan Ayyuhal Walad yang artinya wahai anakku/ wahai ananda. Hal ini mencerminkan hubungan harmonisasi yang erat, kedekatan bak ayah dan anak dalam proses mulazamah.

Kita coba mengutip sebagian nasihat imam Al-Ghazali kepada salah satu muridnya tersebut :

(1) ” Wahai Ananda, diantara nasihat Rasulullah saw kepada umatnya ialah, bahwa diantara tanda-tanda Allah berpaling dari seseorang adalah orang itu menyibukkan diri dengan hal-hal yang tidak bermanfaat baginya. Dan, jika satu saat saja umur seseorang hilang ( karena digunakan bukan untuk yang semestinya ditentukan Allah ) maka patutlah ia menyesali tanpa putus-putusnya. Juga, barangsiapa yang umurnya melewati 40 tahun, sedangkan amal baiknya belum melebihi amal jahatnya, maka siap-siaplah ia masuk neraka.”

Ngeri sekali. Nasihat yang langsung tertuju pada diri individu setiap orang, perihal efektifitas dan effisiensi waktu dalam kebermanfaatan dijalan Allah. Betapa, waktu begitu berharga dan mahal. Bahkan Rasulullah SAW selalu mewanti-wanti umatnya agar ingat nasihat beliau :

”Dua nikmat, yang kebanyakan manusia terlena adalah nikmat sehat dan waktu luang“. ( HR. Bukhari )

Imam Asy-Syafi’i juga dalam salah satu syairnya berpesan : ”Demi Allah, hakekat pemuda adalah dengab ilmu dan taqwa, jika kedua hal itu tiada padanya maka tak bisa disebut pemuda.”

Allah swt, telah menentukan ajal semua makhluknya, tapi belum menentukan umurnya. Ajal seseorang, hitungannya bisa sama bisa juga tidak, tapi umur manusia hampir pasti berbeda. Pemberian waktu setiap manusia adalah sama ( 24 jam ) tapi output dari waktu tersebut tergantung setiap individu manusia itu sendiri.

Kita berharap dan senantiasa berusaha, waktu yang ada ini, diaplikasikan sesuai dengan kehendak dan keridhoan sang maha Pemberi waktu, sehingga kita termasuk orang yang beradab kepada Allah. Yaitu orang yang mampu menempatkan kesempatan dan kesehatan sesuai dengan yang memberi sehat dan sempat, karena orang yang biadab adalah orang yang menyia-nyiakan keduanya.

(2) Wahai Ananda, Janganlah kamu bangkrut dari amal dan kosong dari ahwal. Yakinlah bahwa ilmu semata-mata tidak bisa menolong.

Ilmu yang bermanfaat adalah yang diamalkan. Ilmu adalah cahaya, menjadi cahaya manakala mampu mengarahkan pemilik ilmu oada jalan yang benar dengan cahaya tersebut, sehingga orang yang berilmu tidak tersesat jalan.

Sepintar apapun orang bermain pedang, manakala ia bertemu musuh, tapi pedang tersebut tak digunakannya maka tidak memberi manfaat. Sepintar apapun orang tentang ilmu, manakala ia bertemu dengan kekeliruan, tapi ilmu tidak digunakan, maka takan memberi penarangan. Semujarab Apapun obar yabg tersedia, manakala pasieun tidak meminumnya, maka tak memberikan efek apa-apa.

(3) Wahai Ananda, diriwayatkan dalam wasiat-wasiat Luqman Al-Hakim kepada purtanya bahwa ia berkata : ”jangan sampai ayam jantan lebih cerdas daripada kamu. Menjelang fajar ia berteriak ketika engkau masih terlelap tidur“.

”Seekor merpati telah nenjerit di kegelapan malam,

Di atas cabang dengan lemah ketika aku sedang tidur,

Aku berdusta, demi rumah Allah, andaikata aku cinta,

Tentu tidaklah aku didahului oleh tangisan merpati,

Dan aku menganggap diriku sangat cinta,

Dan mempunyai rasa cinta kepada Tuhanku,

Ternyata aku tidak menangis, sedangkan binatang-binatang menangis.

Betapa, kedekatan diri ini pada sang pemilik Alam, masih sangat semu. Segala karunia telah Ia gelontorkan besar-besar untuk makhluk kecil bernama Manusia, tapi sang makhluk malah merasa besar dengan keadaannya, padahala semuanya adalah lenaan saja.

Akhirnya, semoga beberapa nashihat dari Imam Al-Ggazali ini menjadi sebuah renungan bagi kita untuk senantiasa menghadirkan kecintaan Allah dalam kehidupan kita. Dan Kami memohon bimbingan rahmat dan hidayah kepada sang Pemilik Alam, sehingga akhir dari kisah hidup kami benar-benar ada dalam keta’atan dan ketaqwaan kepadaNya.

Wildan Fauzi,Tasikmalaya, Juni 2019 Menyongong karunia cinta mentari. Cinta yang tak perlu balasan bagi ia yang diberi.

Berita Terkait

Gelar MeiLawan 2026, ILUNI UI FIB Ajak Masyarakat Merawat Ingatan Tragedi Mei 1998
Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok
SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Tim Marawis Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Unjuk Gigi di Event Lebaran Depok & HUT Kota Depok 2026
Mendapat Tempat Di Hati Warga, Pengunjung Lebaran Depok 2026 Membludak Hingga 70 Ribu Orang
Komunitas Seni Tim Ilustrasi Depok Ikut Memeriahkan Event Lebaran Depok & HUT Kota Depok 2026 Dengan Penampilan Pantomime dan Modern Dance
Wakil Rakyat Depok Kompak Tampil Retro, Fashion Show Jadul Lebaran Depok Banjir Gelak Tawa
Wali Kota Depok Supian Suri Tampil Nyentrik, Dorong ASN Ramaikan Produk UMKM di Lebaran Depok 2026

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:32 WIB

Gelar MeiLawan 2026, ILUNI UI FIB Ajak Masyarakat Merawat Ingatan Tragedi Mei 1998

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:14 WIB

Meriahkan HUT Kota Depok ke 27th, Warga RT 02 Penggulan Pengasinan Sawangan Bersama LKSA Primago Gelar Bekam dan Bazar Baju Gratis 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:53 WIB

Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:36 WIB

SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Senin, 11 Mei 2026 - 21:43 WIB

Tim Marawis Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Unjuk Gigi di Event Lebaran Depok & HUT Kota Depok 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:31 WIB

Komunitas Seni Tim Ilustrasi Depok Ikut Memeriahkan Event Lebaran Depok & HUT Kota Depok 2026 Dengan Penampilan Pantomime dan Modern Dance

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:19 WIB

Wakil Rakyat Depok Kompak Tampil Retro, Fashion Show Jadul Lebaran Depok Banjir Gelak Tawa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:56 WIB

Wali Kota Depok Supian Suri Tampil Nyentrik, Dorong ASN Ramaikan Produk UMKM di Lebaran Depok 2026

Berita Terbaru