Kadin Bengkulu Akan Cetak 1.500 Ibu Rumah Tangga Berpenghasilan Sendiri

- Reporter

Sabtu, 17 November 2018 - 09:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULU – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Paradigma Baru Provinsi Bengkulu membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB). Dikatakan Ketua Kadin Bengkulu Wehelmi Ade Tarigan, KUB ini untuk dirikan 15 centra industri rumah tangga.

“Antara lain Centra batik kain besurek, Kerajinan tangan, membuat pelaminan adat, Kerajinan sovenir bengkulu, Ikan dungun khas bengkulu, presto siap saji, Kue khas bengkulu, Tas, sendal, Menjahit aneka pakaian, Kerupuk ikan khas bengkulu, Keripik, serta mukena khas bengkulu,” jelas Ade tarigan, Kamis (15/11).

Ade Tarigan menjelaskan, KUB yang akan di bentuk Kadin Bengkulu terdiri dari Ibu-ibu rumah tangga. Dalam penjaringan, mengutamakan yang belum punya pekerjaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bersama gerakan kelompok LPW Melati yang telah Kadin bentuk, akan membantu 1500 ibu rumah tangga untuk di didik dan di latih serta diberdayakan agar menjadi tenaga kerja yang terlatih, terampil sehingga dapat terserap semuanya ke dalam industri-industri kita,” kata Ade.

Namun, Ade menambahkan, program ini masih belum berkembang maksimal. Menurutnya, ini disebabkan masih adanya kendala, yakni masih kurangnya sarana dan prasarana pelatihan. Sehingga, ia berharap akan dapat dukungan dari pemerintah daerah yang turut bersinergi.

Ditemui terpisah, Ketum Kadin Indonesia Eddy Ganefo mengatakan, gerakan ini merupakan salah satu program Kadin terkait mensinergikan program pak Presiden Jokowi. Yaitu dalam memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten yang mampu berproduksi sehingga bisa berpenghasilan sendiri.

Menurunya, prioritas pengembangan sumber daya manusia harus menjadi penekanan dan perhatian dari setiap kementerian yang ada.

“Dengan ini melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diharapkan bisa membantu serta mendukung secara penuh dalam pengembangan program Kadin Bengkulu ini dan tidak harus Pemda, tapi juga perusahaan besar yang berada disekitar untuk wajib mendukung kegiatan ini, seperti BUMN, perbankan, ataupun perusahaan yg bergerak dibidang sumber daya alam lainnya,” tuturnya

Eddy juga menambahkan, program ini perlu dilirik pemodal karena wilayah Bengkulu ini menjadi daerah penyangga ekonomi. Ia menegaskan, ini menjadi yang pertama di Indonesia. Ia juga berharap jadi percontohan buat organisasi yang konsisten membangun dan menciptakan sumberdaya manusia yang sehat dan berkeahlian.

“Dalam persaingan global, SDM menjadi sangat penting, dan kegiatan ini akan membantu pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan, pengangguran serta kebodohan,” Pungkasnya. (FKV)

<

Berita Terkait

DPRD Depok Gelar Rapat Paripurna Tuk Peringati HUT Depok Ke-25
Cak Imin Ungkap PKB Ingin Terus Menjalin Kerjasama dengan Gerindra
Supian Suri Diprediksi Menang Dalam Pilkada 2024 Karena Bakal Diusung Koalisi Parpol Besar
KUA Cipayung Kota Depok Gelar Tadarus Bareng Ibu-Ibu Majlis Ta’lim
Angkutan Lebaran 2024 Masih Cukup Tersedia, KAI Daop 1 Jakarta Tambah 344 Perjalanan KA dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen
Rumah Hijabers | Supplier Baju Muslim & Muslimah Anak & Dewasa di Kota Depok
5 Menu Yang Biasa Nabi Muhammad Makan Untuk Sahur Dan Berbuka Puasa
Kue Kering Lebaran 2024 Cookies Bomboloni, Belum Ada Yang Bikin

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru