Pembangunan Transportasi Di Bekasi

- Reporter

Rabu, 8 Mei 2019 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Pembangunan infrastruktur dan transportasi umum di Kota Bekasi, Jawa Barat perlahan makin membaik. Hal itu tak lepas dari peran dan partisipasi semua pihak, termasuk ketaatan pendududnya ikut menggunakan angkutan umum. Kondisi inilah yang peru terus digenjot ke depan.

“Harus diakui, dibandingkan sepuluh tahun lalu, Bekasi sekarang lebih baik. Jalanan yang dulu banyak rusak dan berlubang, sekarang sudah berkurang, Kota lebih gemerlap dan mulai menunjukkan jatidiri sebagai Metropolitan,” kata Novan Hidayat, Rabu (8/5/2019).

Dengan jumlah penduduk sekitar 2,5 juta jiwa, lanjut dia, mungkin sekarang Bekasi menduduki posisi ke-4 sebagai kota terbesar di Indonesia.

Tapi jika dibandingkan kota-kota Metro lainnya, menurut Novan, sebut saja Bandung, Semarang, Palembang atau Surabaya, penataan Kota Bekasi sebagai kota yang layak huni masih jauh dari harapan.

“Jika kota lain berlomba-lomba membuat dan menata taman kota, menata bantaran sungai sebagai tempat bermain, memberdayakan dan meningkatkan partisipasi public dalam penataan lingkungan, Bekasi masih bergelut dengan masalah-masalah klasik,” kritik Novan.

Di Bekasi, menurut dia, masih banyak ditemukan drainase yang mampet bahkan jalan tanpa drainase. Masih ada pasar tumpah yang sampahnya berhamburan dimana-mana, masih ada sungai-sungai yang dipenuhi kotoran dan lain sebagainya.

“Jika dibandingkan dengan Surabaya yang telah memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH) hingga 30% dari luas kota, jumlah taman kota di Bekasi masih sangat minim,” papar Novan lagi.

Jalur pedestrian dan lajur sepeda di Bekasi, terang Novan sangat terbatas, hanya terdapat pada beberapa spot tertentu. “Tak heran jika Bekasi pernah dinobatkan sebagai kota terkotor di Indonesia,” urai Novan.

Banjir Kiriman

Namun semua itu tak bisa serta merta menyalahkan Kota Bekasi dan seluruh warganya. Banjir yang sering melanda Bekasi merupakan air kiriman daerah hulu (sebut saja Bogor dan Purakarta).

Sementara, perubahan cuaca belakangan sangat ekstrim. Bahkan TPA Bantar Gebang, dengan ratusan truk sampah itu, merupakan akumulasi sampah warga Jakarta yang setiap hari harus dibuang di wilayah Bekasi, yaitu Bantar Gebang.

Di sisi lain, kemacetan di Bekasi khususnya truk angkutan berat, merupakan akumulasi dari makin banyaknya pabrik dan kawasan industri di kawasan ini, seperti Bekasi, Karawang, Puwakarta bahkan Bandung.

Fakta membuktikan, hampir semua aktivitas truk komoditas ekspor impor serta pasokan bahan baku industri di wilayah timur Jakarta hampir semua melintasi wilayah Bekasi.

Berita Terkait

Harga Avtur Meroket, Presiden Prabowo Pasang Badan: Tambahan Biaya Haji Tak Boleh Bebani Jemaah!
Pahit! Drama Metropolitano: Barcelona Menang di Kandang Atletico, Namun Gagal ke Semifinal
Iran Ejek Trump Gagal Blokade Laut: Selat Hormuz Bukan Media Sosial
Apa yang Disepakati dari Pertemuan Sjafrie dan Menteri Perang AS di Pentagon?
Menlu Iran-Utusan AS Diklaim Hampir Baku Hantam saat Nego, Gegara Apa?
Isu Geopolitik Memanas, Pemerintah Pastikan Keamanan Jemaah Haji 2026
2.423 Jemaah Haji Depok Siap Berangkat, Enam Kloter Diberangkatkan Mulai 22 April 2026
Diskarpus Depok Genjot Digitalisasi Buku Letter C di 17 Kelurahan Tahun 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:01 WIB

Harga Avtur Meroket, Presiden Prabowo Pasang Badan: Tambahan Biaya Haji Tak Boleh Bebani Jemaah!

Rabu, 15 April 2026 - 12:47 WIB

Pahit! Drama Metropolitano: Barcelona Menang di Kandang Atletico, Namun Gagal ke Semifinal

Rabu, 15 April 2026 - 09:32 WIB

Iran Ejek Trump Gagal Blokade Laut: Selat Hormuz Bukan Media Sosial

Rabu, 15 April 2026 - 09:29 WIB

Apa yang Disepakati dari Pertemuan Sjafrie dan Menteri Perang AS di Pentagon?

Rabu, 15 April 2026 - 09:26 WIB

Menlu Iran-Utusan AS Diklaim Hampir Baku Hantam saat Nego, Gegara Apa?

Rabu, 15 April 2026 - 08:04 WIB

2.423 Jemaah Haji Depok Siap Berangkat, Enam Kloter Diberangkatkan Mulai 22 April 2026

Rabu, 15 April 2026 - 08:01 WIB

Diskarpus Depok Genjot Digitalisasi Buku Letter C di 17 Kelurahan Tahun 2026

Rabu, 15 April 2026 - 07:59 WIB

Jelang HUT ke-27, PUPR Depok Masifkan Penataan Kabel Udara di Berbagai Titik Strategis

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Iran Ejek Trump Gagal Blokade Laut: Selat Hormuz Bukan Media Sosial

Rabu, 15 Apr 2026 - 09:32 WIB