Melalui MRT, Anies Sebut Jakarta Sebagai Ibu Kota ASEAN

- Reporter

Kamis, 11 April 2019 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Siarandepok.com – Moda Raya Terpadu (MRT) telah dibangun di Jakarta oleh pemerintah. Dalam pembangunannya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin warga sadar bahwa Jakarta adalah ibu kota kelompok negara-negara Asia Tenggara atau ASEAN lewat penamaan stasiun MRT ASEAN. Hal ini juga disebut memiliki nilai ekonomi.

Pernyataan itu dikatakannya saat meresmikan secara simbolis perubahan nama Stasiun Sisingamangaraja menjadi Stasiun ASEAN.

“Jakarta adalah ibukota ASEAN dan kita ingin agar semua masyarakat di Jakarta memiliki kesadaran bahwa kita ini adalah ibukota ASEAN dan begitu banyak pertemuan-pertemuan kerjasama Asia Tenggara yang punya potensi untuk diselenggarakan di Jakarta,” kata Anies, di area peron stasiun, Jakarta, Rabu (10/4).

Pada kesempatan itu, hadir pula Sekretaris Jenderal ASEAN Dato Lim Jock Hoi, Wakil Menteri Luar Negeri RI Abdurrahman Mochammad Fachir, serta perwakilan tetap negara-negara ASEAN.

Anies juga berharap dengan penamaan stasiun ini menguatkan komitmen Indonesia untuk berperan regional serta menjadi tuan rumah yang baik bagi masyarakat Asia Tenggara.

“Ada 1.600 pertemuan di Asia Tenggara. Tadi disebutkan 300 [ajang] diselenggarakan di Jakarta. Nah, kita di Jakarta adalah tuan rumah dan harapannya dengan nama ini kita menjadi sadar atas peran yang kita miliki,” ujar Anies.

Di tempat yang sama, Fachir mengatakan persemian nama ini untuk menampilkan profil Jakarta sebagai Ibukota Asean.

Kemudian, Fachri mengatakan selain menampilkan profil penamaan ini juga memiliki nilai ekonomi tersendiri. Ia mengaku senang dengan adanya MRT ini nantinya para delegasi disarankan untuk menaiki MRT.

Fachri juga menjelaskan bahwa Asean adalah komunitas yang saling memberikan manfaat karena itu kita sebut sebagai perasaan bersama.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan bahwa MRT bukan hanya sebagai alat pemindahan warga, namun harus menjadi alat pemersatu bagi seluruh jajaran pemerintah maupun masyarakat.

Penulis : Inggiet Yoes

Editor : Muthia Dewi Safira

 

 

Berita Terkait

Gelar Kegiatan LDKS 2026, SMK Kebon Jeruk Jakbar Gandeng Dirgantara Outbond Training
PKBM PRIMAGO INDONESIA Raih 4 PIALA dan Menjadi Kontingen Terbaik di Ajang Gema Tunas PKBM V Se Jawa Barat Tahun 2026
Petugas Pajak Sering Hadapi Penolakan Warga, Sosialisasi Jadi Kunci Penelusuran di Depok
Kejar Pajak di Tengah Tantangan Warga, Petugas Penelusur Sumbang PAD Rp6,5 Miliar
Bimbel PRIMAGO Depok Buka Program Konsultasi Persiapan Masuk ke Gontor dan Pesantren Modern Se Jabodetabek Tahun 2026
Kiai Hasan Sebut Kehadiran Prabowo Beri Kenyamanan di Syukuran 100 Tahun Gontor
Prabowo Soroti Empat Moto Gontor, Kaitkan dengan Nilai di Akmil
PKBM PRIMAGO INDONESIA Mewakili Kota Depok pada Ajang Jambore Gema Tunas V PKBM Se Jawa Barat Tahun 2026

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Optimalkan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, Dinsos Kota Depok Dorong Delapan Pilar Sosial Jadi Penggerak Kemandirian Warga

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Pemkot Depok Siapkan Pompa Air untuk Kurangi Banjir di Taman Duta

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Cinta Nabi dan Tanah Air, Pengajian ini Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Usai Pembacaan Asrokol Maulid Nabi Muhammad SAW

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Tirta Asasta Depok Ajak Pelanggan Beralih ke Layanan Digital Melalui Aplikasi ASASTAKu

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:02 WIB

DKM Baitul Kamal Bentuk Remaja Masjid, Libatkan Remaja dari Berbagai Kecamatan di Depok

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Dengar Keluhan Warga Perum Kopassus Pelita 1 Sukatani soal UPS dan Wacana Kolaborasi

Senin, 27 Juli 2026 - 08:05 WIB

Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:12 WIB

Geliat Ekonomi Lokal, Kecamatan Cilodong Gelar JUSS dan Pangan Murah bagi Warga

Berita Terbaru