Ingin Hidup Anda Lebih Lama? Hindari Makanan Ini

- Reporter

Minggu, 24 Februari 2019 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Penelitian terbaru menunjukkan konsumsi makanan olahan yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko kematian dini. Makanan olahan itu mesti dihindari agar Anda dapat hidup lebih lama.

Studi yang dipublikasikan dalam JAMA Internal Medicine menemukan bahwa peningkatan 10 persen makanan olahan secara signifikan dikaitkan dengan risiko kematian 14 lebih tinggi.

Makanan olahan yaitu makanan yang sudah melewati serangkaian proses dan penambahan beberapa bahan seperti garam, gula, minyak, lemak serta zat lainnya. Biasanya makanan ini dikonsumsi dalam bentuk makanan ringan, makanan penutup, makanan siap saji, dan makanan yang dipanaskan.

Proses mengolah ini menghilangkan nutrisi dalam makanan. Makanan olahan ini tak baik bagi kesehatan karena mengandung zat yang yang merusak sel-sel tubuh dan meningkatkan risiko penyakit kronis.

Terdapat beberapa makanan olahan yang mesti dihindari agar dapat hidup lebih lama. Makanan ini dikategorikan oleh sistem klasifikasi NOVA yang dibuat berdasarkan tingkat dan tujuan proses makanan dan bukan berdasarkan gizi.

Berikut daftarnya:

– Minuman berkarbonasi

– Camilan kemasan manis atau gurih

– Es krim

– Permen (manisan)

– Kue dan kue kering

– Sereal batangan

– Minuman berasa buah-buahan

– Minuman cokelat

– penyedap makanan

– Saus instan

– Produk kesehatan dan yang melangsingkan

– Hidangan pie, pasta, dan pizza

– Nugget unggas atau ikan

– Sosis, Hot dog, Burger

– Sup bubuk, mi instan, dan makanan penutup yang dikemas.

Makanan ini bukan berarti tak boleh dikonsumsi. Makanan olahan ini boleh dikonsumsi dalam jumlah sedikit atau sedang. Sebaliknya, perbanyak konsumsi makanan yang minimal olahan yang masih mempertahankan nutrisi seperti buah-buahan, sayuran, dan salad.

 

Penulis: Adista

Editor: Muhammad Rafi Hanif

 

 

Berita Terkait

Kiai Hasan Sebut Kehadiran Prabowo Beri Kenyamanan di Syukuran 100 Tahun Gontor
Prabowo Soroti Empat Moto Gontor, Kaitkan dengan Nilai di Akmil
PKBM PRIMAGO INDONESIA Mewakili Kota Depok pada Ajang Jambore Gema Tunas V PKBM Se Jawa Barat Tahun 2026
Bagian dari Program Pendidikan, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Depok Ajak Santri Nobar Film ‘Istimewa’ di Margo City Depok
Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026
143 SPPG di Depok Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan
DLHK Depok Benahi Fasilitas Alun-alun Barat, Pagar Retak Jadi Perhatian

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:24 WIB

Guyuran Hujan Berkah Sholat Istisqa Bersihkan Sisa Abu Vulkanik di Kota Depok

Minggu, 20 September 2026 - 20:19 WIB

Pemkot Depok Genjot Pembangunan Jalan di Sawangan, Camat Imbau Warga Bersabar

Sabtu, 19 September 2026 - 22:27 WIB

Sah Dilantik, Ketua HIPMI Depok Ardian Fajar Siap Tingkatkan Perekonomian Daerah

Sabtu, 19 September 2026 - 22:22 WIB

Supian Suri Dorong HIPMI Perkuat Sinergi Majukan Ekonomi Kota Depok

Sabtu, 19 September 2026 - 22:11 WIB

Hendra Macx Siap Jadi Agen Perubahan di Lingkungan RT 003 RW 009 Sukatani

Sabtu, 19 September 2026 - 19:17 WIB

Prabowo Soroti Empat Moto Gontor, Kaitkan dengan Nilai di Akmil

Sabtu, 19 September 2026 - 15:46 WIB

Politeknik Negeri Media Kreatif Gelar Pelatihan Branding Visual untuk UMKM Kota Depok

Sabtu, 19 September 2026 - 07:20 WIB

Pradi Supriatna Dorong KPID Jabar Perluas Literasi Media Hingga ke Kota Depok

Berita Terbaru