oleh

Apakah Kamu “Bipolar” ?

Banyak keadaan yang menyebabkan gangguan kejiwaan yang di alami oleh setiap manusia. Baik gangguan atau bawaan sejak lahir atau gangguan yang dialami nya akibat keadaan atau lingkungan di mana pribadi tersebut berada. Deteksi gangguan bipolar kadang cukup sudah untuk di lakukan mengingat orang yang mengalami masalah tersebut tidak hanya dapat di prediksi melalui sifat. Bahkan sulitnya mendeteksi gangguan yang satu ini mengakibatkan kita tidak sadar bahwa ada orang di sekitar kita mengalami hal tersebut. Lebih memahami keadaan ini untuk mencegah orang-orang di sekitar mengalaminya di rasa sangat penting.

Mengingat jika masalah gangguan ini di biarkan berlarut-larut akan membawa dampak yang kurang baik bagi penderitanya. Bahkan lebih jauh jika hal ini di biarkan terus menerus si penderita akan melakukan hal yang membahayakan diri dan jiwanya. Dan nantinya jika hal ini di alami oleh keluarga atau orang-orang di sekitar anda segera hubungi psikiater agar gangguan ini dapat segera di tangani. Serta nantinya keadaan si penderita tidak bertambah parah dan sulit untuk di tangani. Berikut beberapa cara deteksi gangguan bipolar terhadap orang-orang di sekitar anda :

Deteksi gangguan bipolar serta cara menanganinya

1. Pembawaan penderita

Yang di maksud dari pembawaan penderita dalam deteksi gangguan bipolar adalah sifat serta perilaku seorang penderita gangguan tersebut. Sifat atau kebiasaan yagn dapat menjadi tolak ukur dalam melakukan deteksi dini adalah seringnya panik berlebihan dan depresi. Dua hal ini biasanya sering terjadi pada orang yang memiliki gangguan jiwa tersebut. Memang kebanyakan gangguan jiwa yang di alami oleh seseorang di akibatkan depresi atau keadaan yang dimana si penderita sangat tertekan. Sehingga gangguan jiwa tersebut dapat di alaminya.
Dalam beberapa keadaan penyakit mental atau jiwa tidak hanya gila saja melainkan banyak beberapa penyakit jiwa yang di alami oleh seseorang dengan berbagai jenis. Perbedaan gangguan tersebut tentunya tidak terlepas dari lingkungan penderita. Banyaknya pikiran dan tekanan yang tidak dapat di selesai kan dengan mengakibatkan hal tersebut menjadi masalah yang terpendam. Dan jika terus di biarkan penderita akan mengalami tekanan dan mengakibatkan gangguan bipolar semakin parah. Melakukan deteksi gangguan bipolar sangat penting untuk menanggulangi masalah ini sebelum semakin parah.

2. Mudah berubah

Selain beberapa hal di atas melakukan deteksi gangguan bipolar juga dapat di tandai dengan mudah nya seseorang berubah suasana hati. Misalkan yang tadinya tersenyum tiba-tiba berubah menjadi marah tanpa sebab yang jelas. Namun tidak semua kasus bipolar mengalami kecenderungan yang satu ini. Akan tetapi hal ini bisa dapat di jadikan patokan jika seseorang mengalami gangguan tersebut. Keadaan yang satu ini merupakan tahap awal dari seseorang mengalami gangguan bipolar yang nantinya dapat naik ke tahap berikutnya.

Tahap berikutnya dari ciri yang satu ini adalah nantinya seseorang yang mengalami masalah tersebut akan mudah depresi. Meskipun dapat di katakan hal yang membuatnya depresi tersebut bukan lah hal yang menurut orang pada umumnya berat. Maksudnya hal yang sepele menurut kita merupakan hal yang sangat berat dan menjadikannya stress. Dalam hal ini, deteksi gangguan bipolar sangat penting agar pikiran dari orang tersebut tidak jauh terganggu. Bahkan sebelum terlambat anda dapat melakukan pencegahan dini sebelum terlalu parah.

3. Frustasi

Dalam melakukan deteksi gangguan bipolar anda juga dapat melihat orang yang mengalami hal ini memiliki kecenderungan frustasi. Frustasi yang di maksud di sini adalah seseorang yang mengalami masalah ini akan mudah putus asa terhadap masalah kehidupan yang dialaminya. Seperti ingin menyelesaikan tanpa berpikir panjang atau bahkan lebih memilih bunuh diri dari pada menghadapi atau menyelesaikan masalah hidupnya. Hal ini terjadi karena seorang individu telah lelah baik fisik maupun psikis. Sehingga setiap permasalahan berat yang menimpanya seakan tidak ada solusi dan jalan keluar lagi untuk mengatasi masalah tersebut.

Cukup sering bagi beberapa orang yang mengalami masalah gangguan ini lebih memilih bunuh diri di karena kan masalah yang dia hadapi. Secara garis besar kebanyakan orang yang mengalami hal ini dan memilih bunuh diri dikarenakan masalah yang menimpanya adalah akhir dari hidupnya. Bahkan lebih jauh seakan-akan dunia telah jatuh menimpanya seorang diri. Dalam deteksi gangguan bipolar secara dini semua hal dengan pola pikir pendek tersebut tidak dilakukan oleh penderita. Serta agar apa yang menimpanya tersebut tidak menjadikanya menyiksa diri sendiri akibat apa yang dia alami.

4. Solusi dini

Ketika anda telah berhasil melakukan deteksi gangguan bipolar, dan ternyata ada anggota keluarga anda yang mengalami hal tersebut. Akan lebih baik jika anda sebagai orang terdekat untuk memberinya semangat. Serta yakinkan bahwa ada orang lain yang peduli dengan keadaan yang di alami nya. Hal ini di katakan sangat penting agar seorang penderita gangguan ini tidak merasa sendiri dalam menghadapi masalahnya. Beri motivasi dan semangat selalu agar merubah dan menekan perilaku dari gangguan tersebut agar tidak bertambah parah.

Beberapa orang setelah melakukan deteksi gangguan bipolar dan salah satu orang terdekatnya atau keluarganya mengetahui bahwa orang tersebut mengalaminya. Tidak jarang mereka untuk membawanya pada dokter atau seorang psikiater. Hal ini memang perlu untuk nantinya mendapat saran dalam melakukan langkah selanjutnya. Akan tetapi tidak jarang pula mereka hanya di berikan obat penenang untuk mengatasi masalah yang ia alami tersebut. Namun jika obat tersebut nantinya akan membuat ketergantungan tentunya hal tersebut hanya akan menambah masalah bukan menyelesaikan.

5. Pendekatan dalam berbagai sudut

Melakukan dengan berbagai sudut ketika seorang di antara anda telah di deteksi gangguan bipolar. Yang dimaksud dengan pendekatan berbagai sudut ini adalah baik dari sudut keluarga sebagai orang terdekat dan agama untuk rohani. Yang paling dibutuhkan seseorang yang mengalami hal ini adalah mereka yang peduli dan mau mendengarnya. Agar tidak merasa sendiri dan berpikiran sempit dengan mengakhiri hidupnya. Dan dalam sisi rohani inilah yang sangat penting untuk di tanamkan kepada seseorang yang mengalami hal tersebut.

Melakukan pendekatan dari sisi rohani merupakan sebagai solusi atas segala kecemasan dan keresahan hidup yang di alaminya. Dengan sentuhan rohani inilah seseorang dapat berdamai dengan diri sendiri dan mau menghadapi setiap permasalahan yang ada dalam hidupnya dengan tenang dan sabar. Dan yang paling penting selalu mengedepankan hal positif dari pada mengakhirinya dengan hal negatif. Tidak ada salah nya untuk melakukan hal tersebut pada sanak saudara anda ataupun rekan terdekat anda yang di deteksi gangguan bipolar. Karena kebanyakan pengidap masalah ini para remaja yang menginjak dewasa.

Kurang matang nya pola berpikir dan bersikap menjadikan salah satu penyebab seseorang di deteksi gangguan bipolar. Terutama mereka yang jauh dengan sentuhan rohani dalam menjalani hidupnya. Serta salah dalam pergaulan dan lingkungan yang tidak baik menjadi hal yang sangat bertanggung jawab dalam masalah gangguan ini. Sehingga ketika menghadapi sesuatu yang di anggap di luar batas kemampuannya seseorang tersebut akan segera terjatuh dan menyerah. Sayangi orang-orang di sekitar anda agar tidak mengalami hal tersebut, tidak dan selalu ingat tidak ada masalah tanpa solusi.

 

Penulis: Hanna Dwi Fajrini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru