Pertemuan IMF-WBG 2018 Pacu Kemitraan Komprehensif Sektor Industri

- Reporter

Rabu, 10 Oktober 2018 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia atau The Annual Meetings of International Monetary Fund & World Bank Group (IMF-WBG) 2018 di di Nusa Dua, Bali menjadi momen penting dalam upaya menjalin perjanjian kerja sama ekonomi komprehensif antara Indonesia dengan negara mitra strategis, terutama di sektor industri manufaktur. Gelaran tahunan ini juga bisa dimanfaatkan Indonesia untuk memperlihatkan fundamental ekonomi nasional ke kancah global.

“Pemerintah punya target segera menyelesaikan perundingan dan penandatanganan beberapa CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement). Kerja sama bilateral Indonesia-Australia CEPA yang sudah final diharapkan menjadi milestone bagi CEPA lainnya,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Bali, Rabu (10/10).

Menperin menyampaikan, Indonesia dan negara mitra terus memformulasikan skema baru dalam kerangka CEPA, sehingga bisa terciptanya peningkatan nilai perdagangan bagi kedua belah pihak yang sama-sama menguntungkan. Namun demikian, untuk mencapai lompatan besar, diperlukan industri yang berdaya saing dan meningkatkan nilai tambah tinggi terutama untuk memenuhi pasar ekspor.

Di samping itu, menurut Airlangga, pertemuan internasional di Bali dapat pula menjadi kesempatan untuk membahas sekaligus mencari solusi terkait dinamika perekonomian global yang sedang terjadi, misalnya dampak perang dagang antara Amerika Serikat dengan China. “Semoga event ini dapat meringankan negara-negara berkembang. Sebab, negara yang lebih stabil bisa memengaruhi kekuatan mata uang negara berkembang,” terangnya.

Apalagi, Indonesia sudah mempunyai peta jalan Making Indonesia 4.0 yang memiliki sejumlah strategi dalam kesiapan memasuki era revolusi industri 4.0. Tujuannya adalah mendongkrak perekonomian nasional, dengan target menjadikan Indonesia masuk jajaran 10 besar negara ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2030.

“Di 2030, saat generasi muda memimpin Indonesia dengan skill dan talent baru, kita bisa mengantisipasi digitalisasi ekonomi. Ini potensi yang akan digunakan sebagai pengungkit. Studi McKinsey menunjukkan, ada potensi pertumbuhan ekonomi sebesar USD200 miliar di tahun 2030 apabila kita bisa menyiapkan 17 juta tenaga kerja yang mampu menghadapi ekonomi digital,” papar Menperin.

Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi di bidang pendidikan khususnya yang terkait program vokasi guna meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia agar sesuai kebutuhan dunia industri saat ini. “Jadi, selain peluang CEPA, kerja sama yang perlu dijajaki adalah bidang vokasi serta pengembangan ekonomi digital. Kami yakin upaya tersebut bisa menjadi pendorong utama ekonomi Indonesia,” imbuhnya.

Pengembangan sumber daya manusia dan ekonomi digital menjadi salah satu tema pembahasan di pertemuan IMF-Bank Dunia 2018 kali ini. Isu tersebut juga menjadi agenda dan kepentingan nasional saat ini. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 8-14 Oktober 2018 ini akan dihadiri lebih dari 32 ribu peserta dari 189 negara. Mereka meliputi para pembuat kebijakan di sektor keuangan, pelaku bisnis, akademisi, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Dalam agendanya menghadiri kegiatan IMF-WBG 2018 di Bali, Menperin dijadwalkan menjadi pembicara pada Forum Tri Hita Karana (THK) dengan tema The Rise of Innovation Hubs. Kemudian, melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura dan perwakilan pemerintah Vietnam.

Sebelumnya, Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih menyampaikan, setiap penyelenggaraan event tingkat internasional yang dilaksanakan di Indonesia, akan membawa berkah tersendiri bagi pelaku IKM. Contohnya pada gelaran Asian Games 2018.

Gati optimistis, dampak positif itu juga akan terjadi pada pertemuan IMF-Bank Dunia 2018 yang menyediakan paviliun Indonesia untuk mempromosikan produk-produk IKM nasional. Sebanyak 150 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari 64 pemerintah kabupaten/kota di Indonesia turut dilibatkan dalam memamerkan hasil karyanya.

“Ada 30 IKM binaan kami yang masuk dalam Paviliun Indonesia,” ungkapnya. Menurut Gati, IKM binaan Kemenperin tersebut akan menampilkan berbagai kerajinan khas nusantara yang mudah dibawa sebagai oleh-oleh para peserta pertemuan IMF-Bank Dunia 2018. “Apalagi Bali selama ini identik dengan seni budaya, maka industri yang paling dekat adalah kerajinan,” imbuhnya.

Berita Terkait

Bakesbangpol Kabupaten Bogor Perkuat Nilai Kebangsaan melalui Rangkaian Pengambilan dan Pengembalian Bendera Pusaka di Pendopo Malasari
Cinta Nabi dan Tanah Air, Pengajian ini Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Usai Pembacaan Asrokol Maulid Nabi Muhammad SAW
DKM Baitul Kamal Bentuk Remaja Masjid, Libatkan Remaja dari Berbagai Kecamatan di Depok
Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Langkah Nyata Pemkot Depok Dorong Kota Ramah Anak dan Inklusif
Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi, Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk Perkuat Langkah Menuju Pasar Global
Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC
Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 20:37 WIB

DLHK Pastikan Kualitas Udara Depok Aman Sepekan Pascapaparan Abu Vulkanik

Selasa, 15 September 2026 - 20:35 WIB

Penduduk Depok Tembus 2,05 Juta Jiwa, Perekaman KTP-el Capai 99,60 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 20:32 WIB

Chandra Rahmansyah Hadiri Hari Tenun Nasional 2026 di UI, Dorong Pelestarian Budaya

Selasa, 15 September 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal

Selasa, 15 September 2026 - 19:39 WIB

Pemkot Depok Gerak Cepat Tangani Ibu Rita, Ojol Janda Lima Anak yang Motornya Rusak Akibat Kecelakaan

Selasa, 15 September 2026 - 18:16 WIB

Pemkot Depok Serahkan Uang Ganti Rugi Sebesar Rp58 Miliar untuk 93 Bidang Tanah untuk Pelebaran Jalan Parung Bingung

Selasa, 15 September 2026 - 18:11 WIB

Bawa Inovasi Sakeling dan Prosesa, PIK-R Sacerba Sawangan Tembus Tiga Besar Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 16:50 WIB

Seminggu Usai Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, DLHK Pastikan Udara Depok Aman

Berita Terbaru

Berita

Satpol PP Depok Amankan 1.972 Botol Miras Ilegal

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:30 WIB