Walikota Depok : “Golok Memiliki Nilai Filosofis Budaya Yang Sangat Tinggi”

- Reporter

Minggu, 19 Maret 2017 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com- Minggu (19/03/17) Walikota Depok mengungkapkan, Golok bukanlah sekadar senjata tajam, tapi juga punya nilai filosofis budaya yang tinggi. Lewat warisan golok Depok, ia mengajak generasi muda ikut melestarikan peninggalan masa lalu yang menjadi kearifan lokal bagi Kota Depok.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Depok mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Selain dapat bersilaturahmi kita juga dapat melestarikan dan memperkenalkan golok Depok,” ujarnya, saat acara Grand Launching Golok Depok di Jalan Masjid Al Hukama, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Depok.

Lanjutnya, golok sangat kental dengan budaya Betawi. Dalam budaya Betawi sendiri, golok dibagi dalam dua jenis, yaitu golok kerja dan golok simpanan.

“Golok kerja atau gablongan biasanya tidak memiliki sarung, dan dipakai untuk pekerjaan rumah seperti di dapur. Sedangkan golok simpanan atau sorenan memiliki sarung, dan biasanya dipakai untuk pekerjaan memotong hewan atau pun sekadar untuk koleksi,” jelas Idris kepada redaksi siarandepok.com.

Idris menambahkan, filosofi golok bagi masyarakat betawi khususnya Depok untuk membela diri, sehingga merasa nyaman dan aman untuk menemani perjalanan. Saat ini, upaya pelestarian golok bukan untuk unjuk kekuatan, melainkan lebih kepada unsur kesenian dan budaya masyarakat Betawi.

“Zaman dulu masyarakat Betawi identik selalu membawa golok untuk berjaga-jaga dari bahaya tindak kejahatan, sehingga mereka nyaman melakukan kegiatan sehari-hari tanpa ada rasa takut,” tambahnya.

Pemerintah akan melestarikan budaya dan kesenian golok Depok. Rencananya, Pemerintah Kota Depok akan membangun sebuah media atau fasilitas untuk mengkreasikan dan mempopulerkan budaya Depok dengan berbagai bentuk dan jenisnya agar dapat dinikmati masyarakat.

“Harapannya dengan dibuat fasilitas tersebut, masyarakat Depok dapat menikmatinya, menikmati, mengkreasikan dan juga mempopulerkan budaya Kota Depok,” tutup Walikota Depok, Mohammad Idris. (riz)

Berita Terkait

PSSI Depok Gelar Piala Soeratin 2026, Libatkan Sekitar 1.500 Pesepak Bola Muda
Wali Kota Depok Resmikan Kampung Gelari Pelangi di Pengasinan, Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga
Polsek Cinere Ringkus Maling Motor
PT. Tirta Asasta Depok Raih Anugerah Transformasi Korporasi dan Tata Kelola BUMD Menuju IPO
Tertibkan Jalan Raya Bogor, Pemkot Depok Matangkan Rencana Penataan Pasar Cisalak
Proyek Jalan Enggram Depok Masuki Tahap Baru, Ratusan Tiang Pancang Mulai Dipasang
Disnaker Depok Fasilitasi Mediasi, Manajemen Hotel Bumi Wiyata Sepakat Lunasi Tunggakan Gaji Karyawan
Utamakan Keselamatan Peserta, Pemkot Depok Evaluasi Total Program Wisata Keberagaman
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:29 WIB

PSSI Depok Gelar Piala Soeratin 2026, Libatkan Sekitar 1.500 Pesepak Bola Muda

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:25 WIB

Wali Kota Depok Resmikan Kampung Gelari Pelangi di Pengasinan, Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:46 WIB

Polsek Cinere Ringkus Maling Motor

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:42 WIB

PT. Tirta Asasta Depok Raih Anugerah Transformasi Korporasi dan Tata Kelola BUMD Menuju IPO

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:40 WIB

Tertibkan Jalan Raya Bogor, Pemkot Depok Matangkan Rencana Penataan Pasar Cisalak

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:20 WIB

Disnaker Depok Fasilitasi Mediasi, Manajemen Hotel Bumi Wiyata Sepakat Lunasi Tunggakan Gaji Karyawan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:10 WIB

Utamakan Keselamatan Peserta, Pemkot Depok Evaluasi Total Program Wisata Keberagaman

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB

Solusi Baru dari Jalan Jawa: Mengolah Sampah Rumah Tangga Menjadi Energi Alternatif

Berita Terbaru

Berita

Polsek Cinere Ringkus Maling Motor

Kamis, 16 Jul 2026 - 18:46 WIB