Hal – Hal Unik Indonesian Cultural Festival 2018 di Baku Azerbaijan

- Reporter

Senin, 27 Agustus 2018 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAKU, (25/8) – Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Azerbaijan akan menyelenggarakan Indonesian Cultural Festival (ICF) 2018 di Kota Baku, Azerbaijan pada 11-16 September 2018. Dalam ICF tahun ini akan mengusung tema acara “keeping the archipelago greatest culture alive”. ICF 2018

Dubes RI Untuk Azerbaizan dalam tampilan busana pencak silat bersama perwakilan masyarakat Azerbaijan

Berikut 3 Hal Unik Indonesian Cultural Festival 2018 di Baku Azerbaijan:

1. Indonesian Cultural Festival (ICF) 2018 di Baku Azerbaijan diadakan di dua tempat berbeda di Kota Baku, yaitu Heydar Aliyev Sarayi yang merupakan gedung prestisius di Kota Baku dan Fountain Square yakni city walk pusat perbelanjaan luar ruang yang selalu ramai dikunjungi masyarakat Azerbaijan maupun turis dari mancanegara.

2. KBRI melibatkan mahasiswa/i Azerbaijan yang studi bahasa dan budaya Indonesia dari Azerbaijan Dillar University (ADU). Seperti beberapa tarian asli Indonesia yang ditampilkan langsung oleh putera puteri Azerbaijan.

3. Pemkab. Tulang Bawang Barat, Srikandi Jakarta dan Puluhan Pengusaha dari Indonesia akan terbang ke Baku Azerbaijan untuk memeriahkan dan mempromosikan produk asli Indonesia. Seperti Batik Betawi Gobang, Batik Coretta Indonesia, Kerajinan Kayu Larasindo Furniture dari Klaten Jawa Tengah dan menghadirkan langsung Pelukis Kaligrafi asal Indonesia Ir. Munichy B. Edress, dosen UII Yogyakarta.

Dengan bangga, Dubes RI untuk Azerbaijan Husnan Bey Fananie menjelaskan bahwa ICF 2018 ini adalah yang ketiga kalinya digelar di Azerbaijan terutama di wilayah kawasan Kaspia. Dimana sebelumnya ICF yang pertama kali digelar tahun 2016 ternyata mendapat sambutan yang luar biasa dari penduduk Azerbaijan. Lalu ICF yang kedua tahun 2017 juga dihadiri lebih dari 4000 pengunjung dalam 2 hari pertunjukan.

Peserta Indonesian Culture Festival bersama dengan Dubes RI untuk Azerbaijan,, Bapak Husnan Bey Fannanie dan Istrinya.

Menurut Husnan ICF 2018 akan lebih meriah dan semakin mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Azerbaijan.

“Indonesia dekat sekali dengan Azerbaijan, ICF ini ajang silaturahmi besar antara masyarakat Indonesia dan Azerbaijan,” Ucap Husnan yang telah menyabet The Ambassador Of The Year dua kali berturut2, dan juga cucu pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor.

Terlihat juga dari mahasiswa dan warga Azerbaijan ikut andil dalam mensukseskan Indonesian Cultural Festival yang ke 3 ini.

“Saya senang sekali bisa terlibat dalam perhelatan ICF 2018, ini sudah ketiga kalinya saya terlibat disini untuk mempromosikan Indonesia,” ungkap Gulnar Mahasiswi Studi Indonesia yang berdarah Azerbaijan ini.

Diketahui Indonesian Cultural Festival (ICF) 2018 merupakan kegiatan tahunan terbesar yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Baku bekerjasama dengan PT. Dana Dyaksa Nusantara (DAYA) di Jakarta (EO).
Kegiatan ICF meliputi pertunjukan seni budaya, seperti seni musik, seni tari, seni kaligrafi Islam, fashion show dan seni bela diri “Pencak Silat” Indonesia.

Indonesian Culture Festival diadakan untuk mempererat hubungan kebudayaan antara Indonesia dan Azerbaijan

“Dengan semangat NKRI yang ditanamkan bagi semua peserta dari Indonesia, insya Allah kami akan sekuat tenaga mempromosikan Indonesia di Baku Azerbaijan dalam acara Indonesia Cultural Festival 2018,” ungkap Ade Munadi selaku koordinator delegasi Indonesia.

Selain itu akan disediakan stand-stand yang akan memamerkan keunggulan produk lokal UMKM Indonesia, pariwisata Indonesia, dan dalam rangkaian acara yang sama akan diadakan beberapa kegiatan diantaranya business meeting, pameran informasi pariwisata Indonesia, kunjungan dan kerjasama lembaga pendidikan, workshop, penampilan kesenian tari dan musik tradisional Indonesia, dan lain-lain.

 

Berita Terkait

SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Aksi Plogging Mahasiswa UI dan RRD di CFD Margonda, Olahraga Sambil Rawat Lingkungan
PRIMAGEN Buka Stand di Festival Batu Akik KOOD Berbudaya, Hadirkan Edukasi Pemetaan Potensi Anak
Hujan Abu Diduga Erupsi Gunung Marapi Turun Saat Festival Musik di Bukittinggi
Saiful Chaniago Menilai 2 Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo Memastikan Indonesia Menjadi Lebih Berintegritas
Mau Masuk Gontor 2027, Yuk ikuti Kegiatan Try Out Masuk Gontor 2027 Bersama Bimbel Primago
Gelar Kegiatan LDKS 2026, SMK Kebon Jeruk Jakbar Gandeng Dirgantara Outbond Training
PKBM PRIMAGO INDONESIA Raih 4 PIALA dan Menjadi Kontingen Terbaik di Ajang Gema Tunas PKBM V Se Jawa Barat Tahun 2026

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Tak Berizin, 43 Bangli di Jalan Raya Bogor Cimanggis Ratakan Tanah oleh Satpol PP Depok

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:57 WIB

SMP Insan Kamil Cikarang Gelar Parenting Bagi Orang Tentang “Membaca Hasil Potensi Anak Melalui Test PRIMAGEN” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Video Dugaan Aktivitas Sabu di Rutan Depok Ramai di Medsos, Netizen Heboh

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:50 WIB

TPS Liar di Sukatani Depok Dikeluhkan Warga, Tumpukan Sampah di Jalan Kapitan 3 Tak Kunjung Teratasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sidak KTR di Kantor Pemkot Depok, ASN Jalani Pemeriksaan Kadar Karbon Monoksida

Berita Terbaru