oleh

Bukan Hanya Hal Negatif, Sambal Juga Memiliki Hal Positif Bagi Tubuh

 

 

Siarandepok .com – Banyak makanan sampingan yang menjadi peneman makanan utama, salah satunya adalah sambal. Rasa pedas yang diberikan sambal ini menjadi alasan warga Indonesia tak bisa makan tanpa sambal.

Akan tetapi, sebenarnya selain menambah rasa pedas dan sedap, sambal juga memiliki sejumlah manfaat yang memang jarang diketahui manusia.

1. Kaya Vitamin A dan Vitamin C

Ada ribuan jenis cabai di dunia. Meski jenisnya berbeda-beda, secara umum cabai memiliki kandungan nutrisi yang serupa satu sama lain, misalnya saja cabai hijau. Sekitar 115 gram cabai hijau mengandung kalori, gula, karbohidrat, dan lemak dalam jumlah sedikit.

Menariknya lagi, cabai hijau tidak mengandung kolesterol sehingga aman untuk kadar lemak darah kita. Selain itu, perpaduan cabai dan tomat dalam sambal mengandung vitamin C dan vitamin A tinggi.

2. Menghilangkan Rasa Sakit

Manfaat sambal yang satu ini ternyata berasal dari kandungan capsaicin pada cabai. Capsaicin adalah senyawa kimia aktif dalam cabai yang memberikan sensasi panas dan pedas.

Namun jangan salah, capsaicin pada cabai ini juga memiliki sifat analgesik yang dapat membantu menghilangkan rasa sakit pada tubuh.

3. Menurunkan Berat Badan

Hal ini dibuktikan melalui sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti asal UCLA Center for Human Nutrition, Los Angeles tahun 2010 silam. Para ahli melibatkan sekitar 34 orang untuk mengonsumsi makanan cair rendah kalori selama 28 hari.

Setelah itu secara acak, sebagian peserta diberikan suplemen yang mengandung senyawa capsaicin bernama dihydrocapsiate (DCT), sementara sebagian lainnya hanya diberikan pil plasebo. Para ahli menemukan bahwa kandungan DCT pada suplemen dapat meningkatkan proses penurunan berat badan.

4. Mencegah Kanker

Kandungan capsaicin pada sambal memberikan dampak positif dalam menangkal sel kanker. Meski prosesnya belum diketahui dengan jelas, para ahli meyakini bahwa capsaicin dapat meningkatkan apoptosis, yaitu proses matinya sel-sel yang tidak diperlukan tubuh, termasuk juga sel kanker.

Selain itu, kandungan antioksidan pada cabai tidak hanya sekadar menangkal radikal bebas, tapi juga mencegah tumbuhnya sel kanker dalam tubuh.

Penulis: Inggiet Yoes

Editor: Faisal Nur Fatullah

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru