Mengenal Asian Para Games Beserta Arti Logonya

- Reporter

Minggu, 9 September 2018 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com –  Setelah berakhirnya event Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang kini Indonesia menjadi tuan rumah untuk Asian para Games yang digelar di Jakarta pada 6-13 Oktober mendatang. Asian Para Games merupakan event olahraga khusus bagi penyandang difabel yang kini sudah ketiga kalinya diselenggarakan.

Asian Para Games 2018 nantinya akan diikuti oleh 41 negara anggota National Para Olimpic. Jumlah atlet yang ikut sebanyak 2800 orang, ofisial 1800 orang dan diliput oleh 500 media dari dalam dan luar negeri.

Cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Asian Para Games 2018 ada 18. Di antaranya panahan, lari, bulutangkis, bola gawang, bowling, angkat beban, catur, bersepeda, judo, menembak, renang, tenis meja, anggar, bola voli, dan bola basket.

Logo yang digunakan Asian Para Games 2018 hampir mirip dengan Asian Games 2018. Konsepnya sama-sama menggunakan ‘Harmoni’. Logo yang ditampilkan menjurus ke bentuk harmonis dan keseimbangan dalam lingkungan alam dan lingkungan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Logo yang berbentuk lingkaran yang mewakili harmoni atau keseimbangan bentuk oleh negara-negara yang terdiversifikasi di seluruh Asia,” jelas Ketua Indonesia Asian Para Games 2018 Organizing Committe (INAPGOC), Raja Sapta Oktohari, Jumat (8/9).

Gerakan ‘The Energy of Asia’ juga diperlihatkan pada siluet seorang pria yang bergerak di pusat lingkaran logo. Terdapat pula tiga kurva dalam tiga warna di sekitar siluet manusia yang berfungsi sebagai negara-negara Asia yang terdiversifikasi yang bergerak bersama sebagai satu kesatuan dalam harmoni untuk pencapaian bersama.

Warna yang digunakan dalam logo ini juga memiliki artinya sendiri. Warna biru mewakili langit, oranye mewakili matahari. Warna hijau mewakili alam, ungu mewakili kedekatan, dan merah mewakili semangat. Sementara warna ungu mewakili kebijaksanaan, kesetiaan, dan kebanggaan adalah semangat solidaritas.

Maskot Asian Para Games berbeda dengan Asian Games yang memiliki tiga maskot, yaitu Bhin Bhin, Atung, dan Kaka. Asian Para Games hanya ada satu maskot yang diberi nama Momo.

“Momo adalah singkatan dari Motivasi dan Mobilitas. Yang berarti orang perlu terus bergerak maju. Dan juga untuk dapat beradaptasi dengan dunia dan waktu yang terus mudah berubah,” ujar Raja Sapta yang memberikan keterangan saat torch relay di Solo, Jawa Tengah.

Maskot Momo berupa seekor burung yang berjenis ‘Elang Bondol’ atau Bald Eagle. Penggunaan Elang Bondol sebagai maskot Asian Para Games 2018 memperkuat karakter kota penyelenggara, Jakarta yang memiliki maskot yang sama. Momo juga menggunakan sabuk khas Betawi yang adalah bagian dari budaya Betawi.

“Elang Bondol terkenal sebagai burung yang kuat dan berani. Ini adalah kombinasi yang sempurna antara nama maskot dan burung serta kota diadakannya Asian Para Games 2018,” tambahnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya optimis Asian Para Games 2018 sama hebohnya dengan Asian Games 2018. Sebab itu dirinya siap mendukung all out agar gelaran ini sukses.

Penulis: M.Ramadhan

Berita Terkait

Minat Program Sekolah Lansia di Jawa Barat Tinggi
Bikin Nagih! 30 Kuliner Nusantara Siap Serbu Balai Kota Depok
Kabar Baik! Flyover Margonda Jadi Prioritas Pemkot Depok
Warga Depok Antusias Manfaatkan Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Polres Metro Depok Intensifkan Program “Polisi Peduli di Citra Negara
Rayya dan Fairuz Resmi Dinobatkan Sebagai Juara 1 Duta GenRe Depok 2026
Siap-siap! Operasi Patuh Jaya 2026 Digelar di Depok
SDIT Miftahul Ulum Cinere Raih Juara 3 Keamanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Minat Program Sekolah Lansia di Jawa Barat Tinggi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Bikin Nagih! 30 Kuliner Nusantara Siap Serbu Balai Kota Depok

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Kabar Baik! Flyover Margonda Jadi Prioritas Pemkot Depok

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Warga Depok Antusias Manfaatkan Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Polres Metro Depok Intensifkan Program “Polisi Peduli di Citra Negara

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Siap-siap! Operasi Patuh Jaya 2026 Digelar di Depok

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

SDIT Miftahul Ulum Cinere Raih Juara 3 Keamanan Pangan Nasional

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Gowes Bareng Hari Santri 2026, Kompaknya Warga Nahdliyin Tapos

Berita Terbaru

enata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Madya BKKBN Provinsi Jawa Barat, Adang Syamsul Hadi. (Sumber foto: Istimewa)

Berita Depok

Minat Program Sekolah Lansia di Jawa Barat Tinggi

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:33 WIB

Bazar Kuliner Festival Masakan Nusantara di Halaman Balai Kota, 27-28 Oktober 2026. (Foto: Diskominfo Depok).

Berita Depok

Bikin Nagih! 30 Kuliner Nusantara Siap Serbu Balai Kota Depok

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:31 WIB

Suasana Rapat Koordinasi (Rakor) bidang infrastruktur yang dihadiri Pemkot Depok, perangkat daerah, camat, serta lurah di Aula Edelweis, lantai 5 Gedung Balai Kota pada Senin (26/10/26). (Foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Kabar Baik! Flyover Margonda Jadi Prioritas Pemkot Depok

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:26 WIB

Momen kebersamaan Anggota DPRD Jabar Pradi Supriatna bersama masyarakat Depok saat mengikuti layanan kesehatan gratis, Minggu (25/10/2026). (Foto: Dok. Narasumber)

Berita Depok

Warga Depok Antusias Manfaatkan Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:23 WIB