Hasil Multaqo Ulama dan Habaib: Mari Bersatu dan Tolak Provokasi Inkonstitusional

- Reporter

Sabtu, 4 Mei 2019 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Ribuan Ulama, Habaib dan Cendekiawan Muslim menggelar pertemuan (Multaqo) menyikapi situasi dan kondisi bangsa saat ini. Pertemuan dilakukan agar stabilitas keamanan tetap terjaga dan ukhuwah Islamiyah.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan, tujuan diadakannya multaqo atau pertemuan antara ulama, habaib, dan cendekiawan muslim yang digelar di Jakarta, pada Jumat (3/5) malam bertujuan untuk persatuan bangsa Indonesia usai Pemilu 2019. Pertemuan digelar di Hotel Kartika Chandra.

“Mari kita bangun kembali persatuan yang sangat mahal harganya ini dan tolak provokasi Inkonstitusional,” ujar Said Aqil, saat ditemui disela acara.

Said Aqil menambahkan bahwa pertemuan Ulama dan Habaib yang digelar kali ini adalah pertemuan yang dihadiri ulama yang benar-benar ulama.

“Pertemuan ini yang bertemu adalah yang betul-betul ulama, Habaib. Ulama yang memiliki pesantren, yang memiliki umat, yang betul-betul paham tentang agama dan ulama yang betul-betul hidup bersama umat,” kata Said Aqil.

Para ulama sepakat bahwa hukum taat kepada ulil amri adalah wajib. Kaum muslimin tidak diperolehkan memberontak ulil amri. Prinsip ini menjadi pegangan dalam berbangsa dan bernegara.

Ulil amri adalah orang atau lembaga yang memiliki kekuasaan karena diberi otoritas oleh Negara. Oleh karena itu jika dikaitkan dengan permasalahan pemilu, ulil amrinya adalah KPU (Komisi Pemilihan Umum), Bawaslu, dan MK.

Said Aqil mengimbau agar seluruh umat Islam menunjukkan dan membuktikan bahwa bangsa Indonesia mengerti demokrasi dan memiliki kesadaran yang baik dalam bernegara

“Tunjukkan bangsa Indonesia yang bersifat Islam, paham demokrasi, dewasa berdemokrasi, matang bernegara,” tutup Said Aqil dalam keterangan pers (3/5/2019)

Acara multaqo ini diinisiasi oleh KH Maimun Zubair (Mbah Moen) dan Habib Luthfi bin Yahya serta dihadiri 1.500 orang peserta dari para ulama sepuh, berbagai ormas, para habaib, dan para cendekiawan muslim.
[08:11, 5/4/2019] Rohmat Rospari: wokeh…

Berita Terkait

SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Aksi Plogging Mahasiswa UI dan RRD di CFD Margonda, Olahraga Sambil Rawat Lingkungan
PRIMAGEN Buka Stand di Festival Batu Akik KOOD Berbudaya, Hadirkan Edukasi Pemetaan Potensi Anak
Hujan Abu Diduga Erupsi Gunung Marapi Turun Saat Festival Musik di Bukittinggi
Saiful Chaniago Menilai 2 Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo Memastikan Indonesia Menjadi Lebih Berintegritas
Mau Masuk Gontor 2027, Yuk ikuti Kegiatan Try Out Masuk Gontor 2027 Bersama Bimbel Primago
Gelar Kegiatan LDKS 2026, SMK Kebon Jeruk Jakbar Gandeng Dirgantara Outbond Training
PKBM PRIMAGO INDONESIA Raih 4 PIALA dan Menjadi Kontingen Terbaik di Ajang Gema Tunas PKBM V Se Jawa Barat Tahun 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Perbaikan Trotoar Amblas SeCawan Depok Dikerjakan Pekan Depan, Rekayasa Lalu Lintas Siap Diberlakukan

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Kodim 0508/Depok Tegaskan Komitmen Jaga Kedaulatan Wilayah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Puskesmas Sukmajaya Buka Layanan Pemeriksaan Kesehatan 351 Calon Jemaah Haji

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Penataan Pasar Cisalak Targetkan Awal 2028 Bebas Pedagang Kaki Lima di Badan Jalan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Langgar Garis Sempadan Sungai dan Situ, DPUPR Depok Pasang Plang Pemberitahuan di Tiga Perumahan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Libatkan UMKM dalam Perjalanan Umrah, Pemkot Depok Apresiasi Langkah Tamsyi Tour

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Pemkot Depok Evaluasi Total Layanan Kesehatan Usai Meninggalnya Bayi Saat Persalinan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:50 WIB

TPS Liar di Sukatani Depok Dikeluhkan Warga, Tumpukan Sampah di Jalan Kapitan 3 Tak Kunjung Teratasi

Berita Terbaru