Tiga Warga Kota Bekasi Terancam Terinfeksi Difteri

- Reporter

Senin, 4 Maret 2019 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Difteri adalah penyakit infeksi menular yang gejalanya berupa sakit tenggorokan, demam, dan terbentuknya lapisan di amandel serta tenggorokan. Biasanya penyakit ini menyerang anak-anak, tetapi tidak menutup kemungkinan jika orang dewasa terserang penyakit tersebut, seperti tiga warga kota bekasi yang terancam terinfeksi difteri.

Hingga kini, mereka masih mendapat perawatan dari rumah sakit dan pengawasan dari Dinas Kesehatan setempat dalam proses penyembuhan.

“Masih dugaan karena hasil uji laboratorium dari Badan Teknologi Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan belum kami dapatkan,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezi Syukrawati, minggu (3/3).

Dezi mengatakan, tiga orang yang diduga suspek difteri ini terungkap saat mereka menjalani pemeriksaan di rumah sakit di DKI Jakarta beberapa hari lalu.

Gejala penyakit yang mereka alami mirip seperti difteri, yakni kerongkongan sakit, batuk, demam tinggi, hingga mengeluarkan lendir di bagian hidung.

Atas gelaja itu, rumah sakit kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mengawasi pasien tersebut.

“Kondisi pasien saat ini masih dalam proses penyembuhan, kita masih menunggu hasil laboratorium karena demam yang mereka alami bisa saja karena penyakit DBD atau tifus,” ujarnya.

Berdasarkan catatannya, pada 2018 lalu, jumlah kasus yang diduga suspek difteri mencapai 26 orang. Namun setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan, empat orang dinyatakan positif. Lalu satu di antaranya meninggal dunia karena daya tahan tubuhnya tidak mampu mengalahkan virus tersebut.

Sementara untuk periode 2017 lalu, jumlah kasus yang diduga suspek difteri ada 26 orang juga dan empat orang di antaranya positif difteri. Namun mereka dinyatakan sembuh dari penyakit itu setelah mendapat serangkaian pengobatan.

 

Penulis : Inggiet Yoes

Editor : Faisal Nur Fatullah

 

Berita Terkait

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026
Temui Ratusan TPK, Menteri Wihaj Pastikan Distribusi MBG 3B di Cianjur Berjalan
52 RTLH di Depok Direnovasi Lewat Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Merah Putih
Maksimalkan Penyaluran SPPT, Petugas RW 04 Pondok Cina Datangi Rumah Warga
Tiga Unit Kerja Pemkot Depok Raih Penghargaan Ombudsman atas Kualitas Pelayanan Publik
Alia Hospital Biayai BPJS Ketenagakerjaan 500 Ojol, Pemkot Depok Beri Apresiasi
Ringankan Beban Dapur Jelang Ramadan, Pemkot Depok Hadirkan “Pasar Murah” di Kalibaru Besok
Damkar Depok Respons Cepat Kebakaran Rumah di Abadijaya, Dua Nyawa Berhasil Diselamatkan

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:30 WIB

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:08 WIB

Temui Ratusan TPK, Menteri Wihaj Pastikan Distribusi MBG 3B di Cianjur Berjalan

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:04 WIB

52 RTLH di Depok Direnovasi Lewat Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Merah Putih

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:04 WIB

Maksimalkan Penyaluran SPPT, Petugas RW 04 Pondok Cina Datangi Rumah Warga

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:03 WIB

Tiga Unit Kerja Pemkot Depok Raih Penghargaan Ombudsman atas Kualitas Pelayanan Publik

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:57 WIB

Ringankan Beban Dapur Jelang Ramadan, Pemkot Depok Hadirkan “Pasar Murah” di Kalibaru Besok

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:57 WIB

Damkar Depok Respons Cepat Kebakaran Rumah di Abadijaya, Dua Nyawa Berhasil Diselamatkan

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:56 WIB

Perkuat Keamanan Lingkungan, Korbinmas Baharkam Polri Gelar ‘Ngopi Kamtibmas’ di Rangkapan Jaya Depok

Berita Terbaru