DLHK Pangkas Pohon untuk Hindari Bahaya

- Reporter

Jumat, 29 Maret 2019 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Memasuki musim hujan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok mengintensifkan pengawasan pada sejumlah pohon yang rawan tumbang.

Untuk pohon yang sudah tua atau pun terlalu rindang, petugas rutin melakukan pemangkasan agar saat hujan dan angin kencang tidak menimpa pengendara yang melintas.

“Kami memiliki tim yang rutin melakukan monitoring ke berbagai titik pohon yang berpotensi tumbang. Tim kami juga melakukan pengawasan ke pohon yang sudah rindang untuk segera dipangkas,” ujar Kasi Tata Lingkungan dan Observasi DLHK, Rizal, Rabu (27/3).

Dirinya mengatakan, pemeliharaan pohon-pohon pinggir jalan di Depok terus dilakukan, khususnya di titik-titik yang rawan pohon tumbang antara lain di Jalan Sentosa Raya, Jalan Akses UI, Jalan Juanda, dan Jalan Raya Bogor.

“Di jalan tersebut, kami melakukan peningkatan identifikasi kerawanan pohon oleh petugas di lapangan maupun tindak lanjut dari laporan masyarakat,” jelasnya.

Dirinya juga menyebut, saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi pada setiap kecamatan untuk mengambil sikap dalam prioritas penanganan pohon yang rawan tumbang.

Dia juga meminta masyarakat untuk mewaspadai pohon-pohon tua yang rawan roboh. Begitu pun saat hujan, warga diminta tidak berteduh di bawah pohon karena biasanya saat hujan diiringi angin besar sehingga dikhawatirkan tertimpa pohon tumbang tersebut.

“Pohon-pohon yang umurnya sudah tua sangat rentan roboh dan membahayakan bagi warga, khususnya pengendara kendaraan. Terlebih, saat ini cuaca hujan cenderung berangin kencang,” pungkasnya.

Kemarin pihak DLHK memangkas pohon yang terlalu rindang di Jalan Pramuka, Mampang, Pancoranmas.

Sementara, warga Kelurahan Mampang, Muhamad Adli mengatakan belakangan cuaca tidak menentu, bisa tiba-tiba angin kencang dan hujan deras.

“Kalau ditebang saya tidak khawatir kalau tiba-tiba angin kencang,” tukas Adli.

 

Penulis: Ardiansyah Septian

Editor: Faisal Nur Fatullah

 

Berita Terkait

Disporyata Resmi Membuka Rangkaian Audisi Abang Mpok Depok 2026
Rayakan Sejarah 3 Abad, Pemkot Gelar Festival Depok Heritage 2026 Akhir Pekan Ini
Gebrakan Kesadaran Lingkungan, Opsih di Tapos Hidupkan Kembali Budaya Kerja Bakti
PLN Lakukan Pemeliharaan Bay Menes di GI Chandra Asri untuk Jaga Keandalan Pasokan Listrik
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Turut Hadir pada Acara Sarasehan Nasional Pesantren dalam Rangka Memperingati 100 thn Gontor
18 Lembaga Pendidikan Hadiri Kegiatan Workshop Manajemen “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026
Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda Pelepasan Siswa TK B ALFABETA – Bukit Dago
Korban Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah Bertambah Jadi Tiga Orang

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:53 WIB

Disporyata Resmi Membuka Rangkaian Audisi Abang Mpok Depok 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:20 WIB

Rayakan Sejarah 3 Abad, Pemkot Gelar Festival Depok Heritage 2026 Akhir Pekan Ini

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:16 WIB

Gebrakan Kesadaran Lingkungan, Opsih di Tapos Hidupkan Kembali Budaya Kerja Bakti

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:43 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 3 Jakarta Selatan Gelar Outing Activities Kelas IX Ke Yogyakarta Tahun 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:15 WIB

PLN Lakukan Pemeliharaan Bay Menes di GI Chandra Asri untuk Jaga Keandalan Pasokan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:40 WIB

18 Lembaga Pendidikan Hadiri Kegiatan Workshop Manajemen “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:38 WIB

Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda Pelepasan Siswa TK B ALFABETA – Bukit Dago

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:07 WIB

Korban Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah Bertambah Jadi Tiga Orang

Berita Terbaru