Kemenristek Dikti ‘Kunci’ Peserta yang Akan Lolos SNMPTN 2019

- Reporter

Sabtu, 23 Maret 2019 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) merupakan salah satu jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan nilai rapor dan potensi akademik. Sebanyak 92.331 peserta dari 478.608 yang mendaftar, dinyatakan lolos SNMPTN 2019.

Ada 18.206 sekolah yang siswanya mengikuti SNMPTN 2019. Pengumuman peserta yang lolos disampaikan Kemenristekdikti pada 23 Maret 2019.

“Dibandingkan 2018, jumlah yang diterima ada peningkatan,” kata M. Nasir di gedung D Kemenristek Dikti, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/3).

Bagi para lulusan SMA/SMK sederajat yang lolos SNMPTN rupanya tak akan bisa mengikuti SBMPTN atau tes masuk dengan sistem ujian tulis. Hal tersebut lantaran Kemenristekdikti mulai memberlakukan sistem ‘kunci’.

Sebab, menurut pengalamannya, calon mahasiswa yang kembali mendaftar jalur SMBPTN membuat adanya kursi kosong pada kuota SNMPTN.

“Yang perlu kita kunci kembali banyak. Yang daftar di SNMPTIN kemudian diterima, setelah diterima dia mendaftar di SMBPTN, akhirnya kursinya kosong. Akhirnya kami kunci yang sudah diterima di SNMTPN, tidak bisa mendaftar SMBPTN,” tutur M Nasir.

Peserta yang lolos SNMPTN akan dinyatakan diterima di PTN tujuan dengan syarat lolos verifikasi data akademik dan persyaratan lain yang akan dilaksanakan oleh PTN tempat peserta diterima.

“Rapor dan portofolio asli, serta menunjukan ijazah atau Surat Keterangan Tanda Lulus (SKTL) asli,” ujar Ketua Panitia Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi.

Sementara peserta yang lulus SNMPTN melalui jalur Bidikmisi harus lolos verifikasi data akademik serta data ekonomi keluarga.

Bagi mereka yang lolos, diingatkan lagi jangan sampai lupa untuk melakukan daftar ulang di PTN tujuan. Caranya, bisa dilihat di website kampus masing-masing.

 

Penulis : Muthia Dewi Safira

Berita Terkait

Harga Avtur Meroket, Presiden Prabowo Pasang Badan: Tambahan Biaya Haji Tak Boleh Bebani Jemaah!
Pahit! Drama Metropolitano: Barcelona Menang di Kandang Atletico, Namun Gagal ke Semifinal
Iran Ejek Trump Gagal Blokade Laut: Selat Hormuz Bukan Media Sosial
Apa yang Disepakati dari Pertemuan Sjafrie dan Menteri Perang AS di Pentagon?
Menlu Iran-Utusan AS Diklaim Hampir Baku Hantam saat Nego, Gegara Apa?
Isu Geopolitik Memanas, Pemerintah Pastikan Keamanan Jemaah Haji 2026
2.423 Jemaah Haji Depok Siap Berangkat, Enam Kloter Diberangkatkan Mulai 22 April 2026
Diskarpus Depok Genjot Digitalisasi Buku Letter C di 17 Kelurahan Tahun 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:01 WIB

Harga Avtur Meroket, Presiden Prabowo Pasang Badan: Tambahan Biaya Haji Tak Boleh Bebani Jemaah!

Rabu, 15 April 2026 - 12:47 WIB

Pahit! Drama Metropolitano: Barcelona Menang di Kandang Atletico, Namun Gagal ke Semifinal

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Iran Ejek Trump Gagal Blokade Laut: Selat Hormuz Bukan Media Sosial

Rabu, 15 April 2026 - 09:29 WIB

Apa yang Disepakati dari Pertemuan Sjafrie dan Menteri Perang AS di Pentagon?

Rabu, 15 April 2026 - 09:26 WIB

Menlu Iran-Utusan AS Diklaim Hampir Baku Hantam saat Nego, Gegara Apa?

Rabu, 15 April 2026 - 08:04 WIB

2.423 Jemaah Haji Depok Siap Berangkat, Enam Kloter Diberangkatkan Mulai 22 April 2026

Rabu, 15 April 2026 - 08:01 WIB

Diskarpus Depok Genjot Digitalisasi Buku Letter C di 17 Kelurahan Tahun 2026

Rabu, 15 April 2026 - 07:59 WIB

Jelang HUT ke-27, PUPR Depok Masifkan Penataan Kabel Udara di Berbagai Titik Strategis

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Iran Ejek Trump Gagal Blokade Laut: Selat Hormuz Bukan Media Sosial

Rabu, 15 Apr 2026 - 09:32 WIB