Singapura Menuduh Amerika Serikat Membocorkan Data Rahasia Dari 14.200 Orang Yang Terinfeksi HIV

- Reporter

Rabu, 30 Januari 2019 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Kementerian Kesehatan Singapura menuduh seorang warga negara Amerika Serikat (AS) pada Senin 28 Januari 2019, atas tuduhan mencuri dan membocorkan data rahasia dari 14.200 orang yang terinfeksi HIV, virus penyebab AIDS, sebelum Januari 2013.

Terduga diketahui bernama Mikhy K. Farrera Brochez, yang baru-baru ini merilis catatan kesehatan dari 5.400 warga Singapura dan 8.800 orang asing secara online.

Dikutip dari NBC News pada Selasa (29/1/2019), bocoran catatan yang bersifat rahasia itu termasuk hasil tes HIV, nama pasien, nomor identifikasi, nomor telepon, alamat dan informasi kesehatan lainnya.

“Meski akses ke informasi rahasia telah dinonaktifkan, namun data tersebut masih dalam kepemilikan pihak yang tidak berwenang, dan masih bisa diungkapkan kepada publik di masa depan,” kata pejabat Kemnkes Singapura dalam sebuah pernyataan.

“Kami bekerja dengan pihak-pihak terkait untuk memindai internet dalam mencari tanda-tanda pengungkapan informasi peretasan lebih lanjut,” tambahnya.

Kementerian terkait mengatakan Brochez bekerja di Singapura sebagai dosen untuk beberapa waktu, sebelum kemudian sempat dipenjara atas pelanggaran terkait narkoba dan penipuan. Dia dideportasi tahun lalu.

Rekannya, yang mengepalai Unit Kesehatan Masyarakat Nasional Singapura dari Maret 2012 hingga Mei 2013, memiliki akses ke informasi rahasia.

Muncul Tersangka Lain
Kemenkes Singapura mengidentifikasi tersangka lainnya sebagai Ler Teck Siang, seorang dokter setempat yang didakwa berdasarkan Undang-Undang Kerahasiaan Data karena gagal menjaga informasi penting yang berkaitan dengan pasien positif HIV.

Tuntutan tersebut masih menunggu pengadilan.

Ler dinyatakan bersalah pada September lalu karena membantu Brochez menipu dan memberikan informasi palsu kepada polisi dan kementerian kesehatan, kata pernyataan itu.

Dia dijatuhi hukuman 24 bulan penjara, tetapi sejak itu mengajukan banding yang akan disidangkan pada Maret mendatang.

Pihak berwenang Singapura menemukan fakta bahwa Brochez memperoleh catatan rahasia terkait pada 2016, dan sempat melaporkannya ke polisi. Namun, sebagian informasi darinya telah disimpan secara pribadi.

Baik properti Brochez dan Ler digeledah dan “semua materi relevan yang ditemukan disita dan diamankan oleh polisi,” katanya.

Kemenkes Singapura mengatakan pihaknya telah menyadari sejak Mei lalu, bahwa Brochez “masih memiliki bagian dari catatan” yang dilaporkannya pada 2016, tetapi tidak mendapati aksi pembocoran ke publik.

Baru pada beberapa waktu terakhir, data tersebut terkuak ke permukaan, dengan banyak keluhan dari masyarakat muncul setelahnya, mengaku terkena dampak negatif.

Pihak kepolisian mengatakan kepada kementerian kesehatan Singapura bahwa “lebih banyak informasi” yang dimiliki Brochez, dibocorkan ke internet sejak akhir pekan lalu.

Polisi masih terus menyelidiki dan pihak berwenang mencari bantuan dari mitra asing.

sumber: Liputan6.com

Berita Terkait

Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC
Semarak Puncak Hari Koperasi ke-79 di Kota Depok, Hadirkan Kepedulian Sosial dan Hiburan Rakyat
Gerak Cepat Pemkot Depok: Adopsi Teknologi Canggih Demi Cegah Kebakaran Berulang di TPA Cipayung
Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa
Optimisme Supian Suri: Koperasi Depok Siap Melompat Lebih Jauh di Era Digital
Prioritaskan Keselamatan Warga, Kelurahan Pondok Cina Perketat Aturan Program Wisata Keberagaman
Zuhud Modern: Kaya Boleh, Dunia di Tangan Jangan Sampai Masuk ke Hati
DPRD Depok Apresiasi Respons Cepat Damkar Padamkan Kebakaran di TPA Cipayung

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:58 WIB

Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:55 WIB

Piala Soeratin U-13 & U-15: Harapan Supian Suri untuk Masa Depan Sepak Bola Depok

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:12 WIB

Semarak Puncak Hari Koperasi ke-79 di Kota Depok, Hadirkan Kepedulian Sosial dan Hiburan Rakyat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:41 WIB

Lampu Hijau dari Warga, Pembangunan Rumah Kreatif Anak Istimewa di Pondok Cina Akhirnya Dimulai

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:36 WIB

Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:29 WIB

Perbaikan Jalan H. Kenan Diapresiasi Warga RW 14 Bojongsari, Beraktivitas Semakin Mudah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:22 WIB

Optimisme Supian Suri: Koperasi Depok Siap Melompat Lebih Jauh di Era Digital

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:11 WIB

Prioritaskan Keselamatan Warga, Kelurahan Pondok Cina Perketat Aturan Program Wisata Keberagaman

Berita Terbaru