Protes Warga Limo Terkait Proyek Tol Desari yang Mengakibatkan Lingkungan Mereka Kekeringan Air

- Reporter

Minggu, 16 Juni 2019 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Keluhan warga atas dampak yang ditimbulkan oleh proyek pembangunan Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) seakan tidak ada habisnya.

Bila sebelumnya, warga mengeluhkan proyek Tol Desari karena menyebabkan banjir, kali ini, warga RT 03/02 dan RT 04/02 Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok, melayangkan protes akibat dampak kekeringan air.

Lurah Grogol, Danu, mengatakan, pekan depan pihaknya melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Grogol akan melayangkan surat protes kepada pelaksana pembangunan Tol Desari.

Surat protes tersebut diajukan untuk meminta solusi dari pihak pengembang atas dampak kekeringan air akibat proyek jalan tol tersebut.

“Kurang lebih ada 40 rumah atau KK (Kepala Keluarga) yang mengalami kekeringan akibat proyek tol itu,” kata Danu kepada wartawan, Jumat (14/6/2019).

Sebagai langkah awal untuk mengurangi beban kekeringan dari dampak pembangunan tol, kata Danu, pihaknya sampai meminta bantuan air bersih kepada PDAM dan dinas terkait.

“Ini kan masih tanggung jawab pengelola tol.”

“Kami meminta itu sebagai solusi agar warga kami tidak terus mengalami kekeringan,” bilangnya.

Ketua RT 04/02 Kelurahan Grogol, Endri, menyampaikan, selama ini proyek pembangunan tol Desari memang sering menyebabkan masalah, mulai dari banjir hingga kekeringan yang terjadi saat ini.

“Warga di sini kekurangan air dampak akibat pembangunan tol Desari tahap II yang membelah RT 04/02 Kelurahan Grogol,” kata Endri.

Warga mengeluhkan lingkungan warga yang berbatasan langsung dengan proyek tol Desari tahap II berdampak kekeringan karena kedalaman pengerukan tanah yang terdampak tol Desari mencapai delapan meter.

“Ada beberapa faktor yang menyebabkan kekeringan, karena kemarau panjang, dan dampak pembangunan Tol Desari tahap II.”

“Rata-rata warga masih menggunakan air tanah, sehingga sangat dirugikan,” ungkapnya.

Selain dampak kekeringan, warga, kata Endri, juga mengeluhkan jam operasional pekerjaan proyek yang tak kenal waktu, bahkan acap berlangsung hingga tengah malam.

“Warga terganggu karena jam operasional proyek yang tidak menentu, bahkan bisa sampai jam sebelas malam. Warga jadi enggak bisa tidur,” katanya.

Berita Terkait

Harga Avtur Meroket, Presiden Prabowo Pasang Badan: Tambahan Biaya Haji Tak Boleh Bebani Jemaah!
Pahit! Drama Metropolitano: Barcelona Menang di Kandang Atletico, Namun Gagal ke Semifinal
Iran Ejek Trump Gagal Blokade Laut: Selat Hormuz Bukan Media Sosial
Apa yang Disepakati dari Pertemuan Sjafrie dan Menteri Perang AS di Pentagon?
Menlu Iran-Utusan AS Diklaim Hampir Baku Hantam saat Nego, Gegara Apa?
Isu Geopolitik Memanas, Pemerintah Pastikan Keamanan Jemaah Haji 2026
2.423 Jemaah Haji Depok Siap Berangkat, Enam Kloter Diberangkatkan Mulai 22 April 2026
Diskarpus Depok Genjot Digitalisasi Buku Letter C di 17 Kelurahan Tahun 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:01 WIB

Harga Avtur Meroket, Presiden Prabowo Pasang Badan: Tambahan Biaya Haji Tak Boleh Bebani Jemaah!

Rabu, 15 April 2026 - 12:47 WIB

Pahit! Drama Metropolitano: Barcelona Menang di Kandang Atletico, Namun Gagal ke Semifinal

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Iran Ejek Trump Gagal Blokade Laut: Selat Hormuz Bukan Media Sosial

Rabu, 15 April 2026 - 09:29 WIB

Apa yang Disepakati dari Pertemuan Sjafrie dan Menteri Perang AS di Pentagon?

Rabu, 15 April 2026 - 09:26 WIB

Menlu Iran-Utusan AS Diklaim Hampir Baku Hantam saat Nego, Gegara Apa?

Rabu, 15 April 2026 - 08:04 WIB

2.423 Jemaah Haji Depok Siap Berangkat, Enam Kloter Diberangkatkan Mulai 22 April 2026

Rabu, 15 April 2026 - 08:01 WIB

Diskarpus Depok Genjot Digitalisasi Buku Letter C di 17 Kelurahan Tahun 2026

Rabu, 15 April 2026 - 07:59 WIB

Jelang HUT ke-27, PUPR Depok Masifkan Penataan Kabel Udara di Berbagai Titik Strategis

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Iran Ejek Trump Gagal Blokade Laut: Selat Hormuz Bukan Media Sosial

Rabu, 15 Apr 2026 - 09:32 WIB