Kuliner Halal Untuk Wisatawan Muslim di Raja Ampat

- Reporter

Minggu, 17 Februari 2019 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Ketika hari libur datang, semua orang akan mencari tempat mana yang bisa disinggahi untuk melaksanaan liburan. Tidak harus ke luar negeri, liburan yang menyenangkan bisa dilakukan di dalam negeri. Banyak destinasi tempat liburan di Indonesia yang menjadi rekomendasi.

Salah satunya adalah Raja Ampat yang terkenal dengan keindahannya seperti surga dunia. Bukan cuma itu di sana juga banyak kuliner yang khas. Tapi sayangnya banyak yang khawatir kalau makanan di sana tidak halal, semua dikarenakan mayoritas penduduknya yang non muslim. Tapi tenang saja, ada beberapa makanan khas Raja Ampat yang halal dan harus dicoba

Salah satunya adalah papeda. Tampilannya seperti lem kanji yang baru matang karena terbuat dari tepung sagu yang diaduk bersama air mendidih dan air jeruk nipis hingga mengental dan kenyal. Sementara penyajiannya disandingkan dengan lauk ikan kuah kuning. Biasanya menggunakan ikan tongkol, tuna, gabus, cakalang, atau ikan mubara. Kuah kuningnya terbuat dari campuran kunyit, daun bawang, kemangi, sereh, tomat, jeruk nipis, jahe, bawang putih, dan cabai sesuai selera. Papeda bisa di jumpai di Papua.

Selain papeda, sebagian besar penduduk Papua mengenal barapen. barapen terbuat dari daging babi. Tapi orang Walesi, salah satu suku mayoritas muslim di Wamena, mengganti bahan terlarang itu dengan daging ayam. Hingga kini barapen ayam ala Walesi menjadi salah satu makanan paling populer di Papua, termasuk di Raja Ampat.

Lalu di mana bisa mendapatkan makanan halal saat di Raja Ampat? Banyak restoran dan rumah makan menyajikan menu-menu halal dengan citarasa yang tak perlu diragukan d antaranya adalah Rumah Makan Ratu Sayang, M-Grill Resto & Coffee, dan Kitong Papua Resto.

Setiap restoran memiliki menu khasnya masing-masing. M-Grill menyajikan masakan-masakan Eropa-Amerika dan berbagai macam stik. Sedangkan Ratu Sayang dan Kitong Papua mengandalkan aneka ragam olahan seafood dan sup. Kisaran harga menu di restoran-restoran tersebut mulai dari Rp25.000,- hingga Rp100.000,-, tergolong murah untuk rate Papua.

 

Penulis : Inggiet Yoes

Editor : Muthia Dewi Safira

 

Berita Terkait

Glorious Jabodetabek 62006 Gelar Kegiatan Touring To Banten 2026
Vendor Layanan Sewa Drone Profesional di Jabodetabek
Relawan RENDOSS Sawangan-Bojongsari Peringati Satu Tahun Supian Suri-Chandra Rahmansyah Pimpin Kota Depok
Primagen Tes Minat Bakat dan Potensi diri Mengadakan Kegiatan Road Show To Pesantren dan UMKM Se Banten Bersama FORBIS IKPM Gontor
OTT KPK di Bea Cukai: 17 Orang Ditangkap, Seret Pejabat Aktif DJBC dan Pihak Swasta
Pacitan Diguncang Gempa M6,2: BMKG Sebut Aktivitas Megathrust, Tak Berpotensi Tsunami
Militer AS di Dekat Iran, Trump Bilang Khamenei Seharusnya Sangat Khawatir
Kronologi KPK Tangkap Hakim di Depok Beserta Uang Ratusan Juta
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:40 WIB

Glorious Jabodetabek 62006 Gelar Kegiatan Touring To Banten 2026

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:29 WIB

Vendor Layanan Sewa Drone Profesional di Jabodetabek

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:47 WIB

Relawan RENDOSS Sawangan-Bojongsari Peringati Satu Tahun Supian Suri-Chandra Rahmansyah Pimpin Kota Depok

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:41 WIB

Primagen Tes Minat Bakat dan Potensi diri Mengadakan Kegiatan Road Show To Pesantren dan UMKM Se Banten Bersama FORBIS IKPM Gontor

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:18 WIB

OTT KPK di Bea Cukai: 17 Orang Ditangkap, Seret Pejabat Aktif DJBC dan Pihak Swasta

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:17 WIB

Militer AS di Dekat Iran, Trump Bilang Khamenei Seharusnya Sangat Khawatir

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:17 WIB

Kronologi KPK Tangkap Hakim di Depok Beserta Uang Ratusan Juta

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:01 WIB

Pemkot Depok, Bogor, dan Pemprov Jabar Teken MoU Pembangunan Underpass Citayam

Berita Terbaru

Berita

Vendor Layanan Sewa Drone Profesional di Jabodetabek

Minggu, 8 Feb 2026 - 13:29 WIB