Saksi Ungkap Tradisi ‘Duit Setan’ di Kemnaker: Diperas Sejak 2001, Melawan Malah Dimarahi Pejabat

- Reporter

Jumat, 10 April 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranDepok –Praktik pungutan liar dan pemerasan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ternyata bukan barang baru. Dalam sidang dugaan korupsi dengan terdakwa Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (9/4/2026), Direktur Utama PT Delta Indonesia, Pranenggar Sri Enggarwati, membongkar bahwa “tradisi” setor uang tersebut sudah mengakar kuat sejak awal tahun 2000-an.

Enggar mengungkapkan bahwa permintaan uang tidak resmi sudah ia temui bahkan sebelum perusahaannya berbentuk PT pada tahun 2006. Saat masih mengelola yayasan di tahun 2001, ia mengaku sudah menjadi sasaran “palak” oleh oknum pejabat. Meskipun pejabat yang silih berganti dan kepemimpinan terus berubah, pola permintaan dana tambahan di luar tarif resmi tetap bertahan hingga saat ini sebagai beban bagi para pengusaha jasa K3.

Saksi menceritakan pengalaman pahitnya saat mencoba bersikap kritis di masa muda. Alih-alih mendapatkan perlindungan, Enggar justru mendapat tekanan mental dari oknum berwenang saat itu. Mengenang kejadian sekitar tahun 2006, ia mengaku pernah ditegur keras melalui sambungan telepon hanya karena mempertanyakan atau berusaha menolak setoran ilegal tersebut.

“Iya waktu saya masih muda saya rada, rada berani kan Pak, tapi terus saya pernah ditelepon dimarah-marahin tuh, ditelepon,” ujar Enggar di hadapan majelis hakim saat menjelaskan intimidasi yang diterimanya dari pejabat setingkat Kasubdit atau Kasi di masa lalu.

Ketakutan akan keberlangsungan bisnis menjadi alasan utama mengapa para pengusaha akhirnya memilih bungkam dan mengikuti arus koruptif tersebut. Enggar secara jujur mengakui posisi tawarnya yang lemah di hadapan birokrasi. “Kalau kita melawan ya takut, Pak, kan kita usahanya pengen hidup,” imbuhnya, menggambarkan betapa sulitnya menjaga idealisme di tengah sistem yang sudah terinfeksi praktik pungli selama puluhan tahun.

Dalam kesaksiannya, Enggar juga merinci perbedaan mencolok antara tarif resmi PNBP dan biaya “bawah tangan” yang harus dikeluarkan. Jika tarif resmi dokumen K3 hanya berkisar Rp 120.000 hingga Rp 150.000, para pengusaha nyatanya harus merogoh kocek Rp 300.000 hingga Rp 5 juta per sertifikat tergantung jenisnya.

Hal ini membuktikan adanya selisih angka fantastis yang masuk ke kantong oknum, yang kini menyeret nama Noel Ebenezer ke kursi pesakitan. (Yuda)

Berita Terkait

WORKSHOP EXCLUSIVE CARA UNIK PROMOSI SEKOLAH BERSAMA PRIMAGO CONSULTING TAHUN 2026
Gelar Sekolah Ayah Bunda Spesial, Ini bentuk Apresiasi Warga pada Wali Kota Depok Supian Suri
Selain Infrastruktur dan Pendidikan, Ini Prioritas Wali Kota Depok Supian Suri tahun 2027
Ribuan Pelajar SD Ramaikan Depok Kids Run Festival 2026 di Depok Open Space
Gandeng Primago Consulting, Pesantren Al-Bahjah Rumuskan Blueprint Strategis Penguatan & Pengembangan Lembaga
Tetap Optimis Walau Minim Antusias Warga, Aksi Korve Kebersihan Di RT 004/RW 009 Sukatani.
Ini dia 3 Kampus Islam Terbaik dan Terbesar di Kabupaten Ponorogo, Ada Kampus yang berbasis Pesantren
Pesantren Anak Sholeh (PAS) Baitul Qur’an Ponorogo Gelar Seminar Nasional Character Building Membangun Daya Juang dan Spirit Ruh Mudarris Bersama Primago Consulting Depok

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:39 WIB

54 Warga Pondokjaya Dapat Sertifikat di PTSL

Kamis, 5 November 2026 - 17:35 WIB

Depok Fashion Forward 2026: Wajah Baru Kreatif Lokal

Kamis, 5 November 2026 - 17:31 WIB

Kabar Baik! Perbaikan SeCawan Depok Dimulai Pekan Ini

Kamis, 5 November 2026 - 17:23 WIB

Pemkot Depok Kembali Gelar Uji Emisi Kendaraan Gratis

Kamis, 5 November 2026 - 17:17 WIB

Sayonara Kabel Semrawut! Ini Langkah Cepat Depok Menata Kota

Kamis, 5 November 2026 - 09:53 WIB

Wajah Baru Stasiun Depok Baru: Lebih Modern dan Terintegrasi!

Kamis, 5 November 2026 - 08:46 WIB

Tingkatkan Pelayanan Penumpang, Penataan Stasiun Depok Baru Ditargetkan Rampung Akhir Desember

Rabu, 4 November 2026 - 19:01 WIB

Guntur Gani Prakoso Resmi Pimpin Kasi Intel Kejari Depok

Berita Terbaru

Lurah Pondok Jaya, Marbawi menyerahkan 54 sertifikat tanah kepada warga Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung. (Sumber foto: Istimewa)

Berita Depok

54 Warga Pondokjaya Dapat Sertifikat di PTSL

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:39 WIB

Depok Fashion Forward sekaligus Dekranasda Goes to Mall resmi dibuka di Margo City, Kamis (05/11/26). (Sumber foto: Siaran Depok/AN Rafi)

Berita Depok

Depok Fashion Forward 2026: Wajah Baru Kreatif Lokal

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:35 WIB

Petugas dari DPUPR dan Polres Metro Depok menggelar inspeksi langsung ke lokasi di Jalan Raya Sawangan, persis di area depan Sungai Elok Cantik dan Menawan (SeCawan), Kecamatan Pancoran Mas, pada Kamis (05/11/26). (Foto: Diskominfo)

Berita Depok

Kabar Baik! Perbaikan SeCawan Depok Dimulai Pekan Ini

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:31 WIB

Pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor di Halaman Kantor PBB, Balai Kota Depok, Kamis (05/11/26). (Sumber foto: Diskominfo Depok)

Berita Depok

Pemkot Depok Kembali Gelar Uji Emisi Kendaraan Gratis

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:23 WIB

Penertiban kabel udara digelar oleh Dinas PUPR di kawasan Jalan Pemuda serta Jalan Kartini, Kecamatan Pancoran Mas, Selasa (14/04/26). (Foto: Diskominfo)

Berita Depok

Sayonara Kabel Semrawut! Ini Langkah Cepat Depok Menata Kota

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:17 WIB