5 Tips Mencegah Kantuk Saat Berkendara

- Reporter

Selasa, 9 April 2019 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Siarandepok.com – Mengantuk saat berkendara sebetulnya menjadi masalah klasik pengguna mobil atau motor. Kantuk yang dibiarkan berisiko mengakibatkan kecelakaan pada pengemudi dan penumpang. Berikut beberapa tips mencegah rasa kantuk selama berkendara.

1. Pre Drive Nap

Bila rasa kantuk muncul jangan ragu menunda keberangkatan untuk beristirahat secukupnya. Tidur singkat sebelum berkendara (pre drive nap) sangat membantu kesiapan tubuh nyetir pada malam hari atau jarak jauh.

2. Mid Drive Nap

Saat kantuk muncul saat sedang berkendara, sangat disarankan segera berhenti untuk tidur meski hanya 20 menit. Sebelum tidur pastikan lokasi berhenti aman dan tidak langsung nyetir saat bangun. Biasanya tubuh dan pikiran perlu waktu 15 menit setelah bangun, untuk kembai siap nyetir.

3. Jangan Ngebut

Jika kantuk menyerang, jangan memaksakan diri tetap menyetir dalam kecepatan tinggi. Keselamatan tetap harus diutamakan dengan segera beristirahat untuk menekan risiko kecelakaan. Bila mememungkinkan, bisa diterapkan buddy system yang memungkinkan nyetir bergantian tiap 2 jam.

4. Jangan Menyetir Dimalam Hari

Bila memungkinkan sebaiknya jangan menyetir antara tengah malam hingga pukul 06.00. Jam biologis manusia biasanya menyarankan istirahat dalam kurun waktu tersebut, yang artinya risiko mengalami kecelakaan akibat mengantuk lebih besar. Jika terpaksa, jangan ragu segera istirahat saat mengantuk bukannya mengonsumsi kopi yang hanya bertahan beberapa jam.

5. Cukup Makan dan Minum

Sebelum berkendara, pastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi untuk menghindari dehidrasi yang menurunkan konsentrasi dan menyebabkan kantuk. Cairan yang dikonsumsi sebaiknya bukan kopi, alkohol, atau minuman manis yang jika efeknya sudah habis bisa menyebabkan kantuk. Untuk makan, sebaiknya pilih sepiring makan dalam porsi kecil atau secukupnya. Porsi yang terlalu besar berisiko memperlambat kerja tubuh karena energi digunakan untuk mengolah makanan.

Penulis: Ardiansyah Septian

Editor: Faisal Nur Fatullah

 

Berita Terkait

Kiai Hasan Sebut Kehadiran Prabowo Beri Kenyamanan di Syukuran 100 Tahun Gontor
Prabowo Soroti Empat Moto Gontor, Kaitkan dengan Nilai di Akmil
PKBM PRIMAGO INDONESIA Mewakili Kota Depok pada Ajang Jambore Gema Tunas V PKBM Se Jawa Barat Tahun 2026
Bagian dari Program Pendidikan, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Depok Ajak Santri Nobar Film ‘Istimewa’ di Margo City Depok
Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026
143 SPPG di Depok Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan
DLHK Depok Benahi Fasilitas Alun-alun Barat, Pagar Retak Jadi Perhatian

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WIB

Andi Tatang Supriyadi Kritik Layanan BPN Depok, Minta Evaluasi Total!

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

Hoax Yayasan Ar Ridho Gunakan Lahan Fasos Fasum untuk Sekolah, Ini Penjelasannya!

Senin, 21 September 2026 - 18:38 WIB

Kasus Gangguan Pernapasan di Jawa Barat Meningkat, Dinkes Imbau Warga Waspadai Influenza Tipe A

Senin, 21 September 2026 - 18:27 WIB

Memasuki Musim Pancaroba, Pemkot Depok Imbau Warga dan ASN Jaga Kesehatan

Senin, 21 September 2026 - 18:24 WIB

Sambut Porprov Jabar 2026, Pemkot Depok Mulai Tutup Sementara Sejumlah Arena Olahraga

Senin, 21 September 2026 - 18:13 WIB

Pemkot Depok Terbitkan SE Penghematan Energi untuk Tekan Konsumsi Listrik di Gedung Pemerintah

Senin, 21 September 2026 - 18:09 WIB

Sinergi Pemkot Depok dan BPN: Sembilan Paket Kerja Sama Pertanahan Resmi Diteken

Senin, 21 September 2026 - 17:33 WIB

Owrite Goes To Campus, Sayid Iskandarsyah: Ajang Bergengsi Jaring Mahasiswa Unggul Di Era Digital

Berita Terbaru