Tidak Benar BNP2TKI Lambat Penuhi Permintaan Tenaga Kerja dari Polandia

- Reporter

Minggu, 9 September 2018 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid menyampaikan bahwa dirinya telah melakukan penjajakan kerjasama dalam rangka penempatan tenaga kerja semi profesional ke negara Polandia. Penjajakan kerjasama dilakukan Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid atas dasar undangan dari Duta Besar Indonesia untuk Polandia, Peter. F. Gontha pada April 2018 lalu.

Kunjungan ini dilakukan guna menjajaki kemungkinan kerja sama penempatan tenaga kerja semi profesional, terutama untuk tenaga galangan kapal, pemotong dan packaging tangkapan ikan salmon. Menurut estimasi, pemerintah Polandia membutuhkan sekitar 20.000 (dua puluh ribu) tenaga kerja asing dari berbagai negara. (tidak spesifik dari Indonesia).

Nusron Wahid menyatakan, bahwa setelah meeting selama 3 (tiga) hari dengan calon user dan agen di Polandia dengan ditemani dan dipandu staf KBRI Warsawa, ada dua request dari BNP2TKI kepada calon user dan agen di Polandia.

Pertama, sesuai dengan Undang-undang No 18 Tahun 2017, bahwa negara penempatan harus memiliki syarat hubungan kerjasama di bidang proteksi dan perlindungan pekerja migran dengan Indonesia. Kedua, sambil proses negosiasi dan menunggu penandatanganan kerja sama, BNP2TKI meminta data spesifikasi dan persyaratan level grade yang dibutuhkan, serta cara memperoleh kurikulum dan sertifikasi tersebut di Indonesia.

“Hal ini kami butuhkan dalam rangka melindungi calon pekerja migran Indonesia, agar jangan sampai salah jalur dan tidak sesuai dengan keinginan user yang ujung-ujungnya bisa berdampak disharmoni dan konflik hubungan industrial di negara penempatan.” ujar Nusron Wahid.

Ditambahkan Nusron Wahid, bahwa hingga saat ini, pihak BNP2TKI sudah berkali-kali mengejar data spesifikasi tersebut kepada calon user dan agen, tapi justru kelambatan ada dari pihak mereka. Padahal dari data tersebut, nantinya menjadi pegangan bagi BNP2TKI untuk menawarkan dan mobilisasi ke pusat pelatihan tenaga kerja, sekolah tinggi dan kampus-kampus, supaya bisa mendapatkan informasi yang valid dan kredibel.

Dijelaskan Nusron bahwa, meski belum mendapat informasi detail yang utuh tentang data spesifikasi dan persyaratan level grade dari Polandia, BNP2TKI sudah menyiapkan program upgrading skill bagi calon PMI ke Polandia yang sifatnya untuk berjaga-jaga jika sudah mendapatkan data detail yang dibutuhkan.

“Sudah ada sekitar seribu lima ratus orang tenaga kapal yang sudah kami upgrade. Memang mereka sudah dikirim juga untuk data yang tenaga pemotong ikan, tapi standar gajinya tidak jauh dengan standar gaji di Indonesia, sehingga kurang peminatnya.” jelasnya.

Berita Terkait

Bakesbangpol Kabupaten Bogor Perkuat Nilai Kebangsaan melalui Rangkaian Pengambilan dan Pengembalian Bendera Pusaka di Pendopo Malasari
Cinta Nabi dan Tanah Air, Pengajian ini Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Usai Pembacaan Asrokol Maulid Nabi Muhammad SAW
DKM Baitul Kamal Bentuk Remaja Masjid, Libatkan Remaja dari Berbagai Kecamatan di Depok
Cing Ikah: Al-Qur’an Harus Menjadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital
Langkah Nyata Pemkot Depok Dorong Kota Ramah Anak dan Inklusif
Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi, Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk Perkuat Langkah Menuju Pasar Global
Sambut Final Piala Dunia 2026, Pemkot Depok Ajak Warga Nobar Seru di Alun-Alun GDC
Langkah Nyata Pemkot Depok Ciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman Bagi Siswa

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:13 WIB

Progres Pengerjaan Melaju 10 Persen Lebih Cepat, Pembangunan Jalan Enggram Diproyeksikan Rampung November

Selasa, 22 September 2026 - 20:06 WIB

Transformasi Digital Berbuah Manis, RSUD ASA Depok Sabet Penghargaan di INAHEF 2026

Selasa, 22 September 2026 - 20:04 WIB

Semarakkan Milad ke-26, KOOD Berbudaya Gelar Beragam Pertunjukan Seni dan Budaya di Depok

Selasa, 22 September 2026 - 17:32 WIB

Pemprov Jabar dan Pemkot Depok Gelar Job Fair Online Bersama Kang Dedi Mulyadi

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WIB

Andi Tatang Supriyadi Kritik Layanan BPN Depok, Minta Evaluasi Total!

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

Hoax Yayasan Ar Ridho Gunakan Lahan Fasos Fasum untuk Sekolah, Ini Penjelasannya!

Senin, 21 September 2026 - 18:38 WIB

Kasus Gangguan Pernapasan di Jawa Barat Meningkat, Dinkes Imbau Warga Waspadai Influenza Tipe A

Senin, 21 September 2026 - 18:27 WIB

Memasuki Musim Pancaroba, Pemkot Depok Imbau Warga dan ASN Jaga Kesehatan

Berita Terbaru