Cerita Masa Lalu Depok Sebagai Ikon Kota Belimbing

- Reporter

Rabu, 6 Maret 2019 - 12:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Anak generasi milenial mungkin tidak tahu apa ikon dari kota Depok, ini disebabkan karena kini ikon Kota Depok  sebagai Kota Belimbing semakin meredup seiring menyusutnya lahan pertanian dan banyaknya perumahan.

Kota Depok terbentuk pada tahun 1999, dengan luas wilayah 20.029 meter persegi dan memiliki enam kecamatan.

Salah satu potensi masyarakat yang tampak berkembang saat itu adalah tanaman belimbing hingga akhirnya Kota Depok ini mendapat julukan sebagai Kota Belimbing. Tapi itu hanyalah cerita dahulu yang diceeitakan oleh Haji Dhani (76), seorang pedagang belimbing di Kota Depok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Haji Dhani memiliki satu pohon belimbing yang masih berdiri kokoh di samping rumahnya yang berada di Jalan Furqon, Beji, Depok. Tidak hanya pohon belimbing, Dhani banyak menanami berbagai jenis buah di kebunnya.

Ia mengatakan, ketika tahun 1980-an banyak warga di Depok yang menanami pekarangan rumahnya dengan pohon belimbing. Rata-rata dahulu satu rumah memiliki lima hingga sepuluh pohon belimbing di pekarangannya.

“Dulu mah saya punya 10 pohon belimbing di pekarangan rumah, sekarang mah punya satu saja sudah syukur ya,” ucapnya di Jalan Furqon, Beji.

Ia juga mengatakan, dari kebun belimbingnya ia dapat menyekolahkan empat orang anaknya hingga lulus kuliah dari Universitas Indonesia jurusan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).

Pria paruh baya tersebut berjualan belimbing keliling Margonda untuk mencari pelanggan selama puluhan tahun. Biasanya ia jual dengan kisaran harga Rp 10.000. Dengan keuntungan yang lumayan pada zaman dulu, Dari uang yang dikumpulkan dengan berjualan belimbing, ia dapat membuka usaha sembako.

Tidak hanya menjual belimbing, ia juga menjual buah-buah lainnya yang didapat dari kebunnya.

“Jadi misalnya kalau sekarang kan belimbing lagi belum berbuah, saya jualan pisang atau rambutan. Kalau belimbing lagi pada berbuah pasti jualannya belimbing,” ucap pria ini sambil tersenyum.

Meski usianya tak lagi muda, namun semangat Dhani tak kunjung surut untuk mengais rezeki.

Dengan menjadi pedagang belimbing, ia dapat kenal dengan banyak orang. Baik sesama pedagang, sopir angkot, bahkan mahasiswa yang sering menjadi pelanggannya.

 

Penulis : Inggiet Yoes

Editor : Muthia Dewi Safira

 

<

Berita Terkait

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?
Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah
Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”
Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat
Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T
Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru