Pasnuda Luncurkan Sipontren, Ini Manfaatnya

- Reporter

Senin, 8 Oktober 2018 - 23:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SALATIGA, (7/10) – Paguyuban Santri Nusantara Daerah (Pasnuda) Jawa Tengah meluncurkan program sistem informasi manajemen pesantren (sipontren). Program yang bertujuan untuk mengembangkan potensi pesantren ini diluncurkan dalam acara muktamar pemikiran kiai muda Jawa Tengah di Salatiga, Minggu (7/10/2018).

Ketua Panusda Jawa Tengah Fatchullah Akbar Allatf menjelaskan, sipotren merupakan aplikasi untuk merekam dan mengelola database para santri dengan sistem kompeterisasi. Selanjutnya database tersebut akan digunakan untuk melakukan pemetaan potensi pesantren.

“Setelah potensi masing-masing pesantren diketahui, kami akan mengembangkan potensi yang ada. Dengan adanya program ini, kami berharap pesantren bisa mengembangkan diri untuk menuju kemandirian ekonomi,” jelasnya.

Menurut dia, pesantren dan para santri harus mengikuti perkembangan dalam era digitalisasi ini. Pesantren harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi informasi guna mengembangkan potensi yang dimiliki dan memajukan para santri. “Karena itu, dalam kegiatan haqaloh ini juga kami isi dengan pelatihan sistem informasi manajemen pesantren,” katanya.

Dia mengatakan, dalam mengembangkan dan memajukan pesantren, Panusda bekerjasama dengan Yayasan Hidayah Bangsa dan RMI Jawa Tengah. Yayasan Hidayah Bangsa siap membantu pesantren dalam mengembangkan potensi melalui pelatihan ketrampilan bagi para santri. “Ini salah satu upaya untuk meningkatkan SDM (sumber daya manusia) santri. Harapannya mereka bisa mengembangkan diri untuk mencapai kemandirian ekonomi,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Yayasan Hidayah Bangsa Mahmud Farid Ibrahim Jaelani menyatakan, pihaknya telah menyiapkan program untuk pelatihan ketrampilan santri. Salah satunya adalah pelatihan penyiaran melalui media eletronik radio.

“Kami berkomitmen untuk mengangkat pesantren dan mendorong para santri menjadi santri modern. Sehingga suatu saat mereka bisa mandiri dan menjadi santri yang mapan,” ujarnya.

Berita Terkait

OPSIH Depok Asri Digelar di Cilodong, Kecamatan dan Warga Bergerak Bersihkan Lingkungan
Sekitar 100 Peserta Diberangkatkan ke Jepang, Peluang Jadi Pekerja Tetap Terbuka
Hujan Abu Diduga Erupsi Gunung Marapi Turun Saat Festival Musik di Bukittinggi
Saiful Chaniago Menilai 2 Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo Memastikan Indonesia Menjadi Lebih Berintegritas
Bakesbangpol Kabupaten Bogor Perkuat Nilai Kebangsaan melalui Rangkaian Pengambilan dan Pengembalian Bendera Pusaka di Pendopo Malasari
Optimalkan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, Dinsos Kota Depok Dorong Delapan Pilar Sosial Jadi Penggerak Kemandirian Warga
Cinta Nabi dan Tanah Air, Pengajian ini Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Usai Pembacaan Asrokol Maulid Nabi Muhammad SAW
Saiful Chaniago Desak TNI POLRI Tindak Tegas Pengibar Bendera GAM

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 08:26 WIB

Pemkot Depok Lepas 8 Warga Magang ke Jepang di Berbagai Bidang

Senin, 28 September 2026 - 18:50 WIB

OPSIH Depok Asri Digelar di Cilodong, Kecamatan dan Warga Bergerak Bersihkan Lingkungan

Senin, 28 September 2026 - 17:49 WIB

Sekitar 100 Peserta Diberangkatkan ke Jepang, Peluang Jadi Pekerja Tetap Terbuka

Senin, 28 September 2026 - 17:30 WIB

Hujan Abu Diduga Erupsi Gunung Marapi Turun Saat Festival Musik di Bukittinggi

Senin, 28 September 2026 - 16:41 WIB

Wawalkot Depok Minta ASN Beri Pelayanan Nyata, Tidak Cuma Tertib Administrasi

Senin, 28 September 2026 - 15:37 WIB

Disdukcapil Kota Depok Sabet Penghargaan Adminduk Prima Tingkat Jawa Barat

Senin, 28 September 2026 - 11:43 WIB

Potensi Deras Aliran Ciliwung di Depok, Wamen LH Usulkan Pembangkit Listrik Mikrohidro

Senin, 28 September 2026 - 11:38 WIB

Wamen LH Soroti Ancaman Erosi Sempadan Ciliwung dan Dampak Ikan Sapu-Sapu

Berita Terbaru