Mohammad Idris :”Posyandu Ujung Tombak Kesehatan”

- Reporter

Selasa, 5 Desember 2017 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- “Alhamdulillah sekarang Pemkot Depok bisa meningkatkan dan akan terus meningkatkan dana penguatan operasional Posyandu,”ujar Wali Kota Depok Dr. KH. Mohammad Idris, MA dalam sambutan Pemberian Dana Penguatan Pelaksanaan Posyandu dan Posbindu Kota Depok, Senin (05/12).

Kiai Idris menuturkan, Posyandu ujung tombak implementasi undang-undang dan peraturan dari tingkat pemerintah pusat hingga ke pemerintah daerah. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok setahap demi setahap terus meningkatkan dana penguatan operasional Posyandu.

“Untuk tahun ini dana penguatannya 3,5 juta per Posyandu dan 1,7 juta per Posbindu,” jelas pria kelahiran Jakarta, 25 Juli 1961, itu.

Orang nomor satu di Kota Depok ini pun bertekad untuk terus meningkatkan dana operasional Posyandu dan Posbindu. Terkait jumlah kenaikannya, kisarannya tergantung dari bagaimana defisit APBD mampu terkurangi.

“Insya Allah kalau kenaikannya kisarannya tergantung dari bagaimana kita bisa mengurangi defisit APBD,” ucapnya.

Bagi Kiai Idris, Posyandu memiliki capaian keberhasilan yang membanggakan Kota Depok. Meski demikian, masih ada hal-hal yang perlu ditingkatkan penyelesaian permasalahan-permasalahan, seperti tingkat partisipasi masyarakat yang datang ke posyandu belum optimal dan masih kurang dari 80%.

“Posyandu telah memiliki capaian keberhasilan yang membanggakan untuk kita semuanya. Namun masih banyak hal yang perlu kita tingkatkan penyelesaian permasalahan-permasalahan, antara lain tingkat partisipasi masyarakat yang datang ke posyandu belum optimal dan masih kurang dari 80%. Ini yang harus diselesaikan,” paparnya.

Perlu diketahui, Depok juga mempunyai program unggulan Smart Healthy City (Kota Sehat yang Cerdas). Di mana pemerintah pusat menargetkan seluruh daerah menjadi kota bersih dan kota sehat sampai dengan tahun 2021.

“Kalau sekarang kita sudah sampai pada tingkat wiwerda atau 4 tatanan, kita harap penilaian 2 tahun mendatang, yaitu 2019 kita bisa meningkat pada 6 tatanan dan tahun 2021 kita bisa mencapai tingkat puncak, pungkas Doktor Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Riyadh, Arab Saudi, itu.

Berita Terkait

Disporyata Resmi Membuka Rangkaian Audisi Abang Mpok Depok 2026
Rayakan Sejarah 3 Abad, Pemkot Gelar Festival Depok Heritage 2026 Akhir Pekan Ini
Gebrakan Kesadaran Lingkungan, Opsih di Tapos Hidupkan Kembali Budaya Kerja Bakti
PLN Lakukan Pemeliharaan Bay Menes di GI Chandra Asri untuk Jaga Keandalan Pasokan Listrik
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Turut Hadir pada Acara Sarasehan Nasional Pesantren dalam Rangka Memperingati 100 thn Gontor
18 Lembaga Pendidikan Hadiri Kegiatan Workshop Manajemen “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026
Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda Pelepasan Siswa TK B ALFABETA – Bukit Dago
Korban Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah Bertambah Jadi Tiga Orang

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:53 WIB

Disporyata Resmi Membuka Rangkaian Audisi Abang Mpok Depok 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:20 WIB

Rayakan Sejarah 3 Abad, Pemkot Gelar Festival Depok Heritage 2026 Akhir Pekan Ini

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:16 WIB

Gebrakan Kesadaran Lingkungan, Opsih di Tapos Hidupkan Kembali Budaya Kerja Bakti

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:43 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 3 Jakarta Selatan Gelar Outing Activities Kelas IX Ke Yogyakarta Tahun 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:15 WIB

PLN Lakukan Pemeliharaan Bay Menes di GI Chandra Asri untuk Jaga Keandalan Pasokan Listrik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:40 WIB

18 Lembaga Pendidikan Hadiri Kegiatan Workshop Manajemen “Cara Unik Promosi & Branding Sekolah” Di FORBIS National Econimic Summit & Expo 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:38 WIB

Dirgantara Digital Studio (DDS) Depok Dokumentasi Wisuda Pelepasan Siswa TK B ALFABETA – Bukit Dago

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:07 WIB

Korban Gempa M 6,7 di Sulawesi Tengah Bertambah Jadi Tiga Orang

Berita Terbaru